Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Bersama Bupati Sumenep, Kepala Bappeda dan Kepala DKPP Sumenep usai menerima Anugerah Apresiasi Program Upland dari Kementan RI

Foto Bersama Bupati Sumenep, Kepala Bappeda dan Kepala DKPP Sumenep usai menerima Anugerah Apresiasi Program Upland dari Kementan RI

SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menerima penghargaan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) atas komitmen dan partisipasinya dalam menyukseskan proyek The Development of Integrated Farming System in Upland Areas (UPLAND) periode 2021–2026.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI di Jakarta, Senin (12/10/2026).

Apresiasi ini menjadi bentuk pengakuan atas keterlibatan Pemkab Sumenep dalam mendorong pengembangan sistem pertanian terpadu di daerah.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa pengembangan sektor pertanian harus memberikan manfaat nyata bagi petani, baik melalui peningkatan produktivitas maupun kesejahteraan ekonomi masyarakat.

“Program UPLAND sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah pusat melalui pemerintah daerah untuk meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian. Kami berharap pengembangan komoditas bawang merah ini mampu memberikan nilai tambah bagi petani sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati Fauzi.

Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian daerah. Karena itu, pengembangan komoditas unggulan harus dilakukan secara berkelanjutan melalui penguatan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kelompok tani, dan pelaku usaha.

“Pemerintah daerah terus mendorong agar potensi pertanian Sumenep dapat dikembangkan secara optimal. Tidak hanya meningkatkan hasil produksi, tetapi juga memperhatikan kualitas, pengolahan hasil panen, dan akses pemasaran agar produk petani memiliki daya saing,” paparnya.

Salah satu komoditas unggulan yang terus dikembangkan melalui program UPLAND adalah bawang merah varietas Rubaru. Komoditas khas Kabupaten Sumenep tersebut dinilai memiliki potensi ekonomi besar, tidak hanya dari penjualan hasil panen, tetapi juga melalui pengolahan menjadi produk bernilai tambah.

Baca Juga :  Arif Rahman ; Tumpengan Di ‘Gerbong’ Kereta Madura

Bahkan, produk bawang goreng hasil olahan petani binaan UPLAND Sumenep sebelumnya berhasil menembus pasar Belanda. Pencapaian tersebut didukung kerja sama korporasi petani PT Permata Indah Rubaru dengan Ben Helen Trading untuk periode 2023–2028.

Keberhasilan menembus pasar internasional itu menjadi peluang bagi petani lokal untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produk unggulan daerah.

“Pemerintah daerah juga mendorong perluasan pemasaran agar produk pertanian Sumenep mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” tegasnya.

Bupati Fauzi berharap penghargaan dari Kementan RI tersebut menjadi motivasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat pembangunan sektor pertanian. Upaya itu mencakup peningkatan kapasitas petani, pengelolaan lahan dan irigasi, serta pengembangan produk olahan hasil pertanian.

“Kami ingin sektor pertanian menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Dengan kerja sama yang kuat dan pendampingan berkelanjutan, petani diharapkan semakin produktif, hasil pertaniannya memiliki nilai jual lebih tinggi, dan kesejahteraannya terus meningkat,” harapnya.

Ia menegaskan, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi atas pelaksanaan program, melainkan juga menjadi momentum untuk menjaga keberlanjutan pengembangan pertanian terpadu di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Sekolah Diduga Liburkan Siswa Saat Hari Efektif, PMII Desak Disdik Bertindak

Pemkab Sumenep berkomitmen untuk terus mengoptimalkan potensi pertanian daerah, khususnya bawang merah varietas Rubaru, agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap ketahanan pangan, penciptaan peluang usaha, dan peningkatan pendapatan masyarakat.

Melalui kolaborasi lintas sektor serta pendampingan yang berkesinambungan, pengembangan pertanian diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memperkuat rantai nilai pertanian dari tingkat budidaya hingga pemasaran.

Baca Juga :  PC PMII Surabaya; PBB Harus Tegas dalam Menyikapi Konflik Palestina-Israel

Dengan demikian, sektor pertanian dapat tumbuh menjadi salah satu pilar ekonomi daerah yang berdaya saing sekaligus memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani dan masyarakat Kabupaten Sumenep.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa
Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan
KEN 2026, Sumenep Padukan Kemegahan Musik Tongtong dengan Sejarah Arya Wiraraja
Dinkes Sumenep Perluas Edukasi Kesehatan, Kasus ISPA Dilaporkan Turun 70 Persen
Dua Jawara Kerapan Sapi Sumenep Melaju ke Piala Presiden, Target Haji Udik Jelas: Juara!
FIKOM Unitomo Siapkan Mahasiswa Hadapi Krisis Informasi melalui Kolaborasi dengan PERHUMAS
Dorong Pelayanan Posyandu Berkualitas, Kader di Pragaan Laok Ikuti Supervisi Fasilitatif

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:53 WIB

KEN 2026, Sumenep Padukan Kemegahan Musik Tongtong dengan Sejarah Arya Wiraraja

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Dua Jawara Kerapan Sapi Sumenep Melaju ke Piala Presiden, Target Haji Udik Jelas: Juara!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:43 WIB

FIKOM Unitomo Siapkan Mahasiswa Hadapi Krisis Informasi melalui Kolaborasi dengan PERHUMAS

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Dorong Pelayanan Posyandu Berkualitas, Kader di Pragaan Laok Ikuti Supervisi Fasilitatif

Berita Terbaru