Mudik Gratis Pakai KMP DBS III, DPRD Warning Oknum Calo

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumenep, Wahyudi

Foto. Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumenep, Wahyudi

SUMENEP, nusainsider.com — Program mudik gratis yang digagas Pemerintah Kabupaten Sumenep menuai apresiasi dari berbagai kalangan karena dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya para perantau, untuk pulang kampung saat Hari Raya.

Meski demikian, program tersebut diingatkan agar tidak tercoreng oleh praktik percaloan tiket yang berpotensi merugikan masyarakat.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumenep, Wahyudi, menegaskan bahwa mudik gratis merupakan langkah positif pemerintah daerah dalam meringankan beban warga.

Baca Juga :  Berhasil Berikan Ruang Kepada Pelaku Media, Achmad Fauzi Terima Penghargaan Sebagai Tokoh Kebebasan Pers

Menurutnya, fasilitas tersebut harus dimanfaatkan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan, bukan dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk mencari keuntungan pribadi.

“Program mudik gratis ini sangat bagus dan patut diapresiasi. Tapi jangan sampai dirusak oleh praktik calo tiket yang merugikan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, praktik percaloan tidak hanya merugikan masyarakat yang ingin pulang kampung, tetapi juga dapat mencoreng kredibilitas pemerintah sebagai penyelenggara program.

Baca Juga :  Nelayan Masalembu Kecewa dengan Penegakan Hukum, Jailani: Kami Tidak Akan Diam

Karena itu, pihaknya meminta agar pengawasan pelaksanaan mudik gratis diperketat guna mencegah adanya pihak yang mengambil keuntungan secara tidak sah.

“Jangan sampai masyarakat yang benar-benar ingin pulang justru tidak mendapatkan tiket karena ulah calo. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Diketahui, program mudik gratis tersebut akan menggunakan Kapal Motor Penumpang (KMP) DBS III milik Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Akses Pendidikan dan Pertanian Terancam, Warga Montorna Perbaiki Jalan Sendiri

Kapal ini disiapkan untuk melayani masyarakat kepulauan yang hendak kembali ke daerah asal saat momentum Lebaran.

Dengan pengawasan yang ketat serta pelaksanaan yang transparan, diharapkan program mudik gratis ini dapat berjalan lancar dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK
Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan
LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya
Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah
Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas
Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND
Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:07 WIB

LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Berita Terbaru