DKPP Gandeng Petani Bawang Merah Ekspor Produk Unggul Sumenep ke Berbagai Negara

Rabu, 10 Januari 2024 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com — Kabupaten Sumenep memiliki potensi pertanian teramat besar. Kabupaten yang terletak di ujung timur Pulau Madura itu tiap tahunnya berhasil memproduksi ragam olahan pertanian.

Misalnya salahsatunya adalah bawang merah di Kecamatan Rubaru, Sumenep, Madura.

Berkat intensitas pendampingan, bantuan, pelatihan yang diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), para petani bawang merah di Kecamatan Rubaru kini bisa merasakan manis dari usaha taninya.

Tak hanya mampu produksi besar-besaran, kepedulian pemerintah terhadap petani semakin sukar dipertanyakan, lantaran beberapa waktu lalu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo sudah melakukan upaya dan percobaan agar produk turunan dari bawang merah varietas rubaru tembus ke kancah internasional.

Seperti diketahui, Kabupaten Sumenep kini memiliki dua perusahaan pengolah bawang merah varietas lokal. Terdapat di dua kecamatan yakni Kecamatan Rubaru dan Kecamatan Pasongsongan.

Baca Juga :  Tingkatkan K2YD, Cara Polsek Batang-batang Ciptakan Situasi Kamtibmas Yang Kondusif

Dua-duanya memiliki giat usaha pertanian yang masif untuk mengembangkan produk turunan dari bahan dasar bawang merah varietas lokal.

Seperti diketahui juga, bawang merah unggul khas Sumenep memiliki citarasa yang unik, renyah, gurih, dan wangi sedap.

Cita rasa unik dan renyah yang dimiliki bawang merah khas Sumenep ini menjadi potensi pertanian luarbiasa yang disadari oleh pemerintah dan petani di daerah setempat.

Tak ayal jika banyak sekali produk-produk turunan bawang merah khas Sumenep itu seperti halnya bawang merah goreng, bawang merah khusus cemilan dan lain-lainnya.

Hingga saat ini, dengan produk turunan dari bawang merah varietas rubaru, pemerintah setempat telah menandatangani pendistribusian produk pertanian bawang merah selama lima tahun, bernilai 400 ribu US dolar.

Badan Usaha Milik Petani (BUMP) menyepakati kerjasama tersebut dengan Ben Helen Trading Belanda yang ditandatangani untuk jangka waktu dari tahun 2023 hingga tahun 2028.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian terus berupaya menggandeng para petani bawang merah untuk melakukan dan mengupayakan ekspor produk pertanian unggul khas Sumenep ke negara-negara besar lainnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND
Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa
Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan
KEN 2026, Sumenep Padukan Kemegahan Musik Tongtong dengan Sejarah Arya Wiraraja
Dinkes Sumenep Perluas Edukasi Kesehatan, Kasus ISPA Dilaporkan Turun 70 Persen
Dua Jawara Kerapan Sapi Sumenep Melaju ke Piala Presiden, Target Haji Udik Jelas: Juara!
FIKOM Unitomo Siapkan Mahasiswa Hadapi Krisis Informasi melalui Kolaborasi dengan PERHUMAS

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:53 WIB

KEN 2026, Sumenep Padukan Kemegahan Musik Tongtong dengan Sejarah Arya Wiraraja

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Dua Jawara Kerapan Sapi Sumenep Melaju ke Piala Presiden, Target Haji Udik Jelas: Juara!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:43 WIB

FIKOM Unitomo Siapkan Mahasiswa Hadapi Krisis Informasi melalui Kolaborasi dengan PERHUMAS

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Dorong Pelayanan Posyandu Berkualitas, Kader di Pragaan Laok Ikuti Supervisi Fasilitatif

Berita Terbaru