Kadis PUPR Kota Manado Dilidik Polisi,Terkait Pembongkaran Rumah Warga Di Kelurahan Banjer

- Pewarta

Kamis, 31 Agustus 2023 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANADO, nusainsider.com Pembongkaran rumah milik Almarhum Yunus Umar dan Aminah Zakaria di Kelurahan Banjer, Lingkungan V, Kecamatan Tikala, Selasa, 29 Agustus 2023 telah dilakukan pengembangan penyelidikan oleh Polda Sulut bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Manado. Terlihat juga Kadis PUPR, Jhony Suwu sebagai terlapor bersama aparat kelurahan.

Pantauan beberapa awak media ini nampak polisi sedang melakukan pemeriksaan dokumen-dokumen milik keluarga Umar-Zakaria. Sedangkan BPN Kota Manado juga terlihat memeriksa dokumen berupa sertifikat dan mulai mengukur lahan tersebut. Kadis PUPR pun ikut dalam pemeriksaan dokumen bersama keluarga Umar-Zakaria.

Irwan Comel Pakaya, perwakilan keluarga Umar-Zakaria yang melaporkan kasus pembongkaran tersebut di Polda Sulut mengatakan, kalau apa yang dilakukan Dinas PUPR dan Satpol PP Kota Manado tebang pilih. Pasalnya, ada beberapa bangunan yang juga berdiri diatas saluran air tapi tidak dibongkar.

Baca Juga :  Brilian! Melalui Program 'GYE', Akhmad Ma'ruf Akan Mencetak 50 Pengusaha Setiap Tahun di Madura

“Apalagi bangunan milik orang tua kami yang sudah puluhan tahun berdiri tidak pernah menghambat saluran air disekitar sini. Anehnya juga, saluran air yang tidak jauh dari lokasi ini dan kerap terjadi penyumbatan, malah tidak dibongkar bangunannya,” keluh Comel yang juga tokoh masyarakat Banjer.

Ia juga menyayangkan sikap yang diambil Dinas PUPR Kota Manado tanpa memberitahu kepada pihak keluarga dan langsung melakukan pembongkaran.

“Seharusnya kan ada surat peringatan dulu atau melakukan mediasi. Lahan ini adalah hak milik keluarga kami, bukan hak milik pemerintah,” tegas Comel.

Lanjutnya, kasus pembongkaran yang dilakukan Dinas PUPR Kota Manado akan diusut tuntas dan meminta pemerintah memeriksa kembali ijin pembongkaran tersebut.

Baca Juga :  Gandeng Diskop UKM dan Perindag, KPM STITA Gelar Workshop Kewirausahaan

“Lahan ini dibeli sesuai dengan sertifikat awal yang bangunannya di aliran sungai. Aliran sungai ini juga dibuat karena rasa sosial orang tua kami kepada masyarakat,” jelasnya.

Sementara Kadis PUPR, Jhony Suwu saat berada di lokasi penyelidikan mengaku kalau pembokaran tersebut sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Kami menggunakan Perda Bangunan Gedung Nomor 6 tahun 2012, Pasal 87 Ayat 2 dan juga Perda Nomor 4 tahun 2019 serta Perda 2 tahun 2014,” bebernya.

Begitupun terkait Surat Peringatan (SP) yang diberikan sebanyak tiga kali kepada keluarga Umar-Zakaria, Kadis PUPR Kota Manado mengatakan, karena tidak diindahkan sehingga kami menyurat ke Satpol PP yang tupoksinya melakukan penertiban dan Satpol PP menyurat ke Dinas PUPR untuk peminjaman alat berat.

“Saya kira kita sudah lakukan sesuai aturan dengan memberikan SP 1, 2 dan 3, kemudian dilakukan mediasi oleh pihak kelurahan, namun lagi-lagi pihak keluarga tidak mengindahkan. Ini sudah jelas kok melanggar RTRW dan bangunan gedung. Walaupun keluarga Umar-Zakaria memiliki IMB tapi tidak sesuai peruntukan,”.tutupnya

Loading

Berita Terkait

Miskomunikasi, Kades JA dan RP Sepakat Selesaikan Persoalan Secara Kekeluargaan
PPK Tanjung Morawa Diduga Mafia Penggelembungan Suara
Diduga Kontrak Belanja Pemeliharaan TA 2017 Dipecah, Aroma Rp.2,6 M Lebih Di RSUP H Adam Malik Membusuk
Panitia Penghitungan Kecamatan (PPK) Tanjung Morawa: Komitmen untuk Proses yang Jujur dan Adil
Menteri ESDM Resmikan Kegiatan Tajak Sumur Infill dan Clastic Banyu Urip Blok Cepu
Dipastikan Ikut BK PON XXI, Ketua Asprov PSSI Jatim Mengapresiasi KONI Pusat dan Gubernur
RJ Dikabulkan, Kajari Sumenep Kembalikan 2 Warga pada Keluarga Masing Masing
Kisruh! Dugaan Kecurangan Pemilu Mulai Terungkap di Kabupaten Sumenep, Ini Faktanya

Berita Terkait

Senin, 4 Maret 2024 - 09:14 WIB

Miskomunikasi, Kades JA dan RP Sepakat Selesaikan Persoalan Secara Kekeluargaan

Minggu, 3 Maret 2024 - 18:19 WIB

PPK Tanjung Morawa Diduga Mafia Penggelembungan Suara

Minggu, 3 Maret 2024 - 18:15 WIB

Diduga Kontrak Belanja Pemeliharaan TA 2017 Dipecah, Aroma Rp.2,6 M Lebih Di RSUP H Adam Malik Membusuk

Sabtu, 2 Maret 2024 - 21:16 WIB

Panitia Penghitungan Kecamatan (PPK) Tanjung Morawa: Komitmen untuk Proses yang Jujur dan Adil

Sabtu, 2 Maret 2024 - 10:14 WIB

Menteri ESDM Resmikan Kegiatan Tajak Sumur Infill dan Clastic Banyu Urip Blok Cepu

Sabtu, 2 Maret 2024 - 08:58 WIB

RJ Dikabulkan, Kajari Sumenep Kembalikan 2 Warga pada Keluarga Masing Masing

Jumat, 1 Maret 2024 - 21:36 WIB

Kisruh! Dugaan Kecurangan Pemilu Mulai Terungkap di Kabupaten Sumenep, Ini Faktanya

Jumat, 1 Maret 2024 - 10:04 WIB

Jelang Rekap Suara Provinsi, Ning Lia: Perjuangan Para Saksi InsyaAllah Pengantar Kemenangan

Berita Terbaru

Nasional

PPK Tanjung Morawa Diduga Mafia Penggelembungan Suara

Minggu, 3 Mar 2024 - 18:19 WIB