Mudik Gratis Bareng Bupati Sumenep, Ratusan Pemudik Jakarta Pulang Kampung dengan Aman

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Pemberangkatan Mudik Gratis 2026 dari Jakarta - Madura

Foto. Pemberangkatan Mudik Gratis 2026 dari Jakarta - Madura

SUMENEP, nusainsider.com — Rombongan pemudik dari Jakarta resmi dilepas pulang ke kampung halaman melalui program Mudik Gratis 2026 bareng Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, Minggu (15/3/2026).

Pelepasan dilakukan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, yang mewakili bupati.

Kegiatan pelepasan berlangsung di Pelabuhan Kalianget dengan suasana penuh haru dan sukacita. Sejak pagi, kawasan pelabuhan dipenuhi para pemudik dan keluarga yang mengantar mereka.

Tangis haru, pelukan hangat, serta lambaian tangan menjadi pemandangan yang mewarnai keberangkatan para perantau yang akhirnya bisa kembali ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idulfitri.

Program Mudik Gratis 2026 ini tidak hanya menjadi momen pelepasan rombongan dari Jakarta, tetapi juga menandai dimulainya gelombang arus mudik melalui jalur darat dan laut yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Sebanyak delapan bus diberangkatkan dari Jakarta dengan membawa 390 pemudik menuju Sumenep. Para pemudik tampak antusias mengikuti program ini karena dinilai sangat membantu, terutama bagi warga yang selama ini harus mengeluarkan biaya besar untuk pulang kampung.

Baca Juga :  Di Masa Kepemimpinan Achmad Fauzi, Masyarakat Bisa Menikmati Libur Sehat Bugar dan Ceria

Plt Kepala Disperkimhub Sumenep, Achmad Dzulkarnain, mengatakan bahwa program mudik gratis ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat, khususnya warga yang tinggal di wilayah kepulauan.

“Mudik ini lebih dari sekadar perjalanan, ini bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, terutama mereka yang tinggal jauh di kepulauan. Pemerintah hadir untuk mempermudah, memastikan kenyamanan, dan memberi rasa aman bagi setiap warga yang pulang kampung,” ujarnya.

Menurutnya, program ini juga menjadi contoh bagaimana transportasi publik yang terorganisir dengan baik dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perjalanan mudik.

Selain jalur darat dari Jakarta, arus mudik melalui jalur laut dari Pelabuhan Kalianget juga berlangsung lancar dan tertib. Beberapa kapal diberangkatkan menuju berbagai wilayah kepulauan di Kabupaten Sumenep.

Kapal KM Express Bahari 9C melayani rute menuju Kangean dengan membawa 401 penumpang, termasuk seorang bayi. Selanjutnya KM Sabuk Nusantara 91 melayani rute Kangean–Sapeken dengan jumlah penumpang sebanyak 156 orang.

Sementara itu, KMP Dharma Kartika diberangkatkan menuju rute Raas–Jangkar dengan mengangkut 309 penumpang. Seluruh proses keberangkatan berlangsung tertib dengan pengawasan petugas pelabuhan untuk memastikan keselamatan serta kenyamanan para penumpang.

Baca Juga :  Mushalla Nurul Huda Gelar Maulid Nabi Muhammad Saw ; Begini Pesannya

Selain memfasilitasi kepulangan masyarakat, momen mudik ini juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan perjalanan, disiplin antrean, serta mematuhi protokol keselamatan transportasi laut, terutama bagi penumpang anak-anak dan lansia.

Sejak H-10 hingga H-7 menjelang Lebaran, tercatat ribuan warga telah memanfaatkan program mudik gratis ini. Data menunjukkan jumlah penumpang tujuan kepulauan mencapai 2.039 orang menuju Kangean, 637 orang ke Raas, 412 orang ke Masalembu, 280 orang ke Sapeken, 600 orang ke Sapudi, serta 155 orang menuju Jangkar.

Khusus untuk keberangkatan Minggu (15/3/2026), kapal tujuan Sapudi tercatat mengangkut 136 penumpang dewasa dan empat bayi. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat memanfaatkan layanan transportasi yang difasilitasi pemerintah daerah.

Dzulkarnain sapaan akrabnya menegaskan bahwa program Mudik Gratis Sumenep tidak hanya sekadar layanan transportasi, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah untuk memperluas akses transportasi bagi masyarakat kepulauan serta membantu meringankan beban biaya perjalanan masyarakat.

“Program ini memastikan setiap warga, terutama yang tinggal di kepulauan, dapat merasakan kemudahan, keamanan, dan kebahagiaan saat kembali ke kampung halaman,” katanya.

Menurutnya, keberadaan fasilitas bus bagi warga perantauan di Jakarta serta kapal bagi masyarakat kepulauan menjadikan arus mudik lebih aman, nyaman, dan terstruktur.
Selama proses keberangkatan, situasi di pelabuhan maupun titik keberangkatan bus terpantau kondusif.

Baca Juga :  Selamatkan Dunia Pendidikan Dari Ancaman Cyber, KKN STKIP PGRI Sumenep Gelar Seminar Literasi Digital

Koordinasi antara pemerintah daerah, petugas pelabuhan, dan pihak transportasi berjalan dengan baik sehingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.

Program Mudik Gratis Sumenep 2026 pun menjadi simbol kuat penghubung keluarga yang terpisah jarak. Bagi ribuan warga perantauan, program ini menjadi momentum berharga untuk kembali berkumpul bersama keluarga tercinta dan merayakan Idulfitri dengan penuh kehangatan.

Suasana haru dan kebahagiaan yang mewarnai momen mudik tahun ini dipastikan akan menjadi kenangan bagi para pemudik.

Di sisi lain, program ini juga menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor transportasi mampu menghadirkan layanan mudik yang aman, nyaman, dan bermakna bagi semua.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi
Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram
“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda
Dari Buku untuk Kemerdekaan, Puluhan Penggerak Literasi Berkumpul di Taman Adipura Sumenep
NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU
Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat
KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa
PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:54 WIB

“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Dari Buku untuk Kemerdekaan, Puluhan Penggerak Literasi Berkumpul di Taman Adipura Sumenep

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:42 WIB

NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:39 WIB

KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:29 WIB

PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern

Berita Terbaru