Yuk Saksikan Pagelaran Cipta Lagu Musik Tong-tong, Berikut Jadwal Dan Hadiahnya

Selasa, 30 Juli 2024 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Flyer Cipta Lagu Musik Tong-tong Sumenep 2024. 30 Juli 2023

Foto. Flyer Cipta Lagu Musik Tong-tong Sumenep 2024. 30 Juli 2023

SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama keluarga besar FKPPI Cabang 1327 Sumenep bakal menggelar Lomba Cipta Lagu Musik Tong-tong, yang merupakan kalender event Sumenep 2024, yang akan dilaksanakan pada 9-10 Agustus 2024 mendatang di Lapangan Gotong Royong (LKS Sumenep).

Ra Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan bahwa Lomba Cipta Lagu Musik Tong-tong yang tidak hanya diikuti oleh peserta dari Sumenep saja, namun se-Madura. Dan saat ini sedikitnya diikuti 14 grup musik tong-tong yang akan berpartisipasi dalam kalender event tersebut.

Lomba ini juga bertujuan untuk membangkitkan dan mendorong musisi atau kelompok musik tong-tong agar berkreasi dan berinovasi dalam menciptakan karya, “kata Bupati Sumenep saat dikonfirmasi media nusainsider.com, Selasa 30 Juli 2024.

Lomba cipta lagu musik tong-tong diharapkan dapat memperkaya lagu-lagu yang biasa ditampilkan dengan lagu-lagu inovasi karya terbaru dari para pelaku kesenian musik tong-tong itu sendiri.

Dikatakan, dengan lagu-lagu baru tersebut diharapkan musik tong-tong semakin memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat luas, “Jelasnya.

Diharapkan pula dalam Lomba Cipta Lagu Musik Tong-tong ini akan lebih tertata dengan baik. Karena, masing-masing akan menunjukkan karya terbaiknya dan terhindar dari musik yang membuat gaduh.

Selain itu, para peserta memiliki tekad untuk menjadi pemenang terbaik dengan aransemen lagu dan musik berkualitas dan harus masuk dalam kategori lomba yang diikuti.

Baca Juga :  Selamatkan Dunia Pendidikan Dari Ancaman Cyber, KKN STKIP PGRI Sumenep Gelar Seminar Literasi Digital

”Lomba cipta lagu musik tong-tong ini juga akan memperebutkan hadiah total 10 juta Rupiah,” tandasnya.

Lanjut Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, festival cipta lagu musik tradisional tong-tong menjadi sarana mempromosikan potensi Kabupaten Sumenep, mengingat setiap peserta wajib membawakan ciptaannya sendiri dengan lirik lagu berbahasa Madura dan tema mengangkat tentang wisata, seni budaya dan kuliner.

“Yang jelas, acara ini bagian mempromosikan potensi pariwisata, seni budaya dan kuliner dalam bentuk musik dan lagu yang bernuansa tradisional maupun kontemporer,” jelas Cak Fauzi.

Bupati Cak Fauzi mengaku, Pemerintah Kabupaten Sumenep sangat mendukung pelaksanaan cipta lagu musik tradisional tong-tong, sebagai ikhtiar untuk melestarikan kesenian tradisional yang merupakan salah satu Warisan Budaya Kabupaten Sumenep.

“Kami mengapresiasi peserta yang telah ikut memeriahkan festival ini, mudah-mudahan musik tong-tong semakin dicintai masyarakat Kabupaten Sumenep dan Madura pada umumnya,” lanjutnya Bupati Cak Fauzi.

Sementara itu, Ketua FKPPI 1327 Sumenep Edi Susanto menambahkan, peserta festival cipta lagu musik tong-tong yang kedua kalinya akan diadakan di kabupaten Sumenep ini diikuti oleh 14 regu, berasal dari Kabupaten Sumenep dan Kabupaten Pamekasan serta Sampang.

Baca Juga :  Petani Sumenep Pusing, Bank Plat Merah Mengering

Festival cipta lagu musik tong-tong diterangkan, tanpa suntikan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), namun pihaknya mengajak berbagai pihak untuk menyukseskan pelaksanaannya sebagai pendukung atau sponsor acara.

“Jadi, kami menjalin kerja sama dengan beberapa pihak untuk mensponsori pelaksanaan festival, karena tidak ada dana melalui APBD Kabupaten Sumenep,” terangnya.

Ditambahkan, pihaknya berharap pagelaran Lomba Cipta Lagu Musik Tong-tong ini nantinya bisa menggerakkan perekonomian masyarakat Lokal serta diberika kesuksesan pada waktunya nanti, “Tutupnya.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru