Skandal Cinta Terlarang Guncang SDN Sakala II, Warga Desak Hukum Adat

Senin, 28 Juli 2025 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.com — Masyarakat Desa Sakala, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, digemparkan oleh kabar perselingkuhan antara Kepala SDN Sakala II, Edi Kurniawan, dan Reka Ruspawati, guru honorer yang juga istri bendahara desa setempat.

Skandal ini mencuat setelah beredar foto mesra keduanya, yang disebut sebagai bukti tak terbantahkan. Edi diketahui merupakan kakak ipar Kepala Desa Sakala, Bukhari Muslim Mandar. Sedangkan Reka adalah staf pengajar di SDN yang sama.

Salah satu tokoh masyarakat berinisial MW menyebutkan, rumor hubungan terlarang antara keduanya sudah lama menjadi pembicaraan warga. Namun, baru kali ini publik memperoleh bukti konkret.

“Isu ini sudah lama terdengar, tapi belum ada bukti. Sekarang sudah ada foto mereka berciuman,” ungkap MW kepada wartawan, Senin (28/7/2025).

Menurutnya, istri Edi Kurniawan juga telah lama menaruh curiga terhadap kedekatan suaminya dengan Reka.

Baca Juga :  Meski Telah Terima Penghargaan, Semangat “Bismillah Melayani” Terus Hidup dalam Inovasi RSUD Sumenep

Ia bahkan sering mengeluh kepada adiknya sendiri, yang tak lain adalah Kepala Desa Sakala.

“Setiap sang istri mengadu ke adiknya, Kepala Desa, selalu ditepis. Mungkin karena menjaga keharmonisan keluarga,” ujar MW.

Puncaknya terjadi saat ponsel milik Edi dipinjam oleh anaknya. Ketika membuka galeri, sang anak menemukan foto ayahnya berciuman dengan Reka. Foto itu langsung disampaikan kepada ibunya.

“Anaknya langsung syok. Foto itu lalu ditunjukkan ke ibunya. Sejak saat itu, kabar perselingkuhan ini menyebar luas dan membuat heboh warga,” jelas MW.

Tokoh masyarakat tersebut mendesak agar keduanya segera diproses melalui hukum adat sebagaimana tertuang dalam Peraturan Desa (Perdes) yang berlaku di Desa Sakala.

“Harus dihukum sesuai Perdes. Diarak keliling desa itu salah satu bentuk sanksinya. Apalagi Edi adalah PNS, tentu ada konsekuensi dari pemerintah daerah juga,” tegas MW.

Sementara itu, Kepala Desa Sakala, Bukhari Muslim Mandar, yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, belum memberikan tanggapan. Pesan terlihat telah dibaca, namun panggilan telepon ke nomornya juga tak aktif.

Baca Juga :  Berikan Kemudahan di Sektor Pertanian, DKPP Sumenep Berikan Ratusan Hand Tractor kepada Petani

Warga berharap aparat desa tidak tinggal diam atas kejadian ini. Mereka menilai, selain mencoreng dunia pendidikan, skandal tersebut juga merusak keharmonisan sosial di tengah masyarakat.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND
Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa
Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan
KEN 2026, Sumenep Padukan Kemegahan Musik Tongtong dengan Sejarah Arya Wiraraja
Dinkes Sumenep Perluas Edukasi Kesehatan, Kasus ISPA Dilaporkan Turun 70 Persen
Dua Jawara Kerapan Sapi Sumenep Melaju ke Piala Presiden, Target Haji Udik Jelas: Juara!
FIKOM Unitomo Siapkan Mahasiswa Hadapi Krisis Informasi melalui Kolaborasi dengan PERHUMAS

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:53 WIB

KEN 2026, Sumenep Padukan Kemegahan Musik Tongtong dengan Sejarah Arya Wiraraja

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Dua Jawara Kerapan Sapi Sumenep Melaju ke Piala Presiden, Target Haji Udik Jelas: Juara!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:43 WIB

FIKOM Unitomo Siapkan Mahasiswa Hadapi Krisis Informasi melalui Kolaborasi dengan PERHUMAS

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Dorong Pelayanan Posyandu Berkualitas, Kader di Pragaan Laok Ikuti Supervisi Fasilitatif

Berita Terbaru