SUMENEP, nusainsider.com —- Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ekonomi Kabupaten Sumenep menggelar Olimpiade Ekonomi tingkat SMA/MA sederajat se-Kabupaten Sumenep.
Kegiatan yang berlangsung di SMAN 1 Sumenep pada Sabtu (10/10) tersebut diikuti sebanyak 119 peserta.
Seksi Humas MGMP Ekonomi Sumenep, Adi Kusno, mengatakan olimpiade tersebut digelar sebagai respons terhadap tantangan penurunan kualitas penguasaan ilmu pengetahuan dan literasi siswa, khususnya di bidang ekonomi.
“Jadi, ini sesuai dengan tema yang kami usung, yakni Sinergi Kecerdasan Ekonomi untuk Mencetak Generasi Emas Sumenep,” kata Adi.
Ketua MGMP Ekonomi Sumenep, Dwi Utari Yuni Asih, menambahkan bahwa olimpiade tersebut diharapkan menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi siswa, sekaligus menggali potensi generasi muda di Kabupaten Sumenep.
“Ini sekaligus untuk menjaring dan mewadahi potensi anak-anak muda di Kabupaten Sumenep, khususnya pelajar tingkat SMA maupun MA,” ujarnya.
Melihat antusiasme peserta, Dwi berencana menjadikan Olimpiade Ekonomi sebagai agenda rutin tahunan. Ke depan, MGMP Ekonomi Sumenep juga berencana memperluas program serupa ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Insyaallah, ini akan kami jadikan agenda rutin. Karena itu, kami berterima kasih kepada para sponsor yang telah mendukung kegiatan ini,” ungkapnya.
Pembukaan olimpiade tersebut turut dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Sumenep, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA negeri dan swasta, serta para pengawas dan pembina.
Dalam kompetisi tersebut, siswa SMAN 1 Sumenep mendominasi tiga posisi teratas. Ach Wasil Ubaidillah berhasil meraih juara pertama, disusul Jasmine Angelina Salsabila Mudi sebagai juara kedua, dan Syerin Iqanatul Inayah di posisi juara ketiga.
Sementara itu, juara harapan pertama diraih Elma Zuhrotun Nisa dari SMAN 1 Bluto. Adapun juara harapan kedua diraih Ach Fahmy Al-Labib dari SMA Pesantren Al-In’am.
Melalui penyelenggaraan olimpiade ini, MGMP Ekonomi Sumenep berharap semakin banyak pelajar yang mengembangkan kemampuan berpikir kritis, meningkatkan literasi ekonomi, serta mempersiapkan diri menjadi generasi muda yang kompetitif dan berdaya saing.
![]()
Penulis : Wafa
















