Achmad Fauzi Wongsojudo Kembali Terima Penghargaan Tokoh Pendongkrak Pariwisata dan Ekonomi Daerah dari Detikcom

Kamis, 17 Oktober 2024 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Achmad Fauzi Wongsojudo saat Terima penghargaan dari Detikcom di Jakarta

Foto. Achmad Fauzi Wongsojudo saat Terima penghargaan dari Detikcom di Jakarta

SUMENEP, nusainsider.com Berkat hasil kerja kerasnya mengangkat pariwisata Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo kembali mendapatkan penghargaan sebagai Tokoh Pendongkrak Pariwisata dan Perekonomian Daerah dari detikcom, Kamis 17 Oktober 2024.

Penghargaan tersebut diterima secara langsung Achmad Fauzi di Hotel Westin, Jakarta tepatnya di jalan H. R. Rasuna Said No.Kav.C-22A, RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta dengan mengambil tema ‘Shaping a New Era: Innovation, Adaptation, and Transformation For Better Indonesia’.

Bappeda Sumenep

Selama menjabat sebagai Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menitikberatkan sektor pariwisata sebagai pemacu ekonomi di kabupaten Sumenep.

Hal tersebut karena Sumenep yang berjuluk ‘The Soul Of Madura’ ini menyimpan banyak objek wisata yang berpotensi besar menarik wisatawan domestik dan asing.

Dengan berbagai inovasinya, Achmad Fauzi Wongsojudo berhasil mengoptimalkan pariwisata di Sumenep. Terbukti dengan peningkatan jumlah kunjungan setiap tahunnya, yaitu 248.158 (2021), 1.057.434 (2022), dan 1.389.366 (2023).

Jumlah penyumbang kunjungan wisata terbesar pada tahun 2023 berasal dari event, yaitu sebanyak 346.202 pengunjung.

Baca Juga :  Kabar Baik! BPRS Bhakti Sumekar Luncurkan Pembiayaan Tanpa Jaminan Bagi Kepala Desa dan Perangkatnya

Jumlah wisatawan yang terus meningkat selaras dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi Sumenep. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Sumenep selama tiga tahun terakhir adalah 2,16% (2021), 3,11% (2022), 5,35% (2023).

Capaian pertumbuhan ekonomi Sumenep tertinggi di Wilayah Madura Raya. Bahkan pertumbuhan ekonomi Sumenep lebih baik dari Provinsi Jawa Timur (4,95%) maupun nasional (5,05%).

Pembangunan wisata maupun lainnya telah membuat tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Sumenep di bawah kepemimpinan Achmad Fauzi juga menjadi yang paling rendah di Wilayah Madura Raya tahun 2023, yaitu di angka 1,71 persen.

Begitu juga dengan persentase penduduk miskin yang terus menurun dari tahun 2021 (20,51%), 2022 (18,76%), 2023 (18,7%), dan 2024 (17,78%).

Tak hanya itu, Achmad Fauzi Wongsojudo juga tak ingin ketinggalan zaman dengan selalu mengikuti perkembangan media dan teknologi.

Karenanya, ia membuat kelas fotografi untuk para anak muda Sumenep agar bisa membingkai wilayah itu dalam karya ciamik untuk diunggah di media sosial dan diharap bisa viral.

Achmad Fauzi Wongsojudo tahu betul bahwa akan ada spending money ketika traveler berkunjung ke Sumenep. Maka dari itu, melatih anak muda Sumenep dalam hal fotografi akan bisa memancing wisatawan.

Terakhir, Achmad Fauzi Wongsojudo yakin saat semua sektor digerakkan, terutama pariwisata maka akan mengurangi angka kemiskinan. Kini, pendapatan asli daerah Sumenep telah tumbuh karena UMKM dan sektor itu naik menjadi nomor 4 di Jawa Timur.

Diketahui, Detikcom Awards merupakan penghargaan bergengsi yang diberikan kepada individu, merek, dan lembaga di Indonesia yang telah memberikan kontribusi luar biasa di berbagai bidang.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi
HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen
PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota
Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital
Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait
Isu Maladministrasi Seleksi Sekda Dipatahkan Surat Resmi BKN, Begini
Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan
Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar
banner 325x300

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:53 WIB

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:21 WIB

HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:31 WIB

PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:29 WIB

Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:47 WIB

Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:46 WIB

Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:47 WIB

Dari Bencana Menuju Harapan, BAZNAS Sumenep Perbaiki Rumah Warga Pabian

Berita Terbaru