Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kegiatan Mukernas TDA 9.0 di Surabaya

Foto. Kegiatan Mukernas TDA 9.0 di Surabaya

SURABAYA, nusainsider.com — Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) terus mendorong penguatan ekosistem bisnis di berbagai daerah melalui peningkatan kapasitas pengusaha, pemanfaatan teknologi, perluasan akses pasar, serta pengembangan kolaborasi lintas wilayah.

Upaya tersebut menjadi salah satu fokus Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) TDA 9.0 yang berlangsung pada 13–15 Oktober 2026 di Hotel Mercure Grand Mirama, Surabaya. Kegiatan ini diikuti sekitar 500 pengurus dari 119 daerah di Indonesia.

Presiden TDA 9.0, Ferdian Brilian, mengatakan pertumbuhan ekonomi nasional harus mampu membuka peluang yang lebih luas bagi para pengusaha, termasuk pelaku usaha di daerah.

“Pertumbuhan ekonomi harus semakin mampu melahirkan pengusaha yang ikut tumbuh. Tantangannya bukan hanya mendapatkan modal, tetapi juga memperkuat kapasitas, produktivitas, akses pasar, teknologi, konektivitas, serta kemitraan,” ujarnya.

Menurut Ferdian, setiap daerah memiliki potensi usaha, produk unggulan, dan peluang pasar yang berbeda. Namun, pengusaha masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari peningkatan kapasitas bisnis hingga pemanfaatan teknologi dan perluasan jaringan kemitraan.

Karena itu, pengurus TDA di tingkat wilayah maupun daerah didorong berperan sebagai connector, facilitator, dan activator. Peran tersebut diharapkan mampu menghubungkan kebutuhan pengusaha lokal dengan jaringan bisnis yang lebih luas.

Baca Juga :  Kapolres Sumenep Salurkan 67 Ton Benih Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Daerah

Dari Pertemuan Komunitas Menjadi Peluang Usaha

Ketua Pelaksana Mukernas TDA 9.0 sekaligus Chief Ecosystem Development, Ichlasul Amal Rangga Winata, menekankan pentingnya membangun ekosistem yang dapat mempertemukan pengusaha dengan berbagai peluang kolaborasi.

“Pengusaha tidak tumbuh sendirian. Ekosistem harus mampu mempertemukan kebutuhan, potensi, dan peluang. Dari pertemuan menjadi peluang, dari peluang menjadi kolaborasi dan dampak,” ungkapnya.

Melalui jaringan antardaerah, TDA berupaya membuka peluang kerja sama bisnis, pertukaran pengetahuan, perluasan akses pasar, serta kemitraan dengan pemerintah, lembaga keuangan, korporasi, perguruan tinggi, dan penyedia teknologi.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu pengusaha lokal memperluas jangkauan bisnis sekaligus meningkatkan daya saing di tengah perkembangan ekonomi dan persaingan pasar yang semakin dinamis.

Selain memperluas jaringan, TDA juga memperkuat kapasitas pengusaha melalui TDA Academy. Program ini mencakup pembelajaran berbagai aspek bisnis, mulai dari manajemen, keuangan, pemasaran, kepemimpinan, pengelolaan sumber daya manusia, teknologi, hingga kesiapan meningkatkan skala usaha.

Baca Juga :  DPC PKDI Sumenep Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2025, Tekankan Pentingnya Persatuan Bangsa

Chief Entrepreneur Development TDA 9.0, Dedy Syandera Putera, menilai pengembangan kapasitas menjadi faktor penting agar pengusaha mampu memanfaatkan peluang pertumbuhan ekonomi secara optimal.

“Peluang tidak otomatis menjadi pertumbuhan jika kapasitas pengusahanya tidak ikut berkembang,” tegasnya.

Di bidang teknologi, TDA mengembangkan TDA One sebagai platform konektivitas yang dirancang untuk mempertemukan pengusaha dengan pengetahuan, kebutuhan bisnis, akses pasar, serta peluang kolaborasi.

Chief Marketing, Media & Technology TDA 9.0, Arif Wicaksono Pramunagoro, mengatakan pemanfaatan teknologi harus memberikan dampak nyata terhadap perkembangan bisnis, bukan sekadar mengikuti tren digitalisasi.

“Go Digital bukan tujuan akhir. Teknologi harus menghasilkan produktivitas, membuka pasar dan menciptakan peluang. Pengusaha perlu bergerak dari Go Digital menuju Go Produktif dan Go Kompetitif,” ujarnya.

Menurutnya, transformasi digital perlu diarahkan untuk meningkatkan efisiensi usaha, memperluas jangkauan pemasaran, serta memperkuat daya saing pengusaha di tengah perubahan pasar.

Mukernas TDA 9.0 mengusung tema “Memperluas Dampak Wirausaha bagi Ekonomi Nasional melalui Penguatan Bisnis dan Kemitraan Usaha Berbasis Teknologi”.

Melalui forum tersebut, TDA menekankan pentingnya menerjemahkan arah strategis organisasi di tingkat nasional menjadi program kerja yang relevan dengan kebutuhan anggota di masing-masing daerah.

Baca Juga :  Waspada! Diduga Sudah Banyak Menelan Korban, Jalan Menuju Pelabuhan Masalembu Tak Layak Dilalui

Secretary General TDA 9.0, Hendy Windardy, menegaskan bahwa keberhasilan program organisasi harus diukur berdasarkan manfaat nyata yang dirasakan para anggota.

“Strategi baru berarti ketika diterjemahkan menjadi eksekusi yang terukur dan manfaatnya dirasakan member,” katanya.

Dengan dukungan jaringan pengusaha lintas daerah, pengembangan kapasitas melalui TDA Academy, serta penguatan konektivitas melalui TDA One, TDA berharap semakin banyak pelaku usaha lokal mampu meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, dan membangun kemitraan strategis.

Ferdian menegaskan, kekuatan jaringan komunitas harus menjadi penggerak pertumbuhan usaha bersama. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, pengusaha diharapkan tidak hanya mampu mengembangkan bisnisnya sendiri, tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kita ingin pengusaha saling terkoneksi, kapasitasnya meningkat, pasarnya semakin luas, dan semakin banyak kolaborasi yang lahir. Ekonomi tumbuh, pengusaha juga harus ikut tumbuh,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Kementerian Pariwisata Apresiasi Sumenep, Festival Tong-Tong Didorong Dongkrak UMKM dan Kunjungan wisatawan
Pelantikan Arya Wiraraja Warnai Festival Tong-Tong 2026, Bupati Sumenep Terima Penghargaan Kemenpar RI
KOKAR Bali Bawa Nuansa Pulau Dewata ke Panggung Festival Musik Tong-Tong Sumenep 2026
Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK
Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan
LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya
Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas
Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Kementerian Pariwisata Apresiasi Sumenep, Festival Tong-Tong Didorong Dongkrak UMKM dan Kunjungan wisatawan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:59 WIB

Pelantikan Arya Wiraraja Warnai Festival Tong-Tong 2026, Bupati Sumenep Terima Penghargaan Kemenpar RI

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:36 WIB

KOKAR Bali Bawa Nuansa Pulau Dewata ke Panggung Festival Musik Tong-Tong Sumenep 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND

Berita Terbaru