Klaim 75 Persen Tak Cukup, ALARM Minta DPR RI Pastikan Mutu PELRA Kalianget

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Pelabuhan Rakyat (PELRA) di Kecamatan Kalianget Sumenep

Foto. Pelabuhan Rakyat (PELRA) di Kecamatan Kalianget Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com — Pembangunan lanjutan fasilitas Pelabuhan Rakyat (PELRA) di Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep masih terus berlangsung.

Proyek yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025-2026 itu memiliki nilai kontrak sebesar Rp45.113.621.522.

Pelabuhan yang diproyeksikan menjadi salah satu penunjang konektivitas transportasi laut di wilayah kepulauan tersebut kini memasuki tahapan pekerjaan yang cukup signifikan. Pihak pelaksana bahkan mengklaim progres pembangunan telah mencapai sekitar 75 persen.

Namun, klaim tersebut berbanding terbalik dengan sejumlah temuan di lapangan. Berdasarkan hasil investigasi media ini, masih terlihat material konstruksi yang berserakan di sejumlah titik area proyek.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kualitas pelaksanaan pekerjaan di tengah capaian progres yang disebut telah menembus tiga perempat dari total target pembangunan.

Aktivis Aliansi Rakyat Menggugat (ALARM), Andriyadi. Ia meminta Komisi V DPR RI untuk melakukan pengawasan langsung terhadap proyek tersebut guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan standar mutu yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru

Menurut Andriyadi, proyek dengan nilai kontrak puluhan miliar rupiah tidak boleh hanya dinilai dari angka progres yang disampaikan oleh pelaksana. Kondisi faktual di lapangan juga harus menjadi indikator utama dalam mengukur kualitas pembangunan.

“Kami menghormati klaim progres yang telah mencapai 75 persen. Namun publik juga berhak mengetahui bagaimana kondisi riil pekerjaan di lapangan. Karena itu pengawasan harus diperkuat agar tidak hanya mengejar angka, tetapi juga kualitas hasil pekerjaan,” ujarnya.

Ia menegaskan, fungsi pengawasan DPR RI sangat diperlukan mengingat proyek tersebut menggunakan anggaran negara dalam jumlah besar dan nantinya akan dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

“Jangan sampai progres yang disampaikan terlihat tinggi, tetapi masih ditemukan persoalan teknis yang dapat memengaruhi kualitas pekerjaan. Kami meminta Komisi V DPR RI turun langsung untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan,” tegasnya.

Andriyadi menilai keberadaan Pelabuhan PELRA Kalianget memiliki posisi strategis bagi masyarakat kepulauan Sumenep. Selain menunjang aktivitas pelayaran rakyat, fasilitas tersebut juga diharapkan mampu memperlancar distribusi barang dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga :  Tak Hanya KPM, STIT Aqidah Usymuni Sumenep Bangun Kerja Sama Pendidikan Indonesia-Malaysia

Karena itu, menurutnya, proyek tersebut harus menghasilkan konstruksi yang berkualitas, aman digunakan, dan mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Yang dibutuhkan masyarakat bukan sekadar proyek selesai tepat waktu. Yang lebih penting adalah kualitas hasil akhirnya benar-benar sesuai harapan dan bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh pihak yang terlibat dalam proyek, baik kontraktor pelaksana maupun konsultan pengawas, menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.

“Besarnya anggaran yang dikeluarkan pemerintah harus berbanding lurus dengan kualitas pekerjaan yang diterima masyarakat. Jangan sampai masyarakat hanya disuguhi angka progres, sementara kualitas pekerjaan luput dari perhatian,” imbuhnya.

Berdasarkan data proyek, pembangunan Pelabuhan PELRA Kalianget dikerjakan oleh PT Loeh Raya Perkasa dengan Zulfadlisyah, SE sebagai Direktur Utama. Sementara fungsi pengawasan dilakukan oleh PT Massuka Pratama selaku konsultan pengawas.

Baca Juga :  Terkuak! Bantuan BSPS di Salah Satu Desa di Sumenep Diduga Hanya Diterima Aparat Desa

Sebelumnya, Site Manager proyek, Edy Purnomo, menyampaikan bahwa hingga awal Juni 2026 progres pembangunan telah mencapai sekitar 75 persen.

“Progres pembangunan saat ini sudah mencapai sekitar 75 persen dan pekerjaan masih terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan,” ujarnya.

Hingga Berita ini dinaikkan, pihak pewarta masih melakukan proses konfirmasi ke berbagai pihak, baik Kepala KSOP Kalianget, Anggota Komisi V DPR RI dan Dirjen Hubla RI Via Chat WhatsApp-nya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dua Pengusaha Lokal Terima Apresiasi PWI Sumenep atas Kiprah di Dunia UMKM
Kapolres Pamekasan Bersama Personel Atur Lalu Lintas, Warga Beraktivitas Lebih Nyaman
Sambut Hari Jadi ke-757 dan Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Gelar Gerakan Baca Al-Waqi’ah 111.111 Kali
Peringati Hari Santri Nasional, ASN Sumenep Diminta Teladani Nilai Pesantren
Gerakan “Nongtong Bareng” Jadi Strategi Diskominfo Sumenep Promosikan Budaya Lokal
Kementerian Pariwisata Apresiasi Sumenep, Festival Tong-Tong Didorong Dongkrak UMKM dan Kunjungan wisatawan
Pelantikan Arya Wiraraja Warnai Festival Tong-Tong 2026, Bupati Sumenep Terima Penghargaan Kemenpar RI
KOKAR Bali Bawa Nuansa Pulau Dewata ke Panggung Festival Musik Tong-Tong Sumenep 2026

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Dua Pengusaha Lokal Terima Apresiasi PWI Sumenep atas Kiprah di Dunia UMKM

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Kapolres Pamekasan Bersama Personel Atur Lalu Lintas, Warga Beraktivitas Lebih Nyaman

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Sambut Hari Jadi ke-757 dan Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Gelar Gerakan Baca Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Peringati Hari Santri Nasional, ASN Sumenep Diminta Teladani Nilai Pesantren

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Gerakan “Nongtong Bareng” Jadi Strategi Diskominfo Sumenep Promosikan Budaya Lokal

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:59 WIB

Pelantikan Arya Wiraraja Warnai Festival Tong-Tong 2026, Bupati Sumenep Terima Penghargaan Kemenpar RI

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:36 WIB

KOKAR Bali Bawa Nuansa Pulau Dewata ke Panggung Festival Musik Tong-Tong Sumenep 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK

Berita Terbaru