Geram! Aktivis ALARM Kecam Pembangunan KIHT Tak Sesuai Master Plan, Diskoperindag Enggan mengomentari

Senin, 21 Agustus 2023 - 22:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Gedung KIHT kecamatan Guluk-guluk kabupaten Sumenep

Foto. Gedung KIHT kecamatan Guluk-guluk kabupaten Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com — Pembangunan gedung Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep sudah selesai dan rampung.

Pembangunan KIHT tahap satu hingga tahap tiga tahun ini menelan biaya Rp. 16,444,350,605 miliar. Meskipun sudah dibangun, gedung yang berada di Kecamatan Guluk-Guluk ini hingga saat ini belum difungsikan.

Aktivis Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM) Sumenep, Miftahul Arifin mengatakan, tidak beroperasinya KIHT ini karena pembangunannya belum sepenuhnya selesai.

Baca Juga :  Begini Cara Wirausaha Muda Sumenep Meriahkan HUT RI Ke 78

“Pagarnya belum selesai, peralatan penunjang dan perangkat kebutuhan lainnya juga belum ada,” ungkapnya kepada nusainsider.com, Senin (21/8/2023).

Miftah menegaskan, anggaran diatas belum lagi masalah pengawasan KIHT, pihaknya atas nama aktivis mahasiswa menyayangkan anggaran pembangunan yang berasal dari Kementerian Keuangan melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tidak direalisasikan maksimal.

Secara kebijakan, pihaknya tetap akan mempertanyakan terkait fungsi dan manfaatnya serta master plan yang telah diatur serta ditetapkan.

“Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM dan Perindag) diawal menyampaikan ke berbagai media bahwa dirinya optimis akan sesuai dengan master plan yang telah direncanakan,” jelasnya.

Sesuai master plan tersebut, KIHT ini akan mengakomodir pelaku industri rokok yang tidak memiliki akses ke bea cukai dan tidak punya modal.

Baca Juga :  Momentum HUT RI Ke 78, Pemdes Alas Malang Bersama Polsek Raas Ciptakan Desa Asri Dengan Cara Ini

“Melalui KIHT ini, mereka akan difasilitasi. Tapi faktanya hingga saat ini petani tembakau bahkan pengusaha pabrikan masih belum sama sekali mendapatkan arahan,” imbuhnya mantan ketua PMII STITA.

Dia berharap agar kawasan industri rokok tersebut segera beroperasi supaya keberadaannya tidak mubazdir.

Kabar terakhir yang kami terima, selain infrastruktur dan alat-alat yang belum lengkap, juga dikarenakan sistem pengelolaan yang masih belum jelas, “pungkasnya.

Lagi-lagi ini alibi Kepala dinas UMKM dan perindag untuk mengelabuhi aktivis mas. Kita sudah pegang data anggaran KIHT Dari awal sampai Akhir, bahkan belanja bahan cetak, atk dan sebagainya.

” Akan kita hajar habis-habisan pengelolan anggaran KIHT yang tak Jelas ini”, kecamnya.

Baca Juga :  Ketua LPK RI Manado Meminta Walikota Manado Copot Dirut PDAM, Ini Masalahnya

Sementara itu, kadiskop UMKM Dan perindag, Chainur Rasyid saat di konfirmasi wartawan media ini di kantornya terburu-buru untuk mengikuti rapat pada pukul 14.05 Wib, dan kembali dikonfirmasi lagi pada pukul 21.57 Wib pihaknya enggan mengomentari.

” Maaf sebaiknya besok pagi di kantor saja mas, agar lebih jelas. bisa pagi pukul 7.30 Wib”, Ungkapnya kepada media nusainsider.com

Loading

Berita Terkait

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK
Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan
LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya
Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah
Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas
Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND
Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:07 WIB

LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Berita Terbaru