Puskesmas Legung Lakukan Edukasi Penyakit Campak Dengan Cara Ini

Jumat, 31 Maret 2023 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com — Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Legung lakukan Edukasi pencegahan penyakit campak, salah satunya dengan cara memenuhi imunisasi dasar lengkap pada anak.

Dr. Ulya Auniyah menjelaskan bahwa ketika anak-anak bisa menerima imunisasi campak maka kekebalan komunitas untuk campak bisa meningkat dan bisa memberikan perlindungan pada anak khususnya balita.

“Campak atau masyarakat sering menyebutnya dengan sarampa, itu adalah penyakit yang sebenarnya bisa dicegah, yaitu dengan imunisasi campak,” Ungkapnya salahsatu Dokter yang bertugas di Puskesmas Legung kepada media ini, Jumat (31/3/2023).

Ia menyampaikan bahwa Campak atau morbili ini adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus, yang ditandai dengan munculnya ruam merah pada sekujur tubuh.

Umumnya, kondisi ini lebih sering menimpa anak-anak berusia di bawah lima tahun. Namun, siapapun bisa terinfeksi virusnya. Seseorang juga semakin rentan untuk terkena campak bila belum pernah terkena penyakit tersebut.

Di sini penyakit campak seringkali dialami oleh anak-anak. Namun, tidak menutup kemungkinan campak juga bisa terjadi pada orang dewasa.

Gejala campak sedikit mirip dengan penyakit flu pada umumnya yaitu demam tinggi, mata merah, nyeri otot, pusing, pilek, batuk, hingga tubuh terasa lemas. Namun, gejala yang paling membedakan flu umum dengan campak adalah ruam pada kulit. Campak akan menimbulkan ruam berwarna kemerahan di sekujur tubuh, namun flu umum tidak demikian, “Jelasnya.

Penyakit campak ini sangat menular (Infeksius) dan dapat menimbulkan komplikasi serius pada anak-anak apabila tidak ditangani sesegera mungkin.

Sementara, penyebab utama campak adalah infeksi virus dari famili Paramyxovirus. Infeksi virus ini dapat ditularkan melalui percikan air liur penderita yang dikeluarkan oleh orang yang terinfeksi saat batuk atau bersin.

Dokter Cantik yang mempunyai sifat peduli ini menambahkan bahwa penyakit Campak Atau yang dikenal juga sebagai Morbili atau Measles, termasuk ke dalam golongan Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I).

Karena itu, Masyarakat dapat melakukan pencegahan campak dengan memberikan vaksin (imunisasi) pada anak. Vaksin yang diberikan pada anak untuk mencegah terjadinya campak adalah vaksin MMR.

Pihaknya berharap, Masyarakat tidak perlu panik, selain melakukan pencegahan melalui imunisasi MMR karena anak yang tidak mendapat imunisasi MMR beresiko tinggi terkena penyakit campak, pencegahan campak juga bisa dilakukan dengan selalu menjaga kebersihan diri.

“Seperti mencuci tangan, menggunakan masker saat bepergian, dan tidak berada didalam satu ruangan dengan orang yang terkena campak”, Tutupnya.

Diketahui, Puskesmas Legung terus melakukan edukasi guna mengantisipasi penyebaran dan atau penularan penyakit campak dengan cara keliling ke kampung-kampung wilayah kerjanya.

Loading

Baca Juga :  Demisioner Ketua BEM STKIP PGRI Sumenep, Resmi Laporkan Aksi Pemukulan yang Menimpa Dirinya

Berita Terkait

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK
Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan
LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya
Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah
Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas
Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND
Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:07 WIB

LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Berita Terbaru