Mengejutkan! Said Abdullah Terseret Kasus BTS 70 Milyar, Fauzi As Bantah Tudingan GMPRI Dengan Fakta Ini

- Pewarta

Kamis, 9 November 2023 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Fauzi As, Aktivis Senior Sumenep (Kanan), Achmad Fauzi Wongsojudo, Bupati Sumenep (Tengah), MH Said Abdullah, Ketua Banggar DPR RI (Kiri)

Foto. Fauzi As, Aktivis Senior Sumenep (Kanan), Achmad Fauzi Wongsojudo, Bupati Sumenep (Tengah), MH Said Abdullah, Ketua Banggar DPR RI (Kiri)

SUMENEP, nusainsider.com Viralnya Demo aktivis DPP GMPRI dan Pemberitaan media massa terkait pengusutan dana korupsi BTS 4G BAKTI Kominfo yang mengalir ke Banggar dan Komisi 1 DPR RI mengejutkan Aktivis senior kota Keris, Kamis 9 November 2023 malam.

Bahkan dalam Video berdurasi 2:52 menit tersebut, GMPRI menuding MH Said Abdullah sebagai Ketua Banggar DPR RI yang diduga menerima aliran duit BTS sebesar Rp 70 miliar.

Fauzi As menyampaikan bahwa Demo itu kan bebas saja di suarakan siapa saja, dan sudah diatur serta dijamin oleh Undang-undang, tetapi jangan sampai isu yang menjadi tema itu tidak berbasis pada data yang akurat agar tidak membunuh karakter orang.

Tudingan GMPRI dalam video itu tidak menyebut kronologi penyerahan duit korupsi BTS ke Banggar, hanya meminta KPK untuk mengusut tuntas aliran dana korupsi BTS yang diduga diterima Ketua Banggar DPR RI MH Said Abdullah, “Kata Aktivis Senior dan juga Pengusaha Brand Labatik.id kepada media nusainsider.com Kamis 9 November 2023 malam.

Baca Juga :  Akibat Kasus Miliaran di Sumenep, KPK RI Hari ini di Geruduk DPP GMPRI. Ini Masalahnya

Pihaknya terkejut saja dengan video dan pemberitaan yang menyeret Pak Said ini, karena beliau kontribusinya sangat besar terhadap perkembangan iklim investasi di Sumenep.

Hal itu sudah dibuktikan dengan bangunan hotel yang sangat megah, Rumah sakit internasional, yayasan serta masjidnya yang diletakkan di beberapa kecamatan dan lain sebagainya, itu bukti yang tidak terbantahkan bahwa Pak Said serius dalam menggarap Kabupaten Sumenep.

Bahkan, saya mendengar tanah-tanah miliknya banyak yang laku seperti kacang rebus, “Jelasnya.

Bang Fauzi sapaan akrabnya hampir yakin bahwa Pak Said ini tidak terlibat, dan jangan sampai diseret-seret dalam pusaran kasus BTS. Kita harus jaga dua tokoh Sumenep yang tersisa ini.

Salahsatunya mas Gufron yang akhir-akhir ini KPK juga sedang tidak baik-baik saja, kedua pak Said sebagai ketua Banggar RI.

Baca Juga :  MH Said Abdullah Salurkan Hewan Kurban 200 Ekor Di Madura, Begini Faktanya

“Kalau semua tokoh Sumenep ini terseret kasus lalu kita cari tokoh dari mana lagi? kan galau kita?”, imbuhnya.

Terkait lolosnya Pak Said Abdullah dalam dugaan beberapa kasus yang mencatut namanya, misalnya seperti dalam kasus Al-qur’an.

“Ya Proses hukum itu kan bukan arisan yang setiap orang tinggal nunggu waktunya tiba, tetapi didasarkan pada alat bukti dan keterangan saksi, jadi tidak ada yang kebal hukum saya yakin Said bersih-bersih dan bersih.

Saya berharap tidak ada tokoh yang saling menjatuhkan karena sama-sama berdiri di tepi jurang.

Bahkan, nama Bupati Sumenep Achmad Fauzi juga disebut-sebut pada saat aksi FPP GMPRI ke Komisi Pemberantasan korupsi (KPK RI) tersebut.

Kasus PT Wus itu putusannya sudah inkrah, kecuali ada novum baru, dan sepertinya ada yang sedang melakukan kajian akademik untuk soal PT Wus.

Baca Juga :  SKK Migas Dukung Peraturan Pemerintah Terkait Devisa Hasil Ekspor di Industri Hulu Migas

Soal Achmad Fauzi nyalon di Jatim saya rasa tidak ada kaitannya sebab PI Migas itu memang selalu menjadi bahasan yang tidak selesai-selesai.

Dan yang pasti, dalam momentum politik, kasus lama diungkit bukan hal yang baru dilakukan, hanya saja ditindak lanjuti atau tidak kan bergantung pada penagak hukum, berani atau tidak, “Tutupnya.

Loading

Berita Terkait

Kisruh! Honor KPPS di Berbagai desa Banyak di Sunat, KPU Wajib Tegas
Dihadiri Ribuan Masyarakat, Peringatan Isra’ Mi’raj Pemkab Sumenep Sukses di Gelar
Detik Akhir Plano Kecamatan! PPK Batang-batang Apresiasi Kondusifitas Semua Elemen
Tanamkan Nilai Moral, Tes Kenaikan Sabuk Hijau ke Putih digelar PSHT Cabang Sumenep
Pertengahan Rekapitulasi Kecamatan : KPU Sumenep Mulai Evaluasi PPS dan PPK Wilayah ini
Ketua LSM LAMI Sulut Minta Kapolda Sulut Tindak Tegas Mafia Solar Bersubsidi Di Sulut
Caleg DPD RI Melanggar UU ITE, Lia Istifhama : Dalam Proses Konsultasi Hukum
Presiden Mahasiswa IAKN Tarutung Dicky Wahyudi Cibro ” 14 Februari Penentuan Arah Bangsa Kita “

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 17:30 WIB

Kisruh! Honor KPPS di Berbagai desa Banyak di Sunat, KPU Wajib Tegas

Senin, 26 Februari 2024 - 11:15 WIB

Dihadiri Ribuan Masyarakat, Peringatan Isra’ Mi’raj Pemkab Sumenep Sukses di Gelar

Senin, 26 Februari 2024 - 10:59 WIB

Detik Akhir Plano Kecamatan! PPK Batang-batang Apresiasi Kondusifitas Semua Elemen

Senin, 26 Februari 2024 - 00:07 WIB

Tanamkan Nilai Moral, Tes Kenaikan Sabuk Hijau ke Putih digelar PSHT Cabang Sumenep

Minggu, 25 Februari 2024 - 18:59 WIB

Pertengahan Rekapitulasi Kecamatan : KPU Sumenep Mulai Evaluasi PPS dan PPK Wilayah ini

Sabtu, 17 Februari 2024 - 16:24 WIB

Ketua LSM LAMI Sulut Minta Kapolda Sulut Tindak Tegas Mafia Solar Bersubsidi Di Sulut

Jumat, 16 Februari 2024 - 09:13 WIB

Caleg DPD RI Melanggar UU ITE, Lia Istifhama : Dalam Proses Konsultasi Hukum

Selasa, 13 Februari 2024 - 22:24 WIB

Presiden Mahasiswa IAKN Tarutung Dicky Wahyudi Cibro ” 14 Februari Penentuan Arah Bangsa Kita “

Berita Terbaru