Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Aksi sosial Mahasiswa UTM di Sampang Bantu Air bersih masayarakat Desa Olor kabupaten Sampang Madura

Foto. Aksi sosial Mahasiswa UTM di Sampang Bantu Air bersih masayarakat Desa Olor kabupaten Sampang Madura

SAMPANG, nusainsider.com — Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, membuat kebutuhan air bersih menjadi persoalan serius bagi masyarakat.

Kondisi tersebut mendorong Himpunan Mahasiswa Sampang Universitas Trunojoyo Madura (HIMASA-UTM) turun langsung membantu warga melalui kegiatan sosial bertajuk Abdi Desa.

Kegiatan tersebut digelar di Desa Olor, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Oktober 2026.

Ketua Umum HIMASA-UTM, Rozek, mengatakan, kegiatan Abdi Desa diisi dengan tiga agenda utama, yakni pengobatan gratis, HIMASA Mengajar, serta penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat.

Menurutnya, salah satu fokus utama kegiatan adalah membantu warga Desa Olor yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kekeringan.

“Puncaknya pembagian air bersih sebanyak 3.000 liter yang dibagikan ke warga Desa Olor yang kesulitan air bersih dampak dari kekeringan saat ini,” kata Rozek, Minggu (4/10/2026).

Selain mendistribusikan air bersih, HIMASA-UTM juga menggelar program HIMASA Mengajar di SDN Olor 2. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk turut berkontribusi dalam meningkatkan pendidikan masyarakat desa.

Baca Juga :  Kapolresta Deli Serdang Sholawatan dan Tahlilan Bersama Jama'ah Majelis Sholawat Ahlul Kirom

Rozek menyebut seluruh rangkaian kegiatan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa tidak hanya sebatas memberikan bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat desa.

“Alhamdulillah semua kegiatan mendapatkan sambutan yang antusias dari warga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan Abdi Desa mengusung semangat HIMASA untuk mengabdi dan bersinergi dalam mendorong terwujudnya desa yang sehat, cerdas, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

Baca Juga :  Ojhung Kembali Bergema! Sumenep Siap Gelar Festival Budaya di Pantai Galung

Rozek menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi masyarakat Desa Olor. Dari sejumlah persoalan yang ditemukan di lapangan, keterbatasan akses terhadap air bersih menjadi salah satu masalah yang paling mendesak.

“Tujuan kami HIMASA yakni untuk memajukan desa tersebut, karena banyak permasalahan yang ada di sana. Yang paling penting yakni air, di sana sangat kesusahan air bersih buat masyarakat Olor, jadi HIMASA berinisiatif untuk memberikan bantuan air buat masyarakat,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, HIMASA-UTM berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya warga yang terdampak kekeringan dan mengalami keterbatasan air bersih.

Baca Juga :  Budaya Gotong Royong Terjaga, Aparatur Kecamatan Batang-Batang Bersihkan Area Perbatasan

Di sisi lain, HIMASA-UTM berharap persoalan kebutuhan air bersih di Desa Olor mendapat perhatian lebih serius dari pemerintah. Bahkan, kebutuhan air bersih di wilayah tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Sampang.

Kegiatan Abdi Desa HIMASA-UTM turut mendapat dukungan dari Puskesmas Banyuates, perangkat Desa Olor, serta Sekretaris Desa (Sekdes) Olor.

Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa persoalan kekeringan tidak hanya membutuhkan penanganan jangka pendek, tetapi juga perhatian dan langkah berkelanjutan agar kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih dapat terpenuhi.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat
Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru