Tingkatkan Kelayakan Air Minum Bersih, DPUTR Sumenep Akan Laksanakan Program Pamsimas di Lokasi ini

Rabu, 24 April 2024 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com — Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2024 akan dilaksanakan di enam Desa di empat kecamatan yang ada di kabupaten Sumenep, Rabu 24 April 2024.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (Dinas PUTR) Kabupaten Sumenep, Eri Susanto, melalui Kepala Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PLP), Dedi Falahuddin menjelaskan bahwa program Pamsimas tersebut sesuai Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor : 775/KPTS/M/2024.

Dan keenam sasaran Pamsimas tersebut yakni, Desa Legung Barat, Lombang, dan Desa Totosan Kecamatan Batang-batang.

Desa Gedang-gedang Kecamatan Batuputih, Desa Lanjuk Kecamatan Manding, dan Desa Tambak Sari Kecamatan Rubaru.

Baca Juga :  Usai Jalani Libur Lebaran, Arif Haendra Ajak Karyawan Kembali Semangat dalam Bekerja

“Untuk pelaksanaan kegiatan Pamsimas masih menunggu Juklak dan Juknis dari pusat, dan kemungkinan Mei depan sudah mulai dilaksanakan, karena pendampingan juga sudah dimulai,” jelas Dedi, Rabu (24/04/2024).

Diakuinya, jika prinsip pelaksanaan program Pamsimas memiliki tujuan yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni untuk meningkatkan akses pelayanan air minum yang layak bagi masyarakat khususnya di wilayah perdesaan.

Hanya saja, jika sebelumnya dilakukan pengeboran dan tandon, namun kali ini ditambahkan untuk sambungan ke rumah-rumah warga.

Dikatakan pula Pamsimas diarahkan kepada masyarakat yang berada di kawasan desa kering, desa lokus tengkes (stunting) dan tidak ada layanan air bersihnya. Sehingga dengan Pamsimas masyarakat dapat menerapkan praktik hidup bersih dan sehat kepada masyarakat.

“Karenanya, Program Pamsimas juga melibatkan partisipasi swadaya masyarakat dan Kepala Desa setempat sebagai pembina,” tandasnya.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru