SUMENEP nusainsider.com — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 menjadi momentum untuk kembali meneguhkan semangat kebangsaan, persatuan, serta pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Pesan tersebut turut disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng., dalam momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober.
Melalui peringatan tersebut, Arif Firmanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga sebagai pedoman dalam membangun kehidupan yang harmonis dan berkeadilan.
Nilai-nilai Pancasila dinilai memiliki peran penting dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Semangat gotong royong, kebersamaan, toleransi, serta kepedulian terhadap sesama menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pengamalan Pancasila.
Bagi jajaran pemerintahan, momentum Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi pengingat pentingnya menjalankan tugas dengan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Sebagai Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto memiliki posisi strategis dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah. Karena itu, semangat Pancasila dapat menjadi landasan dalam merancang pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat dan memperhatikan kebutuhan seluruh wilayah.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Di tengah dinamika pembangunan dan berbagai tantangan zaman, nilai persatuan dan kebersamaan menjadi modal penting untuk mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Selamat Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026. Mari kita teguhkan kembali semangat persatuan, gotong royong, dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” demikian pesan yang disampaikan dalam momentum peringatan tersebut.
Hari Kesaktian Pancasila diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat bersama bahwa pembangunan bangsa dan daerah membutuhkan persatuan, integritas, serta semangat pengabdian dari seluruh elemen masyarakat.
![]()
Penulis : Wafa
















