Menuju Generasi Emas, Bupati Fauzi: Pangan, Energi, Infrastruktur dan SDM Harus Berjalan Seimbang

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Bupati Sumenep, Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH.,MH (Istimewa for nusainsider.com / Redaksi)

Foto. Bupati Sumenep, Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH.,MH (Istimewa for nusainsider.com / Redaksi)

SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperkuat langkah strategis untuk memastikan ketersediaan pangan sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Upaya tersebut sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menempatkan kemandirian dan ketahanan pangan sebagai salah satu agenda prioritas nasional.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, penguatan ketahanan pangan harus dilakukan secara konsisten karena memiliki keterkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.

“Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo, ketahanan pangan menjadi salah satu program prioritas kami. Harus selalu meningkat, karena persoalan pangan ini berkaitan dengan kebutuhan utama masyarakat,” tegas Fauzi usai menyaksikan siaran langsung pidato Presiden di Gedung DPRD Sumenep, Sabtu (15/8/2026).

Menurutnya, ketahanan pangan tidak semata-mata berbicara mengenai ketersediaan bahan makanan. Pemerintah daerah juga perlu memastikan berbagai sektor pendukung berjalan secara beriringan, termasuk ketahanan energi yang menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat.

Cak Fauzi sapaan akrabnya menyebut, pangan dan energi memiliki hubungan yang erat dalam menopang ketahanan wilayah. Ketersediaan pangan yang cukup, ditambah pasokan energi yang memadai, dinilai mampu menjaga aktivitas ekonomi sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.

“Ketahanan energi menjadi pilar penopang yang tidak kalah penting. Keduanya saling berkaitan dalam menjaga roda perekonomian dan ketahanan wilayah,” ujarnya.

Ia juga menilai sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah mulai memberikan dampak terhadap masyarakat hingga wilayah pelosok desa.

Baca Juga :  Tingkatkan Kelayakan Air Minum Bersih, DPUTR Sumenep Akan Laksanakan Program Pamsimas di Lokasi ini

Menurutnya, berbagai program pemerintah pusat yang diimplementasikan di daerah harus terus dikawal agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Apalagi saat ini program pusat sudah masuk ke pelosok-pelosok. Sudah cukup banyak yang bisa dirasakan masyarakat berbagai daerah, termasuk Sumenep,” katanya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan berbagai program tersebut dapat berjalan secara efektif dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan warga.

Baca Juga :  Lebaran Yatim, Saung Berkah Santuni 50 Anak

Karena itu, pembangunan Sumenep tidak hanya diarahkan pada peningkatan produksi pangan dan penguatan ekonomi, tetapi juga mencakup pembangunan infrastruktur serta pemenuhan kebutuhan energi masyarakat.

Selain sektor pangan, energi, ekonomi dan infrastruktur, Pemkab Sumenep memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Cak Fauzi berpandangan bahwa pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi tidak akan memberikan hasil maksimal apabila tidak diiringi dengan peningkatan kualitas manusia sebagai penggerak pembangunan.

Menurutnya, pemerintah harus memiliki perencanaan yang jelas dalam mempersiapkan generasi penerus. Investasi terhadap pendidikan dan kualitas SDM menjadi bagian penting dalam mewujudkan cita-cita menuju Generasi Emas.

“Kualitas sumber daya manusia harus diakui menjadi elemen penting untuk kemajuan suatu daerah. Karena itu, sudah sewajarnya pemerintah memikirkan bagaimana menyiapkan generasi masa depan menuju generasi emas,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pembangunan manusia harus dilakukan secara berkelanjutan dengan memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan dan kesempatan meningkatkan kapasitas diri.

Baca Juga :  Turun ke Jalan, Kapolres Sumenep Sambut Aspirasi Masyarakat dengan Dialog Sehat

Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak kemajuan ekonomi daerah.

Pemkab Sumenep memastikan arah kebijakan pembangunan daerah akan terus diarahkan untuk menciptakan keseimbangan antara ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, ketahanan energi dan peningkatan kualitas SDM.

Fauzi menilai tidak ada satu sektor yang dapat berdiri sendiri dalam membangun kemandirian daerah. Seluruh sektor harus saling mendukung agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

“Semua harus berjalan seimbang. Mulai penguatan ketahanan pangan yang berkaitan erat dengan ekonomi. Kemudian penguatan infrastruktur, energi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” pungkasnya.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Sumenep memperkuat fondasi pembangunan daerah. Dengan sinergi antara kebijakan pemerintah pusat dan daerah, ketahanan pangan, energi, ekonomi, infrastruktur serta SDM diharapkan terus mengalami peningkatan dan bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru