Deteksi Kesehatan Sejak Awal, Murid Baru SDN Kerta Barat Jalani Skrining di Puskesmas Dasuk

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kegiatan Skrining SDN Kerta Barat di Puskesmas Dasuk Sumenep

Foto. Kegiatan Skrining SDN Kerta Barat di Puskesmas Dasuk Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com — SDN Kerta Barat bekerja sama dengan Puskesmas Dasuk menggelar skrining kesehatan bagi murid baru Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan tersebut berlangsung di Puskesmas Dasuk, Jumat, 17 Juli 2026.

Skrining kesehatan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta didik sekaligus memastikan setiap murid mendapatkan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembangnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas kesehatan melakukan sejumlah pemeriksaan, mulai dari antropometri yang meliputi berat badan, tinggi badan, indeks massa tubuh (IMT), lingkar lengan atas, lingkar kepala, hingga lingkar dada.

Selain pemeriksaan antropometri, murid juga menjalani pemeriksaan tanda-tanda vital, kesehatan gigi, mata, telinga, dan hidung. Petugas turut melakukan skrining deteksi dini tumbuh kembang (SDIDTK).

Melalui rangkaian pemeriksaan tersebut, pihak sekolah dan Puskesmas Dasuk berupaya memperoleh gambaran kondisi kesehatan setiap murid sejak awal memasuki lingkungan pendidikan.

Baca Juga :  2,7 Juta Suara Jadi Amanah, Ning Lia Diganjar Senator Penggerak Demokrasi

Hasil skrining selanjutnya dapat menjadi salah satu dasar dalam memberikan layanan pendidikan maupun kesehatan yang lebih tepat dan sesuai dengan kondisi masing-masing anak.

Kepala SDN Kerta Barat, Yulianti, M.Pd., mengatakan skrining kesehatan tersebut merupakan bagian dari inovasi sekolah dalam membangun budaya Sekolah Sehat melalui sinergi berkelanjutan dengan Puskesmas Dasuk.

“Kesehatan merupakan fondasi utama bagi keberhasilan belajar. Dengan mengetahui kondisi kesehatan murid sejak awal, sekolah dapat memberikan pendampingan yang lebih optimal sehingga setiap anak dapat tumbuh, belajar, dan berkembang sesuai potensinya,” ujarnya.

Menurut Yulianti, kolaborasi antara sekolah dan puskesmas juga menjadi implementasi motto SDN Kerta Barat, yakni “Mendidik dengan Hati, Mengokohkan Adab, Menjejak Prestasi.”

Baca Juga :  Wisuda ke-15 STITA Aqidah Usymuni, 61 Sarjana Disiapkan Terjun ke Masyarakat

Ia menilai, kerja sama tersebut penting untuk memperkuat sinergi dunia pendidikan dan layanan kesehatan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, nyaman, dan ramah anak.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Dasuk, Hj. Titik Nurhayati, S.ST., mengapresiasi komitmen SDN Kerta Barat yang menjadikan skrining kesehatan sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif di lingkungan sekolah.

Menurutnya, deteksi dini memiliki peran penting untuk mengetahui berbagai potensi permasalahan kesehatan pada anak sehingga langkah penanganan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi contoh praktik baik yang dapat diterapkan oleh sekolah-sekolah lain. Sinergi antara sekolah, puskesmas, orang tua, dan masyarakat sangat penting untuk mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berprestasi,” katanya.

Kolaborasi SDN Kerta Barat dan Puskesmas Dasuk tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan skrining awal. Sinergi lintas sektor itu akan terus diperkuat untuk mendukung kesehatan peserta didik selama menjalani proses pendidikan.

Baca Juga :  Pentingnya KIA Untuk Anak: Dispendukcapil Sebut 96 Ribu Lebih Anak di Sumenep Belum Terdata

Dengan kondisi kesehatan yang terpantau sejak dini, sekolah dapat memberikan pendampingan secara lebih optimal. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan peserta didik yang siap belajar, tumbuh secara optimal, serta mampu mengembangkan potensi dan prestasinya.

SDN Kerta Barat bersama Puskesmas Dasuk pun berkomitmen menjadikan kesehatan sebagai bagian penting dalam proses pendidikan, sehingga budaya Sekolah Sehat dapat tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi seluruh warga sekolah.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dua Pengusaha Lokal Terima Apresiasi PWI Sumenep atas Kiprah di Dunia UMKM
Kapolres Pamekasan Bersama Personel Atur Lalu Lintas, Warga Beraktivitas Lebih Nyaman
Sambut Hari Jadi ke-757 dan Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Gelar Gerakan Baca Al-Waqi’ah 111.111 Kali
Peringati Hari Santri Nasional, ASN Sumenep Diminta Teladani Nilai Pesantren
Gerakan “Nongtong Bareng” Jadi Strategi Diskominfo Sumenep Promosikan Budaya Lokal
Kementerian Pariwisata Apresiasi Sumenep, Festival Tong-Tong Didorong Dongkrak UMKM dan Kunjungan wisatawan
Pelantikan Arya Wiraraja Warnai Festival Tong-Tong 2026, Bupati Sumenep Terima Penghargaan Kemenpar RI
KOKAR Bali Bawa Nuansa Pulau Dewata ke Panggung Festival Musik Tong-Tong Sumenep 2026

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Dua Pengusaha Lokal Terima Apresiasi PWI Sumenep atas Kiprah di Dunia UMKM

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Kapolres Pamekasan Bersama Personel Atur Lalu Lintas, Warga Beraktivitas Lebih Nyaman

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Sambut Hari Jadi ke-757 dan Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Gelar Gerakan Baca Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Peringati Hari Santri Nasional, ASN Sumenep Diminta Teladani Nilai Pesantren

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Gerakan “Nongtong Bareng” Jadi Strategi Diskominfo Sumenep Promosikan Budaya Lokal

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:59 WIB

Pelantikan Arya Wiraraja Warnai Festival Tong-Tong 2026, Bupati Sumenep Terima Penghargaan Kemenpar RI

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:36 WIB

KOKAR Bali Bawa Nuansa Pulau Dewata ke Panggung Festival Musik Tong-Tong Sumenep 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK

Berita Terbaru