Melalui Program Sekolah Lapang, DKPP Sumenep Terapkan Teknik Pertanian Modern

Kamis, 31 Oktober 2024 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com — Dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep memaksimalkan program sekolah lapang bagi petani.

Program ini untuk memberikan pelatihan dan pendampingan untuk petani tembakau di Kabupaten Sumenep.

Kepala DKPP Kabupaten Sumenep Chainur Rasyid menjelaskan, program sekolah lapang merupakan salah satu strategi penting untuk membantu petani dalam menghadapi tantangan pertanian.

“Seperti perubahan iklim dan serangan hama. Selain itu juga untuk meningkatkan produktivitas tanaman tembakau,” kata Chainur Rasyid, Kamis (31/10/2024).

Baca Juga :  Kompak dan Meriah, Pemuda Lenteng Deklarasi Dukung Cabup Fauzi

Program ini juga menekankan pentingnya pertanian ramah lingkungan. Sehingga dapat menjaga lahan tetap produktif secara berkelanjutan.

“Dalam program ini, petani langsung belajar menerapkan teknik pertanian modern, seperti penggunaan pupuk secara efisien, pengelolaan air, pemilihan bibit unggul, serta teknik penjemuran dan fermentasi daun tembakau,” paparnya.

Chainur Rasyid mengungkapkan, selama 2024 DKPP Kabupaten Sumenep melibatkan 340 petani dalam sosialisasi dan rembuk tani, “Tambahnya.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang
Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP
Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026
Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember
100 Kamar, 6 Tipe, Fasilitas Lengkap, Grand Miami Hotel Siap Manjakan Tamu di Malang
Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat
Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas
Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Berita Terbaru