GAMAS Dukung Komisi III DPRD Sumenep, Tuntut Penutupan Tambang Ilegal

Jumat, 14 Maret 2025 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. M Wakil Aktivis Gamas Sumenep.

Foto. M Wakil Aktivis Gamas Sumenep.

SUMENEP, nusainsider.com — Gerakan Aktivis Mahasiswa Sumenep (GAMAS) menyatakan dukungannya terhadap Ketua Komisi III DPRD Sumenep yang meminta aparat penegak hukum segera menutup tambang galian C ilegal di Kabupaten Sumenep.

GAMAS menilai keberadaan tambang ilegal tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berdampak buruk bagi masyarakat di masa depan.

Aktivis GAMAS, M. Wakil, menegaskan bahwa aparat harus segera bertindak menanggapi keresahan warga. Menurutnya, banyak tambang yang beroperasi tanpa izin dan menimbulkan dampak serius.

“Kami menilai galian C ilegal ini harus segera ditutup karena bisa memicu longsor, kerusakan lingkungan, dan infrastruktur jalan,” ujar Akil.

Baca Juga :  Bekali Santri dengan Kewirausahaan, SMA Islam Ar-Raudhah Kunjungi WMS

Lebih lanjut, Akil menyoroti bahwa kerusakan alam akibat tambang ilegal bisa berdampak jangka panjang, bahkan membebani generasi mendatang.

Oleh karena itu, ia meminta agar pemerintah dan aparat tidak tebang pilih dalam menangani kasus ini.

“Kerusakan lingkungan akibat tambang ilegal sudah meluas, tetapi hingga kini belum ada tindakan konkret dari pemerintah maupun kepolisian. Ini menjadi tantangan bagi mereka, dan kami ingin melihat langkah nyata dalam menutup tambang ilegal tersebut,” tegasnya.

GAMAS berharap DPRD Sumenep dan aparat penegak hukum segera mengambil tindakan tegas untuk menghentikan tambang ilegal yang semakin meresahkan masyarakat.

Baca Juga :  Bentrokan Ormas di Bekasi, Satu Orang Meninggal Dunia

Sebelumnya diberitakan, Ketua komisi III DPRD Kabupaten Sumenep, M. Muhri secara tegas menyampaikan, polisi menjaga keamanan masyarakat pada umumnya.

Salah satunya, apabila pengendara dump truk yang mengangkut hasil kerukan tambang galian c ilegal lebih muatan dan hampir mencelakakan pengendara motor. Segera untuk melakukan penindakan

“Kalau kelebihan muatan polisi harus bertindak, karena bagian dari pelanggaran lalu lintas. Pelanggaran lalu lintas terkadang menjadi pintu awal kecelakaan lalu lintas,” kata M. Muhri dilansir diberbagai media lokal pada Selasa (11/3/2025) lalu.

Ia tegaskan, tambang galian c yang ada di kabupaten Sumenep tidak mengantongi izin. Dengan demikian, penegak hukum segara melakukan langkah taktisnya untuk menyikapi tambang yang tidak berizin.

“Komisi 3 tegas, kita minta penegak hukum bertindak, karena tambang di Sumenep bisa dipastikan semua ilegal,” tegasnya. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa menyampaikan, Komisi 3 sudah koordinasi Dinas ESDM Jatim, untuk memetakan soal perijinan tambang, dimana ternyata memang semua ilegal.

Selanjutnya kita akan melakukan pertemuan dengan kepolisian agar menindak karena penegakan hukum tambang di kepolisian. Tambang galian c yang ilegal yang masih beroperasi, pihaknya minta “Harus ditutup,” tegasnya.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK
Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan
LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya
Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah
Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas
Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND
Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:07 WIB

LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Berita Terbaru