Aksi Nyata dari Masjid: Detikzone Santuni Ratusan Warga Kurang Mampu

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Program Sosial Detikzone.id di Masjid Mujahidin bersama Ratusan Anak Yatim, Duafa, Penggali Kubur.

Foto. Program Sosial Detikzone.id di Masjid Mujahidin bersama Ratusan Anak Yatim, Duafa, Penggali Kubur.

SUMENEP, nusainsider.com — Momentum penting yang menegaskan bahwa masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pergerakan sosial dan kemanusiaan, kembali terlihat di Kabupaten Sumenep.

Hal ini ditunjukkan oleh Media Detikzone.id bersama Takmir Masjid Mujahidin melalui kegiatan santunan bagi 150 anak yatim, dhuafa, marbot masjid, muadzin, hingga penggali kubur.

Dalam kegiatan tersebut, para penerima manfaat mendapatkan bantuan berupa beras, uang tunai, dan sarung. Tidak hanya menunggu kehadiran warga di masjid, tim Detikzone juga turun langsung menyambangi rumah warga dhuafa yang belum terdata atau memiliki keterbatasan untuk hadir.

Pimpinan Redaksi Detikzone.id, Igusty Madani, menegaskan bahwa masjid harus bertransformasi menjadi pusat solusi bagi umat.

“Masjid harus menjadi pusat pergerakan sosial dan kemanusiaan, bukan hanya tempat ibadah. Dari sinilah kita bangun kepedulian, solidaritas, dan gerakan nyata membantu sesama,” ujarnya.

Ia mengaku terinspirasi dari konsep Masjid Jogokariyan yang dikenal aktif dalam pemberdayaan umat. Bersama Ketua Takmir Masjid Mujahidin, Kiai Jamaluddin, serta seluruh pengurus, pihaknya berkomitmen menjadikan masjid sebagai pusat aktivitas sosial yang hidup dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kita harus terus bergerak. Tidak boleh diam melihat masyarakat yang kesulitan. Masjid harus hadir sebagai solusi,” tegasnya.

Saat ini, Masjid Mujahidin tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah dan penyaluran santunan, tetapi juga telah memiliki berbagai program sosial yang terintegrasi bersama Detikzone.

Baca Juga :  Ketika Kolaborasi Berubah Menjadi Arena Pengkhianatan

Program-program tersebut dirancang untuk menjawab beragam persoalan masyarakat, mulai dari bantuan kemanusiaan, layanan sosial, hingga pendampingan bagi warga yang membutuhkan.

Masyarakat yang menghadapi persoalan ekonomi, kesehatan, maupun kebutuhan darurat lainnya dapat langsung berkoordinasi dengan tim masjid dan Detikzone. Kolaborasi ini diharapkan menjadi jembatan solusi yang cepat, tepat, dan nyata.

Detikzone sendiri dikenal sebagai media yang tidak hanya fokus pada pemberitaan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial. Di antaranya pembangunan musala umat, penyediaan ambulans gratis, hingga rumah singgah bagi keluarga pasien di Sumenep.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada takmir dan para relasi strategis yang telah menjadi bagian dari keluarga besar Detikzone. Dukungan ini memungkinkan Santunan Akbar terlaksana dengan lancar dan penuh berkah. Semoga kolaborasi ini menjadi amal jariyah bagi kita semua,” ungkapnya.

Sementara itu, Kiai Jamaluddin mengapresiasi langkah kolaboratif tersebut. Menurutnya, jurnalis tidak cukup hanya menyampaikan informasi, tetapi juga harus mampu menjadi penggerak perubahan.

“Jurnalis harus bisa berkontribusi terhadap nilai-nilai sosial dan keagamaan, serta ikut membantu mengentaskan kemiskinan di tengah masyarakat,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menginspirasi banyak pihak untuk menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan umat.

Baca Juga :  Bentrok Antar Ormas di Bekasi, Beberapa Orang di Amankan

Fenomena ini menjadi titik balik dalam memandang fungsi masjid dan peran media. Selama ini, masjid kerap dipahami sebatas ruang ibadah ritual, sementara media dianggap hanya sebagai penyampai informasi. Padahal, ketika keduanya bersatu, lahirlah kekuatan sosial yang mampu menjawab persoalan nyata umat.

Apa yang dilakukan Detikzone bersama Takmir Masjid Mujahidin bukan sekadar kegiatan santunan, melainkan model gerakan sosial yang layak direplikasi. Ini menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak cukup ditampilkan dalam narasi, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Abaikan Peran Pemuda dalam Musrenbangdes, Karangtaruna Lenteng Barat Protes Keras Begini

Jika gerakan seperti ini terus diperluas, maka masjid tidak lagi hanya menjadi tempat ibadah, tetapi menjadi pusat solusi umat. Dan media, tidak lagi sekadar penonton, melainkan penggerak perubahan yang menghadirkan harapan di tengah masyarakat.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas
Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal
Dari Bazar Murah hingga Deklarasi, Sumenep Youth Movement 2026 Dorong Peran Strategis Pemuda
Semangat Sumpah Pemuda, Kapolres Pamekasan Lepas 150 Perwakilan Mahasiswa dan Santri Menuju Polda Jatim
TBIN UIN Madura Gelar Konferensi Internasional Lalonget ke-7, Hadirkan Narasumber Empat Negara
Ning Lia Hadiri Media Expo 2026, Budaya Madura Dinilai Punya Potensi Ekonomi Kreatif
Media Expo Perdana di Jatim Dibuka di Sumenep, Pemprov Jatim Dorong Pelestarian Budaya dan Kesenian
Membanggakan! Awan Dania Dwi Putri Raih Juara 1 Seni Tunggal Remaja Putri di Trunodjoyo National Championship III 2026

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Dari Bazar Murah hingga Deklarasi, Sumenep Youth Movement 2026 Dorong Peran Strategis Pemuda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Semangat Sumpah Pemuda, Kapolres Pamekasan Lepas 150 Perwakilan Mahasiswa dan Santri Menuju Polda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 01:28 WIB

Ning Lia Hadiri Media Expo 2026, Budaya Madura Dinilai Punya Potensi Ekonomi Kreatif

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Media Expo Perdana di Jatim Dibuka di Sumenep, Pemprov Jatim Dorong Pelestarian Budaya dan Kesenian

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Membanggakan! Awan Dania Dwi Putri Raih Juara 1 Seni Tunggal Remaja Putri di Trunodjoyo National Championship III 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Media Expo 2026 Perdana di Jawa Timur, Cak Fauzi Beri Apresiasi kepada Tiga Media Lokal

Berita Terbaru