Kepala Puskesmas Dasuk, Hj. Titik Nurhayati, S.ST., M.Kes., Sampaikan Apresiasi di Hari Perawat Nasional Indonesia 2025

Senin, 17 Maret 2025 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ucapan HPNI 2025 dari Puskesmas Dasuk kabupaten Sumenep.

Foto. Ucapan HPNI 2025 dari Puskesmas Dasuk kabupaten Sumenep.

SUMENEP, nusainsider.com Dalam rangka memperingati Hari Perawat Nasional Indonesia (HPNI) 2025, Kepala Puskesmas Dasuk, Hj. Titik Nurhayati, S.ST., M.Kes., menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh perawat yang telah berjuang dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dalam keterangannya Hj. Titik Nurhayati mengungkapkan bahwa peran perawat sangat vital dalam sistem pelayanan kesehatan, terutama di tingkat puskesmas yang menjadi garda terdepan dalam memberikan layanan kesehatan primer kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa tanpa dedikasi dan kerja keras para perawat, pelayanan kesehatan tidak akan berjalan dengan optimal.

“Hari ini adalah momen yang sangat istimewa untuk mengapresiasi kerja keras, pengorbanan, dan dedikasi para perawat yang tanpa lelah memberikan pelayanan kepada masyarakat”, Imbuhnya kepada media nusainsider.com, Senin 17 Maret 2025.

Hari Perawat Nasional Indonesia (HPNI) yang diperingati setiap tanggal 17 Maret menjadi momen penting untuk mengapresiasi peran serta dedikasi para perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Apresiasi Layanan Cepat Dispendukcapil di Madura Culture Festival 2025

Dalam peringatan HPNI 2025 ini, pihaknya menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh perawat yang telah berjuang tanpa lelah, terutama dalam memberikan pelayanan kesehatan di wilayah Dasuk dan sekitarnya.

Selain dari pada itu, perawat memiliki peran yang sangat krusial dalam sistem pelayanan kesehatan. Mereka bukan hanya sekadar tenaga medis, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam memberikan perawatan, pendampingan, serta edukasi kesehatan bagi masyarakat.

“Perawat adalah ujung tombak pelayanan kesehatan yang bekerja dengan penuh dedikasi, kesabaran, dan keikhlasan. Mereka tidak hanya memberikan perawatan medis, tetapi juga memberikan dukungan emosional kepada pasien dan keluarganya. Tanpa mereka, pelayanan kesehatan tidak akan berjalan dengan optimal,” ujarnya.

Lebih lanjut Ia menyoroti pentingnya peran perawat dalam berbagai aspek pelayanan kesehatan, mulai dari layanan di puskesmas, rumah sakit, hingga program kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  Semarak Pagelaran Harjad ke-755, Puluhan Pelajar Ikuti Festival Sepeda Hias di Sumenep

Ia mencontohkan bagaimana perawat di Puskesmas Dasuk telah berkontribusi dalam berbagai program kesehatan, seperti imunisasi, perawatan ibu hamil dan anak, serta pencegahan penyakit menular dan tidak menular.

“Kami di Puskesmas Dasuk sangat berterima kasih kepada seluruh perawat yang telah bekerja dengan penuh semangat. Mereka tidak hanya melayani pasien di dalam puskesmas, tetapi juga aktif turun ke lapangan untuk memberikan edukasi dan pendampingan bagi masyarakat. Ini adalah wujud nyata dari pengabdian seorang perawat,” Tambahnya.

Pihaknya menyampaikan pesan kepada seluruh perawat di Indonesia, khususnya di Puskesmas Dasuk Sumenep, agar tetap semangat dan terus memberikan yang terbaik dalam menjalankan tugasnya.

“Jangan pernah lelah untuk mengabdi. Setiap tindakan kecil yang kalian lakukan memiliki dampak besar bagi kehidupan seseorang. Teruslah bekerja dengan hati, karena profesi perawat adalah profesi yang sangat mulia. Saya berharap perawat di Indonesia semakin maju, semakin sejahtera, dan semakin dihargai oleh semua pihak,” Tutupnya.

Loading

Penulis : Ri

Berita Terkait

Rokok Makayasa Lebarkan Sayap, Ratusan Warung Disiapkan Jadi Jaringan Baru
Tak Andalkan Perang Harga, DRT The Big Family Perkuat Kualitas Rokok Lokal Madura
Antrean BBM Meluas di Jember-Lumajang-Situbondo-Bondowoso, KOPRI PMII Soroti Kesiapan Distribusi
STIT Aqidah Usymuni Bersiap Naik Level, Kopertais Minta Civitas Akademika Perkuat Kelembagaan
Wisuda ke-15 STITA Aqidah Usymuni, 61 Sarjana Disiapkan Terjun ke Masyarakat
13 Tahun Hadapi Sengketa Rumah, Sri Endah Minta Keadilan, Ning Lia Turun Tangan
Industri Rokok Lokal Tertekan, Ayunda Group Dorong Pemerintah Perkuat Pemberantasan Rokok Ilegal
Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tong-Tong Sumenep Dinilai Gerakkan Pariwisata dan UMKM

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:48 WIB

Rokok Makayasa Lebarkan Sayap, Ratusan Warung Disiapkan Jadi Jaringan Baru

Rabu, 9 September 2026 - 16:51 WIB

Tak Andalkan Perang Harga, DRT The Big Family Perkuat Kualitas Rokok Lokal Madura

Rabu, 9 September 2026 - 14:01 WIB

Antrean BBM Meluas di Jember-Lumajang-Situbondo-Bondowoso, KOPRI PMII Soroti Kesiapan Distribusi

Rabu, 9 September 2026 - 13:04 WIB

STIT Aqidah Usymuni Bersiap Naik Level, Kopertais Minta Civitas Akademika Perkuat Kelembagaan

Rabu, 9 September 2026 - 12:53 WIB

Wisuda ke-15 STITA Aqidah Usymuni, 61 Sarjana Disiapkan Terjun ke Masyarakat

Rabu, 9 September 2026 - 09:51 WIB

Industri Rokok Lokal Tertekan, Ayunda Group Dorong Pemerintah Perkuat Pemberantasan Rokok Ilegal

Senin, 7 September 2026 - 21:58 WIB

Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tong-Tong Sumenep Dinilai Gerakkan Pariwisata dan UMKM

Senin, 7 September 2026 - 19:43 WIB

Buntut Flyer Konferensi Pers, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Klarifikasi Polemik Penilaian Festival Musik Tong-Tong

Berita Terbaru