Akibat Kasus Miliaran di Sumenep, KPK RI Hari ini di Geruduk DPP GMPRI. Ini Masalahnya

- Pewarta

Kamis, 9 November 2023 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Aksi Mahasiswa DPP GMPRI di Knator KPK RI.

Foto. Aksi Mahasiswa DPP GMPRI di Knator KPK RI.

JAKARTA, nusainsider.com Usai Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) melakukan penangkapan kepada Tokoh sekaligus Figur masyarakat Sumenep, Madura Jawa timur yang dikenal dengan Sebutan AQ.

Hari ini, Kamis 9 November 2023 Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Pemuda Republik Indonesia (DPP GMPRI) geruduk Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) terkait dugaan Tindak pidana Korupsi Oleh Politisi senior MH Said Abdullah dan Achmad Fauzi Wongsojudo.

Dalam aksi tersebut, terlihat Peserta aksi melakukan Orasi didepan kantor KPK RI Jakarta, kedatangan bersama Pemuda dan mahasiswa tersebut dalam rangka melakukan perlawanan akan adanya Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dinegeri Ini.

“Kita sudah ada hampir puluhan pemuda, berkumpul bersama-sama untuk menyatukan sebuah persepsi, untuk menyatukan sebuah Gagasan dalam rangka melawan KKN yang terjadi di Republik Indonesia”, sebutnya dengan lantang dalam orasinya.

Baca Juga :  Viral! Ketua DPC PKB Sumenep dinilai Menciderai Konsistensi Partai, Begini Kata Sesepuh

Kajian dari pemerintahan media bahwa kami melihat ada penyelewengan kekuasaan oleh saudara MH Said Abdullah sebagai ketua Banggar RI dan Achmad Fauzi sebagai Bupati sumenep yang rupanya mereka ada kaitan Saudara antara Paman dan keponakan.

Entah siapa Paman kita, kita menolak Re-introgasi, kita menolak Dinasti dan kita menolak Korupsi di Negeri ini.

Kita ingin mengirimkan pesan kepada KPK RI bahwa masyarakat, Pemuda dan mahasiswa masih mempercayai sehingga kedatangan DPP GMPRI guna menuntut keadilan. Kita menuntut agar masyarakat kita yang ada di Sumenep dan jauh di timur sana, Hak-haknya terpenuhi. “Imbuhnya.

Semua itu adalah pesan DPP GMPRI untuk KPK RI agar segera menyelesaikan kasus korupsi. Karena ini bukan korupsi biasa, ini Korupsi Alquran, Ini juga korupsi BTS dan banyak penyelewengan lain di Sumenep.

Kita ingin KPK sebagai Garda terdepan pemberantasan korupsi agar bersama-sama dengan mahasiswa, pemuda dan masyarakat serta DPP GMPRI untuk menyelesaikan persoalan ini.

Kita hilangkan Tirani dinegeri ini, kita hilangkan nepotisme di negeri ini, “Jelasnya.

Baca Juga :  Upaya BPBD dan Dinsos P3A Atasi Kekeringan di Kepulauan Sumenep

Diketahui, Aksi Demontrasi DPP GMPRI tersebut dalam Rangka Mendukung Presiden Republik Indonesia (Presiden RI) Joko Widodo untuk Mendesak KPK-RI guna Memeriksa dan Menangkap Saudara Said Abdullah dan Ahmad Fauzi Karena diduga melakukan Korupsi di berbagai Kasus yang ada diantaranya;

  1. Kasus Korupsi Dana Al-Qur’an dan keterlibatan Said Abdullah di Korupsi Dana BTS yang diduga mengalir 70 M ke Ketua Banggar DPR-RI (Said Abdullah).
  2. Said Abdullah diduga Banyak aset yang dibangun di Kabupaten Sumenep diantaranya Hotel sekelas Bintang 4 yang pertama di Sumenep, dan lain-lain.
  3. Bupati Sumenep Achmad Fauzi tersandung dalam dugaan korupsi dana Participating Interest (PI) PT Wira Usaha Sumekar (WUS), salah satu BUMD milik Pemkab Sumenep. Kasus dengan nilai kerugian negara sebesar Rp 4,43 Miliar dan USD 203.630 ini ditangani Kejaksaan Jawa Timur pada 2017. Waktu itu Fauzi terseret dalam kapasitasnya sebagai Kepala Kantor Perwakilan PT WUS di Jakarta.

BERIKUT VIDEONYA

Maka dengan Ini Kami dari Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Dan Pemuda Republik Indonesia (DPP GMPRI) Mendukung Presiden Jokowi untuk Mendesak KPK-RI dan Institusi terkait agar segera periksa dan tangkap, karena kami menginginkan Indonesia bersih dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) Sesuai dengan Cita-cita Presiden Jokowi.

Hingga berita ini dinaikkan, pihak pewarta masih berupa konfirmasi ke KPK RI, Banggar DPR RI dan Bupati Sumenep terkait aksi tersebut.

Loading

Berita Terkait

Deputi Bidang Infokom Brigade Manguni Decky Maskikit Angkat Bicara Berantas Mafia Solar Di Sulut
Dapil V Berpotensi Melahirkan Ketua DPRD Kabupaten Solok
Jhon Ngantung “Berbagi Kasih Tanpa ada Perbedaan” Kepada Sesama
Ketika Ning Dan ‘Santri’ Sama-sama Selangkah Menuju Parlemen, Berkah NU?
Empat Caleg DPD RI Jawa Timur Potensi Lolos Senayan, Ini Orangnya
Persaingan Ketat! Delapan Caleg DPR RI di Prediksi Bakal Lolos Senayan
Berikut Caleg DPRD Provinsi Jawa Timur XIV Potensi Lulus 10 Besar
Khofifah Sebut Implementasi Ilmu Terapan Atasi Permasalahan Petani Garam

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 22:23 WIB

Deputi Bidang Infokom Brigade Manguni Decky Maskikit Angkat Bicara Berantas Mafia Solar Di Sulut

Selasa, 27 Februari 2024 - 19:59 WIB

Dapil V Berpotensi Melahirkan Ketua DPRD Kabupaten Solok

Senin, 26 Februari 2024 - 22:44 WIB

Jhon Ngantung “Berbagi Kasih Tanpa ada Perbedaan” Kepada Sesama

Senin, 26 Februari 2024 - 16:45 WIB

Empat Caleg DPD RI Jawa Timur Potensi Lolos Senayan, Ini Orangnya

Senin, 26 Februari 2024 - 14:20 WIB

Persaingan Ketat! Delapan Caleg DPR RI di Prediksi Bakal Lolos Senayan

Senin, 26 Februari 2024 - 12:57 WIB

Berikut Caleg DPRD Provinsi Jawa Timur XIV Potensi Lulus 10 Besar

Kamis, 22 Februari 2024 - 22:23 WIB

Khofifah Sebut Implementasi Ilmu Terapan Atasi Permasalahan Petani Garam

Rabu, 21 Februari 2024 - 13:49 WIB

Hampir 2 Tahun “Beku” Laporan Penyalahgunaan Dana Desa Tahap III Desa Maumbi Akhirnya Di Buka Kembali

Berita Terbaru

Nasional

Dapil V Berpotensi Melahirkan Ketua DPRD Kabupaten Solok

Selasa, 27 Feb 2024 - 19:59 WIB