“Arabet Polo Ajenge Nak Poto”, Pesan Camat Gayam di Balik Karnaval Penuh Kreativitas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYAM, nusainsider.com — Jangan buru-buru menganggap karnaval di Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, hanya sebagai parade kemeriahan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Di balik warna-warni kostum dan kreativitas para pelajar yang turun memeriahkan jalanan, terselip pesan serius tentang ancaman sampah dan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di Pulau Sapudi.

Sebanyak 15 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), ambil bagian dalam karnaval yang digelar Minggu (30/8/2026).

Mengusung tema “Daur Ulang Selamatkan Lingkungan”, para peserta tidak sekadar menampilkan kreativitas. Mereka juga memanfaatkan berbagai bahan bekas dan barang yang dapat didaur ulang untuk dijadikan karya maupun kostum.

Pesan yang ingin disampaikan cukup sederhana: barang yang dianggap tidak berguna tidak harus berakhir menjadi sampah.

Dengan kreativitas, barang bekas dapat kembali memiliki fungsi. Bahkan, jika dikelola dengan baik, limbah yang sebelumnya dipandang sebelah mata dapat berubah menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Baca Juga :  DPMD Sumenep Pamerkan Inovasi Desa di MNV 2026, Ada E-voting Pilkades 2027 hingga Si Malhum

Camat Gayam, Muhammad Yunianto, mengatakan tema tersebut sengaja dipilih untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

Menurutnya, persoalan sampah tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan masyarakat untuk mengurangi produksi sampah sekaligus memanfaatkan kembali barang-barang yang masih memiliki nilai guna.

“Dengan memanfaatkan sampah melalui daur ulang, sesuatu yang sebelumnya dianggap tidak berguna dapat menjadi layak pakai dan lebih bernilai. Namun, hal tersebut membutuhkan peran serta masyarakat dan pemerintah,” ujar Muhammad Yunianto.

Ia menilai kebiasaan hidup konsumtif dan boros turut menjadi salah satu pemicu meningkatnya jumlah sampah. Karena itu, perubahan perilaku masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Masyarakat, kata dia, perlu membiasakan diri mengurangi penggunaan barang yang menghasilkan sampah, menggunakan kembali barang yang masih layak, serta memilah dan mengolah sampah yang dapat didaur ulang.

Baca Juga :  Petani Srikaya Sumenep Dapat Angin Segar, Pemkab Siapkan Bantuan dan Pasar Luas

Tak kalah penting, pemerintah juga dituntut menghadirkan program dan layanan yang mampu mendorong sekaligus mempermudah keterlibatan masyarakat dalam pengurangan dan pengelolaan sampah.

“Mari bersama-sama menjaga Pulau Sapudi dari sampah dan berbagai hal yang dapat merusak alam. Apa yang kita lakukan hari ini akan menentukan lingkungan yang akan diwariskan kepada anak cucu kita,” tegasnya.

Pesan tersebut kemudian diperkuat melalui moto yang diusung dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, yakni “Arabet Polo Ajenge Nak Poto”, yang berarti “Merawat Pulau, Menjaga Anak Cucu.”

Moto itu menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan bukan hanya persoalan hari ini. Kondisi Pulau Sapudi di masa depan juga sangat bergantung pada bagaimana masyarakat memperlakukan alam saat ini.

Sementara itu, Ketua Panitia Karnaval, Irwan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti 15 peserta dari berbagai lembaga pendidikan di Kecamatan Gayam.

Baca Juga :  Dari Tradisi ke Panggung Madura Culture Festival #3, Danglung Lumajang Jadi Pusat Perhatian

Ia menyebut karnaval menjadi ruang bagi para pelajar untuk menampilkan kreativitas sekaligus menyampaikan pesan kepedulian lingkungan kepada masyarakat.

“Kegiatan ini tidak hanya untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana bagi pelajar untuk menunjukkan kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.

Karnaval berlangsung meriah. Masyarakat tampak antusias memadati sejumlah titik di sepanjang rute untuk menyaksikan beragam penampilan peserta.

Di tengah kemeriahan tersebut, kreativitas berbahan daur ulang menjadi pesan yang paling menonjol. Para pelajar seolah ingin menunjukkan bahwa menyelamatkan lingkungan bisa dimulai dari sesuatu yang sederhana: tidak buru-buru membuang barang yang masih dapat dimanfaatkan.

Semangat kemerdekaan pun akhirnya tidak hanya dirayakan dengan parade dan hiburan. Dari Gayam, para pelajar ikut menyuarakan satu pesan penting: merawat lingkungan hari ini berarti menjaga masa depan Pulau Sapudi dan generasi berikutnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND
Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa
Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan
KEN 2026, Sumenep Padukan Kemegahan Musik Tongtong dengan Sejarah Arya Wiraraja
Dinkes Sumenep Perluas Edukasi Kesehatan, Kasus ISPA Dilaporkan Turun 70 Persen
Dua Jawara Kerapan Sapi Sumenep Melaju ke Piala Presiden, Target Haji Udik Jelas: Juara!
FIKOM Unitomo Siapkan Mahasiswa Hadapi Krisis Informasi melalui Kolaborasi dengan PERHUMAS

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:53 WIB

KEN 2026, Sumenep Padukan Kemegahan Musik Tongtong dengan Sejarah Arya Wiraraja

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Dua Jawara Kerapan Sapi Sumenep Melaju ke Piala Presiden, Target Haji Udik Jelas: Juara!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:43 WIB

FIKOM Unitomo Siapkan Mahasiswa Hadapi Krisis Informasi melalui Kolaborasi dengan PERHUMAS

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Dorong Pelayanan Posyandu Berkualitas, Kader di Pragaan Laok Ikuti Supervisi Fasilitatif

Berita Terbaru