Kekeringan Esktrim Landa Desa Saur Saebus, Ini Harapan Warga Pada Pemerintah

Minggu, 8 Oktober 2023 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com — Desa Saur Saebus, Kecamatan kepulauan Sapeken, yang terletak di Kabupaten Sumenep, saat ini sedang dilanda kekeringan ekstrem, Minggu (8/10/2023)

Penduduk setempat yang mengandalkan air sumur sebagai sumber air utama mengalami kesulitan yang cukup besar.

Morsalam, salah satu warga setempat mengakui bahwa setiap memasuki kemarau, sumur di pulaunya mengalami kekeringan.

“Sumur mengalami kekeringan bukan hanya terjadi tahun ini, tapi hampir setiap tahun beberapa sumur mengalami kekeringan,” ujarnya pada media ini, Minggu 8 Oktober 2023.

Baca Juga :  Terkesan Dipersulit, Aktivis PMII Sumenep Harapkan Perda RTRW Transparan

Diakui dia, sudah lebih dari dua bulan lamanya sumur di pulau ini mengalami kekeringan, dan warga telah berusaha menggali sumur baru dengan harapan menemukan mata air, namun upaya tersebut selalu gagal.

“Kita bersama beberapa warga sudah berusaha menggali sumur cuma tetap tidak menemukan mata air,” terangnya.

Lebih lanjut Pak Lam sapaan akrabnya, warga di Dusun Waru, yang merupakan salah satu kampung di desanya, bahkan harus mengambil air sumur dari kampung lain yang jaraknya cukup jauh.

“Warga harus melakukan perjalanan yang cukup melelahkan hanya untuk mendapatkan air untuk mandi, mencuci, dan kebutuhan air lainnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Wow! Produktivitas Hasil Panen Melon dan Semangka di Ambunten Menggembirakan

Warga lainnya juga mengalami kesulitan serupa, dimana mereka harus bergantung pada sumur di kampung sebelah untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Masih menurut Pak Lam, warga untuk mendapatkan air minum biasanya harus membelinya dari orang yang khusus menjual air, karena sumur dengan air yang bersih dan layak diminum sangat jauh dari kampungnya.

“Namun, jika warga tidak memiliki cukup uang untuk membeli air, mereka terpaksa mengambil air sendiri dari sumur-sumur yang ada,” tandasnya.

Situasi ini tentu sangat memprihatinkan bagi warga, dan berharap agar Pemerintah Kabupaten Sumenep dapat memberikan solusi yang tepat terkait persoalan kekurangan air di Pulau Saebus.

Baca Juga :  Anak Muda Sumatera Utara, Resmi Deklarasikan Gibran Sebagai Calon Wakil Presiden 2024-2029

Warga berharap agar pemerintah dapat memberikan bantuan dalam bentuk penyediaan air bersih yang memadai, baik melalui pengiriman air bersih secara rutin maupun dengan memperbaiki sumur-sumur yang ada.

Selain itu, warga juga berharap agar pemerintah dapat melakukan penelitian lebih lanjut untuk menemukan sumber air yang lebih stabil dan berkelanjutan di pulau ini.

Kekeringan yang melanda Pulau Desa Saur Saebus merupakan masalah yang serius dan mempengaruhi kehidupan sehari-hari warga.

“Semoga pemerintah dapat segera merespon dan memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh warga Pulau Saebus dalam menghadapi masalah kekeringan ini,” pungkas Pak Lam.

Loading

Berita Terkait

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK
Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan
LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya
Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah
Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas
Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND
Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:07 WIB

LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Berita Terbaru