Peternak Kambing Dan Domba Prediksi Kenaikan Permintaan Hewan Kurban 144 H, Simak Faktanya

- Pewarta

Selasa, 6 Juni 2023 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARANG ANYAR, nusainsider.com Para peternak kambing dan domba memprediksi kenaikan permintaan hewan kurban non sapi pada Idul Adha 1444 H. Para peternak optimistis kambing dan domba lebih aman dari serangan penyakit, khususnya lumpy skin disease (LSD) pada sapi.

Ketua Koperasi Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) Berkah Mendo Lawu, Joko Rianto memastikan ribuan ternak yang dikelola 257 anggotanya sehat. Selama ini belum pernah muncul kejadian luar biasa (KLB) penyakit ternak di kandang para anggota. Terlebih, Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (Dispertan PP) Karanganyar mengawasi ketat kondisi ternak.

“Dinas memberi disinfektan. Sebotol dilarutkan ke 1.000 liter air. Disemprotkan ke kandang. Kandang bebas bau dan membunuh kuman. Untuk perawatan ternak diserahkan ke masing-masing. Antisipasi koreng secara mandiri dan dengan medis,” kata Joko, Senin (5/6/2023).

Sebanyak 257 anggotanya mampu menyediakan ribuan ekor kambing domba berkualitas kurban. Mereka memelihara ternaknya di 100-500 kandang yang tersebar di 17 kecamatan. Ia memprediksi permintaan meningkat pada Idul Adha nanti. Hal ini tak lepas dari kesadaran masyarakat memilih hewan kurban sehat.

“Wabah LSD kemarin itu membuat sebagian peternak dan pedagang sapi trauma. Kemungkinan enggak mau ambil risiko.

Ada beberapa anggota Asosiasi Peternak dan Penggemukan Sapi Seluruh Indonesia (APPSI) beralih ke kambing domba. Masyarakat yang berniat kurban akan mencari kambing dan domba yang relatif lebih tahan serangan penyakit,” katanya.

Baca Juga :  Berbuntut Laporan Penipuan, DPRD Kabupaten Bogor Juga Terseret. Cek Faktanya

Penting diketahui, LSD menyerang ratusan sapi di Karanganyar beberapa waktu lalu. Hingga kini, dinas terkait masih menangani kasus itu. Lebih lanjut Joko mengatakan, harga kambing dan domba diprediksi naik pada tahun ini.

“Sekarang perkilo masih Rp75 ribu. Kami menunggu saat perkilo kambing Rp90 ribu-Rp100 ribu dan domba Rp75-Rp80 ribu. Semoga kenaikannya wajar. Bisa terjangkau, dagangan ludes. Per ekor 25-30 kilo dengan harga wajar Rp2,7 juta-Rp3 juta,” katanya.

Kabid Peternakan Dispertan PP Karanganyar, Heri Sulistyo mengatakan pemeriksaan ternak jelang Idul Adha dilaksanakan secara terkoordinasi dengan Pemprov Jawa Tengah. Daerah penghasil ternak ditangani khusus. Satu diantaranya Kabupaten Karanganyar.

“Hari ini koordinasi Jawa Tengah. Berbarengan Soloraya. Tidak bisa dilakukan parsial. Sebab sebaran ternak pesat dan cepat,” katanya.

Pantauan petugas untuk ternak sapi lebih ditingkatkan, menyusul transaksi jual belinya makin intens.

“Ribuan ekor sapi sudah disuntik dan didata. Kami minta kelola kandang lebih bagus. Dijaga kebersihan dan langsung ditangani saat sakit. Jangan malah dijual,” katanya

Loading

Berita Terkait

Miskomunikasi, Kades JA dan RP Sepakat Selesaikan Persoalan Secara Kekeluargaan
PPK Tanjung Morawa Diduga Mafia Penggelembungan Suara
Diduga Kontrak Belanja Pemeliharaan TA 2017 Dipecah, Aroma Rp.2,6 M Lebih Di RSUP H Adam Malik Membusuk
Panitia Penghitungan Kecamatan (PPK) Tanjung Morawa: Komitmen untuk Proses yang Jujur dan Adil
Menteri ESDM Resmikan Kegiatan Tajak Sumur Infill dan Clastic Banyu Urip Blok Cepu
Dipastikan Ikut BK PON XXI, Ketua Asprov PSSI Jatim Mengapresiasi KONI Pusat dan Gubernur
RJ Dikabulkan, Kajari Sumenep Kembalikan 2 Warga pada Keluarga Masing Masing
Kisruh! Dugaan Kecurangan Pemilu Mulai Terungkap di Kabupaten Sumenep, Ini Faktanya

Berita Terkait

Senin, 4 Maret 2024 - 09:14 WIB

Miskomunikasi, Kades JA dan RP Sepakat Selesaikan Persoalan Secara Kekeluargaan

Minggu, 3 Maret 2024 - 18:19 WIB

PPK Tanjung Morawa Diduga Mafia Penggelembungan Suara

Minggu, 3 Maret 2024 - 18:15 WIB

Diduga Kontrak Belanja Pemeliharaan TA 2017 Dipecah, Aroma Rp.2,6 M Lebih Di RSUP H Adam Malik Membusuk

Sabtu, 2 Maret 2024 - 21:16 WIB

Panitia Penghitungan Kecamatan (PPK) Tanjung Morawa: Komitmen untuk Proses yang Jujur dan Adil

Sabtu, 2 Maret 2024 - 10:14 WIB

Menteri ESDM Resmikan Kegiatan Tajak Sumur Infill dan Clastic Banyu Urip Blok Cepu

Sabtu, 2 Maret 2024 - 08:58 WIB

RJ Dikabulkan, Kajari Sumenep Kembalikan 2 Warga pada Keluarga Masing Masing

Jumat, 1 Maret 2024 - 21:36 WIB

Kisruh! Dugaan Kecurangan Pemilu Mulai Terungkap di Kabupaten Sumenep, Ini Faktanya

Jumat, 1 Maret 2024 - 10:04 WIB

Jelang Rekap Suara Provinsi, Ning Lia: Perjuangan Para Saksi InsyaAllah Pengantar Kemenangan

Berita Terbaru

Nasional

PPK Tanjung Morawa Diduga Mafia Penggelembungan Suara

Minggu, 3 Mar 2024 - 18:19 WIB