Skandal Narkoba Jadi Pelajaran, FPK Tuntut PAW Transparan dan Kredibel

Selasa, 10 Juni 2025 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Aktivis Front Pejuang Keadilan (FPK), Abd. Halim

Foto. Aktivis Front Pejuang Keadilan (FPK), Abd. Halim

SUMENEP, nusainsider.com — Menjelang proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Sumenep dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang tersandung kasus narkoba, berbagai pihak menyerukan pentingnya seleksi ketat terhadap calon pengganti.

Partai politik dan DPRD diimbau untuk tidak sekadar menunjuk pengganti secara administratif, melainkan juga memastikan bahwa sosok yang ditunjuk memiliki rekam jejak bersih serta bebas dari persoalan hukum dan pelanggaran etika.

Baca Juga :  Harga Tembakau di Sumenep Tembus 70ribu per-kilogram, Petani Titipkan Salam Kepada Slamet Ariyadi

Aktivis Front Pejuang Keadilan (FPK), Abd. Halim, menegaskan bahwa selain mematuhi peraturan yang berlaku, kandidat PAW harus memiliki integritas yang mumpuni.

Ia mengingatkan agar proses pemilihan tidak hanya didasarkan pada perolehan suara terbanyak kedua tanpa mempertimbangkan latar belakang personal calon tersebut.

“Jangan sampai DPRD Sumenep jatuh ke lubang yang sama,” ujarnya.

Menurut Halim, proses PAW bukan sekadar pergantian nama di kursi parlemen, tetapi harus disertai audit moral dan uji integritas. Langkah ini, kata dia, penting untuk menjaga marwah lembaga legislatif di mata publik.

“Kami mendorong partai politik dan DPRD Sumenep untuk bekerja sama dengan lembaga independen seperti Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kepolisian Resor (Polres) setempat, guna memastikan bahwa calon pengganti benar-benar bersih dan tidak memiliki keterkaitan dengan kasus serupa,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru