Dari Sumenep ke Pentas Jawa Timur, SonGENnep FC Buka Babak Baru Futsal Lokal

Selasa, 22 September 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, nusainsider.com SonGENnep FC mencatatkan babak baru dalam perkembangan futsal Kabupaten Sumenep. Klub tersebut membawa sejumlah talenta lokal Sumenep tampil di ajang Liga Nusantara Jawa Timur 2026.

Keikutsertaan di kompetisi tingkat provinsi ini menjadi momentum penting bagi para pemain lokal untuk menguji kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman menghadapi tim-tim dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Laga perdana SonGENnep FC berlangsung di GOR Nisrina Futsal Center, Surabaya, Senin (21/9/2026). Dengan mengandalkan kekuatan utama dari pemain lokal Sumenep, tim tampil membawa semangat untuk memberikan performa terbaik sekaligus mengharumkan nama daerah.

SonGENnep FC tergabung dalam grup yang cukup kompetitif bersama Pemuda Pancasila, Astrela, dan Dyvy FT. Persaingan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain Sumenep yang harus berhadapan dengan tim-tim berpengalaman di kompetisi futsal Jawa Timur.

Baca Juga :  Berkarya dan Berdaya: PPDS Sumenep Wujudkan Kemandirian Penyandang Disabilitas

Bagi SonGENnep FC, keikutsertaan di Liga Nusantara Jatim 2026 tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan. Kompetisi ini menjadi bagian dari proses pembinaan dan membuka akses bagi pemain-pemain lokal Sumenep untuk merasakan atmosfer kompetisi di level yang lebih tinggi.

Manajer SonGENnep FC, A. Fatoni, mengatakan keikutsertaan tim merupakan bagian dari upaya membangun fondasi futsal Sumenep secara berkelanjutan.

“Kami bersyukur SonGENnep FC bisa membawa pemain-pemain lokal Sumenep tampil di Liga Nusantara Jawa Timur. Ini bukan hanya tentang satu pertandingan atau satu kompetisi, tetapi bagaimana kita membuka jalan bagi anak-anak Sumenep untuk mendapatkan pengalaman dan kesempatan berkembang di tingkat yang lebih tinggi,” ujar A. Fatoni.

Menurutnya, kehadiran SonGENnep FC diharapkan menjadi bagian dari sejarah baru futsal Sumenep. Klub tersebut ingin tumbuh sebagai wadah bagi pemain lokal sekaligus membawa identitas daerah di pentas futsal Jawa Timur.

“Kami ingin SonGENnep FC menjadi klub yang benar-benar membawa nama Sumenep. Seperti yang diharapkan pemilik klub, Muhammad Romli, bahwa klub ini dibangun bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi menjadi wadah bersama bagi pemain-pemain lokal Sumenep yang memiliki kecintaan terhadap futsal,” katanya.

A. Fatoni menambahkan, perjalanan SonGENnep FC masih panjang. Liga Nusantara Jatim 2026 diharapkan menjadi pijakan awal untuk membangun sistem pembinaan yang lebih terarah sehingga semakin banyak pemain muda Sumenep memiliki kesempatan berkembang dan berprestasi.

“Kami menyadari masih banyak yang harus dibenahi. Tetapi hari ini kami telah mengambil satu langkah penting. Semoga langkah kecil ini menjadi awal dari perjalanan panjang dan sejarah baru futsal Sumenep. Kami ingin terus belajar, berbenah, dan menjaga kepercayaan yang telah diberikan kepada SonGENnep FC,” tuturnya.

Dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Sumenep, juga menjadi bagian penting dalam perjalanan klub. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat perkembangan olahraga, khususnya futsal, serta membuka lebih banyak ruang bagi lahirnya talenta-talenta muda dari Sumenep.

Baca Juga :  Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02

Ke depan, SonGENnep FC berkomitmen menjaga semangat pembinaan dan konsisten memberikan ruang bagi pemain lokal. Dukungan masyarakat, pemerintah daerah, insan olahraga, dan seluruh elemen futsal diharapkan mampu mendorong terbentuknya ekosistem futsal Sumenep yang semakin kuat.

Liga Nusantara Jatim 2026 pun menjadi lebih dari sekadar kompetisi bagi SonGENnep FC. Ajang ini menjadi panggung awal bagi talenta lokal Sumenep untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka jalan menuju level kompetisi yang lebih tinggi.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

KNPI Sumenep Bertemu Kapolresta, Galian C dan Rokok Ilegal Jadi Sorotan
Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tani Ganding Bidik Pertanian dan Ekonomi UMKM
Soirée Gigs Vol. 2 Hadir di Rooftop Surabaya, Orkes Silampukau Siap Bikin Malam Makin Berkesan
Bukan Cuma Bansos, DTSEN Tak Akurat Bisa Berdampak ke KIP Kuliah
Piala AF Sport U-17 Digelar Oktober, Bupati Fauzi Bidik Lahirnya Bibit Pemain Profesional
Kapolresta Sumenep Peduli Warga Kekeringan, Dua Truk Tangki Air Dikirim ke Batuputih
Resmi Dimulai, PBAK 2026 STIT Aqidah Usymuni Jadi Gerbang Awal Mahasiswa Baru
Buronan Kasus Penganiayaan di Batuputih Diciduk Tim Resmob, Begini Kronologinya

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:51 WIB

KNPI Sumenep Bertemu Kapolresta, Galian C dan Rokok Ilegal Jadi Sorotan

Selasa, 22 September 2026 - 16:39 WIB

Dari Sumenep ke Pentas Jawa Timur, SonGENnep FC Buka Babak Baru Futsal Lokal

Selasa, 22 September 2026 - 14:45 WIB

Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tani Ganding Bidik Pertanian dan Ekonomi UMKM

Selasa, 22 September 2026 - 13:44 WIB

Soirée Gigs Vol. 2 Hadir di Rooftop Surabaya, Orkes Silampukau Siap Bikin Malam Makin Berkesan

Selasa, 22 September 2026 - 10:48 WIB

Bukan Cuma Bansos, DTSEN Tak Akurat Bisa Berdampak ke KIP Kuliah

Senin, 21 September 2026 - 23:12 WIB

Kapolresta Sumenep Peduli Warga Kekeringan, Dua Truk Tangki Air Dikirim ke Batuputih

Senin, 21 September 2026 - 19:00 WIB

Resmi Dimulai, PBAK 2026 STIT Aqidah Usymuni Jadi Gerbang Awal Mahasiswa Baru

Senin, 21 September 2026 - 15:36 WIB

Buronan Kasus Penganiayaan di Batuputih Diciduk Tim Resmob, Begini Kronologinya

Berita Terbaru