Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Personel dan pengurus Grup Musik Tong-tong Angin Ribut di Mandalika

Foto. Personel dan pengurus Grup Musik Tong-tong Angin Ribut di Mandalika

SUMENEP, nusainsider.com — Grup Musik Tongtong Sumenep “Angin Ribut” membawa misi promosi budaya Madura saat tampil dalam rangkaian Rider’s Parade MotoGP 2026 di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (7/10/2026).

Kehadiran grup musik tradisional asal Sumenep tersebut bukan sekadar untuk memeriahkan parade. Momentum itu menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan kekayaan seni tradisi, karakter musik Madura, sekaligus identitas budaya Sumenep kepada masyarakat dari berbagai daerah yang hadir di Mataram.

Rider’s Parade MotoGP 2026 akan mengambil rute dari Hotel Santika Mataram menuju Teras Udayana. Di tengah kemeriahan parade tersebut, Tongtong Angin Ribut akan menghadirkan karakter musik tongtong yang energik dan atraktif sebagai representasi salah satu kekayaan seni tradisi masyarakat Madura.

Persiapan penampilan telah dilakukan sejak beberapa hari sebelumnya. Pada Senin (5/10/2026), para pemain Tongtong Angin Ribut tampak menjalani latihan di Lapangan Taman Budaya Provinsi NTB.

Baca Juga :  Bupati Fauzi Tinjau TKA SMP 2026, Tekankan Kejujuran dan Kualitas Pendidikan

Latihan tersebut menjadi bagian dari persiapan untuk memastikan penampilan seni tradisi Sumenep dapat tampil maksimal sekaligus mampu menarik perhatian publik dalam agenda yang melibatkan masyarakat dari berbagai daerah.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Faruk Hanafi, menyambut bangga kesempatan tersebut.

Menurut Faruk, tampilnya Tongtong Angin Ribut dalam Rider’s Parade merupakan kesempatan berharga untuk membawa nama Sumenep sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah ke luar Madura.

“Ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa seni tradisi Sumenep mampu hadir dan menarik perhatian di tengah gelaran berskala internasional,” ujar Faruk kepada media nusainsider.com, Selasa (6/10/2026).

Faruk menilai, panggung seperti Rider’s Parade memiliki nilai strategis dalam promosi budaya. Sebab, seni tradisi tidak hanya ditampilkan sebagai hiburan, tetapi juga menjadi media untuk memperkenalkan identitas suatu daerah kepada khalayak yang lebih luas.

Baca Juga :  Ungkap Kasus Narkoba, Satresnarkoba Polres Sumenep Amankan Kurir Dengan BB 51,54 Gram

Melalui Tongtong Angin Ribut, masyarakat di luar Madura dapat mengenal salah satu karakter budaya Sumenep yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.

“Kehadiran Tongtong Sumenep ini bukan hanya soal pertunjukan. Ada identitas daerah yang kita bawa dan kita kenalkan kepada masyarakat luas,” katanya.

Karakter musik tongtong yang dinamis, energik dan atraktif dinilai memiliki daya tarik tersendiri ketika dipadukan dengan suasana parade.

Hal tersebut sekaligus menjadi peluang untuk memperkenalkan seni tradisi Madura dalam kemasan pertunjukan yang dekat dengan masyarakat dan wisatawan.

Bagi Sumenep, promosi budaya melalui berbagai panggung di luar daerah menjadi bagian penting dalam memperluas pengenalan potensi daerah.

Tidak hanya seni pertunjukan, pengenalan budaya juga dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan kekayaan tradisi, pariwisata dan berbagai potensi Sumenep lainnya.

Faruk berharap kesempatan tampil di Mataram tidak berhenti sebagai satu agenda pertunjukan. Ia ingin momentum tersebut menjadi pemantik agar seni tradisi Sumenep mendapatkan ruang yang semakin luas di berbagai panggung nasional maupun internasional.

“Budaya adalah identitas. Ketika seni tradisi kita tampil di luar daerah, yang dibawa bukan hanya pertunjukan, tetapi juga nama dan identitas Sumenep,” tegasnya.

Menurut Faruk, semakin sering seni tradisi Sumenep tampil di berbagai daerah, semakin terbuka pula kesempatan bagi masyarakat luas untuk mengenal keberagaman budaya yang dimiliki Sumenep.

Baca Juga :  Rp27,3 Miliar Program P3TGAI di Sumenep Disorot, 140 Titik Diduga Menyimpan Kejanggalan

Karena itu, penampilan Tongtong Angin Ribut di Mataram diharapkan tidak hanya meninggalkan kesan melalui dentuman musiknya, tetapi juga membawa pesan bahwa Sumenep memiliki kekayaan budaya yang layak dikenal, diapresiasi dan terus dikembangkan.

Melalui panggung Rider’s Parade MotoGP 2026, dentuman Tongtong Angin Ribut pun menjadi bagian dari langkah memperkenalkan wajah budaya Sumenep kepada publik yang lebih luas dari Madura untuk Indonesia dan panggung dunia.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat
Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru