Kesulitan Mengatasi Tumpukan Sampah Di kepulauan, Kadis DLH Himbau Desa Terapkan Metode Ini

Kamis, 4 Mei 2023 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep Arif Susanto mengaku kesulitan untuk mengatasi tumpukan sampah di kepulauan.

Kesulitan tersebut, kata Arif, lantaran anggaran di DLH Sumenep sangat terbatas, apalagi untuk membangun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di daerah kepulauan.

“Saat ini, pulau yang punya TPA hanya di Kangean. Kenapa pulau yang lain belum ada? Karena selain terkendala anggaran, untuk mendapatkan tanah sebagai lokasi pembangunan TPA juga sulit,” ungkapnya, Kamis (4/5/2023).

Sementara jika sampahnya diangkut ke daratan menggunakan kapal, ujar Arif, pasti butuh banyak biaya juga.

“Silahkan bisa tanyakan ke Bupati, berapa banyak anggarannya jika sampah di pulau itu diangkut menggunakan kapal,” ucapnya.

Arif menambahkan, anggaran biaya operasional untuk kendaraan pengangkut sampah di daratan saja mencapai Rp973.504.075 pada tahun 2023 ini.

“Sementara untuk biaya penyediaan sarana prasarana pengelolaan sampah di TPA dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) tahun ini, sebesar Rp829.076.171,” paparnya.

Andai bisa, lajut Arif, masyarakat dapat menumbuhkan kesadarannya untuk tidak membuang sampah sembarangan dan bekerja sama dengan Kepala Desa (Kades) untuk mendirikan TPST, agar problem sampah di kepulauan bisa sedikit teratasi.

“Jadi desa dapat mengolah sendiri sampahnya melalui pembangunan TPS (Tempat Pengolahan Sampah) 3R (ReduceReuseRecycle). Dengan begitu sampah di kepulauan dapat diolah menjadi barang yang lebih bernilai,” jelasnya,

Karena menurut mantan Camat Rubaru tersebut, sudah banyak desa yang berhasil dengan menerapkan metode seperti itu. Artinya, daerah kepulauan bukan tidak mungkin juga bisa melakukan hal yang sama.

“Persoalan sampah di kepulauan harus diselesaikan di pulau, jangan dibawa ke daratan. Karena apabila dibawa ke darat, maka akan menimbulkan beban dan persoalan yang baru,” tuturnya.

Bahkan pihaknya mengaku siap apabila tenaganya nanti dibutuhkan untuk memberikan penyadaran dan pendampingan kepada warga kepulauan tentang pentingnya pengelolaan sampah.

“Ayo Kades sediakan terlebih dahulu TPA-nya, kami nanti akan bersedia mendampingi,” tukasnya.

Ketua Komisi III DPRD Sumenep Dul Siam menanggapi pernyataan Kepala DLH Sumenep terkait kendala aggaran dalam menanggulangi sampah di kepulauan.

Baca Juga :  Banjir Kota Sumenep Memburuk, DPRD Soroti Tambang dan Pembangunan

Kata Dul Siam, silahkan dianggarkan pembebasan lahannya. “Kami nanti akan ikut mendorong saat rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran,” ungkapnya, Kamis (4/5/2023).

Selain itu, pihaknya juga mendesak Pemkab Sumenep agar segera mengoperasikan TPS di Kecamatan Arjasa yang sudah dibangun sejak tahun 2022 lalu.

“Apabila terdapat kekurangan fasilitas, bisa dilengkapi pada tahun ini,” pungkasnya.

Loading

Berita Terkait

Musyawarah Gapoktan Paseyan Tetapkan Yusuf sebagai Ketua Periode 2026–2031
Talenta Muda Mulai Dibidik, KSMI Pamekasan Siapkan Regenerasi Atlet Porprov
Kasus Dugaan Penggelapan FIF Sumenep: Polisi Telusuri 8 Korban dengan Kerugian Rp87 Juta
Dari Garam hingga Migas, Bappeda Sumenep Cari “Mesin” Penggerak Ekonomi Daerah
Karnaval HUT RI ke-81 di Pasean, RA Nahdlatul Athfal Suguhkan Kostum Kreatif dan Nuansa Budaya Madura
Kepala Bappeda Sumenep Ajak Masyarakat Sumenep Hidupkan Nilai Kejujuran dan Amanah di Rabiul Awal
Harga Tembakau hingga Rp72 Ribu, Bos HM Minta Petani Jangan Panen Terlalu Muda
Dari Perjuangan ke Pembangunan, Pesan Bupati Fauzi di Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Musyawarah Gapoktan Paseyan Tetapkan Yusuf sebagai Ketua Periode 2026–2031

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Talenta Muda Mulai Dibidik, KSMI Pamekasan Siapkan Regenerasi Atlet Porprov

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:17 WIB

Kasus Dugaan Penggelapan FIF Sumenep: Polisi Telusuri 8 Korban dengan Kerugian Rp87 Juta

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:36 WIB

Dari Garam hingga Migas, Bappeda Sumenep Cari “Mesin” Penggerak Ekonomi Daerah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Karnaval HUT RI ke-81 di Pasean, RA Nahdlatul Athfal Suguhkan Kostum Kreatif dan Nuansa Budaya Madura

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Harga Tembakau hingga Rp72 Ribu, Bos HM Minta Petani Jangan Panen Terlalu Muda

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:38 WIB

Dari Perjuangan ke Pembangunan, Pesan Bupati Fauzi di Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:46 WIB

Bukan Sekadar Jurnalis, Ini Jejak Hairul Anam di Dunia Literasi, Akademik dan Media

Berita Terbaru