BKPSDM Sumenep: Proses Seleksi ASN Tetap Jalan, Tak Ada Penundaan

Sabtu, 15 Maret 2025 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dr. Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si.IPU Plt Kepala BKPSDM Kabupaten sumenep.

Foto. Dr. Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si.IPU Plt Kepala BKPSDM Kabupaten sumenep.

SUMENEP, nusainsider.com — Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep telah menerima jadwal resmi pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi tahun 2024.

Jadwal tersebut ditetapkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) melalui surat nomor B/1043/M.SM.01.00/2025, yang dikirimkan ke seluruh instansi pemerintahan pusat dan daerah.

Kepala BKPSDM Sumenep, Arif Firmanto, menyampaikan bahwa pengangkatan CPNS formasi 2024 akan dilakukan secara serentak pada tanggal 1 Oktober 2025 mendatang, sesuai dengan ketetapan Kemenpan RB.

Sementara itu, pengangkatan resmi bagi para pegawai PPPK yang dinyatakan lulus seleksi akan dilaksanakan lebih lambat, yakni pada 1 Maret 2026. Kedua pengangkatan tersebut dilakukan dalam waktu berbeda.

“Pengangkatan PPPK dan CPNS formasi 2024 tidak dilakukan secara bersamaan,” ujar Arif Firmanto saat ditemui media ini pada Senin, 10 Maret 2025, di kantornya.

Perbedaan waktu pengangkatan ini merupakan hasil dari penyesuaian jadwal yang disepakati dalam Rapat Dengar Pendapat antara Pemerintah dengan Komisi II DPR RI yang digelar pada 5 Maret 2025 lalu.

Baca Juga :  Berikut Daftar Rokok Ilegal Milik HM yang Merajalela di Madura, Bea Cukai Tak Bertaji

Penyesuaian itu juga merupakan bagian dari kebijakan afirmasi terakhir pemerintah dalam rangka penataan pegawai non-ASN yang selama ini bekerja di instansi pemerintah namun belum berstatus sebagai ASN.

Dalam surat Menpan RB disebutkan bahwa setelah kebijakan afirmasi tersebut diberlakukan, maka tidak akan ada lagi pengangkatan pegawai non-ASN di seluruh instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah.

Kemenpan RB juga berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk menyusun peta jalan (road map) penyelesaian administrasi terkait pengangkatan CASN formasi 2024 secara nasional.

Langkah ini bertujuan agar proses administrasi dan pengangkatan dapat dilakukan tepat waktu, serta memastikan para CASN dapat mulai bekerja sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

“Dengan penyusunan peta jalan ini, diharapkan tidak ada lagi kendala dalam proses pengangkatan dan penempatan CASN di berbagai instansi,” tambah Arif Firmanto menjelaskan lebih lanjut.

BKN pun akan segera menginformasikan secara resmi kepada seluruh instansi terkait, baik di tingkat pusat maupun daerah, mengenai penyesuaian jadwal pengangkatan dan teknis pelaksanaannya.

Baca Juga :  Tak Gentar! Aktivis Sumenep Hadapi ‘Sultan ABJ’ dalam Perang Dugaan Cukai Ilegal

Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa Menpan RB akan menunda pengangkatan CASN formasi tahun 2024. Namun BKPSDM Sumenep memastikan bahwa belum ada petunjuk resmi terkait isu tersebut.

Arif menegaskan bahwa proses seleksi CASN formasi 2024 tetap berjalan sesuai dengan jadwal awal. Pihaknya belum menerima arahan atau perubahan apapun dari pemerintah pusat terkait hal itu.

“Selama belum ada instruksi tertulis, kami tetap melanjutkan tahapan seleksi seperti biasa,” ungkapnya, sembari menambahkan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kabar simpang siur yang beredar.

Untuk diketahui, di Kabupaten Sumenep sendiri, sebanyak 207 pelamar prioritas telah dinyatakan lulus seleksi PPPK tahap I tahun anggaran 2024. Proses ini telah melewati tahapan administrasi yang cukup panjang.

Seluruh peserta yang lulus telah menyelesaikan tahapan pengusulan Nomor Induk (NI) PPPK yang berlangsung dari tanggal 1 hingga 28 Februari 2025. Saat ini, mereka tinggal menunggu proses penetapan resmi.

Di samping itu, terdapat pula 37 orang yang berhasil lolos seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun anggaran 2024. Mereka kini sedang menjalani tahapan administrasi lanjutan.

Baca Juga :  Diduga Lakukan Pemerasan, Asisten Tenaga Ahli Disbudporapar Laporkan Salahsatu Wartawan Sumenep ke Polisi

Proses yang sedang dijalani oleh para CPNS tersebut adalah pengusulan penetapan Daftar Riwayat Hidup dan Nomor Induk Kepegawaian (DRH NIP CPNS). Tahapan ini dimulai pada 22 Februari 2025.

DRH NIP CPNS dijadwalkan akan berakhir pada tanggal 23 Maret 2025. Setelah seluruh dokumen diverifikasi dan disahkan, peserta akan segera menerima Nomor Induk Kepegawaian secara resmi.

Sementara itu, untuk seleksi PPPK tahap II tahun anggaran 2024, saat ini masih dalam proses penarikan data final yang dimulai sejak tanggal 1 hingga 7 Maret 2025. Proses ini bersifat administratif.

BKPSDM Sumenep terus memantau jalannya seluruh proses seleksi dan pengangkatan agar berjalan lancar dan sesuai regulasi dari pusat. Mereka juga menjamin transparansi dalam setiap tahapan seleksi.

Arif Firmanto berharap agar semua peserta yang telah lulus dapat bersabar dan tetap mengikuti arahan yang diberikan, sembari menunggu proses pengangkatan resmi dari pemerintah pusat.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik serta mendampingi para peserta hingga proses pengangkatan selesai,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang
Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP
Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026
Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember
100 Kamar, 6 Tipe, Fasilitas Lengkap, Grand Miami Hotel Siap Manjakan Tamu di Malang
Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat
Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas
Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Berita Terbaru