Petani Sumenep Pusing, Bank Plat Merah Mengering

Senin, 8 Juli 2024 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi Petani

Foto. Ilustrasi Petani

SUMENEP, nusainsider.com — Polemik Kredit Usaha Rakyat (KUR) Tani di wilayah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur rupanya masih belum juga berakhir.

Seiring berjalannya waktu, masih saja bermunculan ungkapan keluh kesah dari banyak warga di berbagai kecamatan, Kabupaten Sumenep yang tiba-tiba namanya tercatat sebagai pemilik hutang di salah satu bank ternama, ungkap saja Bank Negara Indonesia (Bank BNI) misalnya.

Fenomena yang diduga sarat permainan tangan-tangan ghoib tersebut sudah terlampau jauh terjadi. Namun mutakhir ini, polemik tersebut menyala lagi dan menimbulkan kecemasan bagi beberapa warga yang terdampak dengan keadaan tanpa disadari.

Seperti ungkapan SL (inisial) petani asal Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, ia merasa kaget karena secara tiba-tiba dirinya tercatat mempunyai hutang di salah satu bank di Sumenep.

“Duh payah mas, tang nyamah pas terdata andik otang e bank Sumenep lebet jalur KUR. Padahal, engkok tak pernah nginjem reah (Duh gawat mas, nama saya tercatat punya hutang di bank Sumenep. Padahal, saya tidak pernah meminjam),” ungkapnya kepada http://nusainsider.com, Senin (8/7/2024).

Mon polanah ye mas kejadiannya lah abit, keng mak bisa wa pengurusannya bisa cair tanpa engkok se ngurusi. Kan biasanah se andik KTP se bisa (Kejadiannya memang sudah lama, tapi kok bisa cair tanpa ku urus. Kan biasanya yang pegang KTP sendiri yang bisa mencairkan),” ungkapnya Heran.

Baca Juga :  Diluar Nalar! Ratusan Warga Binaan Rutan Sumenep Ikuti Peringatan 1 Muharram 1446H dengan Khidmat

Lebih lanjut, pria ini dengan lantang mengucapkan sumpah atas kecemasan dirinya yang tiba-tiba diketahui terlilit hutang di salah bank ternama Sumenep.

“Wallahi mas, engkok tak pernah nginjem ben tak pernah masok ka beng labengah bank kanah. Heran kok pas (Demi Allah mas, saya tidak pernah pinjam dan tidak pernah masuk sekalipun ke pintu bank. Heran saya),” tuturnya kesal.

Pada kesempatan yang sama, ungkapan keluh kesah juga disampaikan oleh IM (inisial), seorang petani yang juga berasal dari Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep. Ia mengungkapkan kecemasan yang sama atas polemik KUR Tani ini.

“Kecewa berat mas, kok bisa pengurusannya berjalan mulus ya. Dan mendengar polemik ini, bikin saya tidak nyaman, benar-benar tidak nyaman kedengarannya,” ungkapnya.

Diketahui, Dua Petani asal Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep tersebut mempunyai hutang ke salah satu bank ternama di Kabupeten Sumenep dengan nominal Rp100.000.000. Kedua Petani itu mengakui belum pernah bersentuhan persoalan pinjam meminjam KUR Tani di bank Sumenep.

Hingga berita ini dinaikkan, pewarta terus menelusuri polemik tangan-tangan ghoib ini, termasuk juga melakukan upaya konfirmasi kepada lembaga-lembaga yang diduga terlibat dalam persoalan ini.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Idul Fitri di Sumenep Tak Sekadar Hari Raya, Bupati Fauzi: Sampai Ketupat Baru Selesai
Waspada! Diduga Sudah Banyak Menelan Korban, Jalan Menuju Pelabuhan Masalembu Tak Layak Dilalui
Hadiri Sosialisasi Empat Pilar di Wonocolo, Ning Lia Ajak Warga Berani Bermimpi dan Jaga Persatuan
Ning Lia Dukung Revitalisasi 478 Sekolah, Soroti Pentingnya Sanitasi dan Ekosistem Pendidikan
Gerai Koperasi Desa Merah Putih Digenjot, PKDI Sumenep Optimistis Dongkrak Ekonomi Warga
Perjuangan Hidup Jadi Inspirasi, Lia Istifhama Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan
Arif Firmanto Hadiri Dialog Keinsinyuran di ITS,Bahas Peran Insinyur untuk Pembangunan Nasional
Kelangkaan LPG 3 Kg Disorot Aktivis, Pemkab Sumenep Klaim Distribusi Lancar

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 03:35 WIB

Idul Fitri di Sumenep Tak Sekadar Hari Raya, Bupati Fauzi: Sampai Ketupat Baru Selesai

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:15 WIB

Waspada! Diduga Sudah Banyak Menelan Korban, Jalan Menuju Pelabuhan Masalembu Tak Layak Dilalui

Senin, 16 Maret 2026 - 19:05 WIB

Hadiri Sosialisasi Empat Pilar di Wonocolo, Ning Lia Ajak Warga Berani Bermimpi dan Jaga Persatuan

Senin, 16 Maret 2026 - 14:57 WIB

Gerai Koperasi Desa Merah Putih Digenjot, PKDI Sumenep Optimistis Dongkrak Ekonomi Warga

Senin, 16 Maret 2026 - 02:49 WIB

Perjuangan Hidup Jadi Inspirasi, Lia Istifhama Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan

Senin, 16 Maret 2026 - 01:34 WIB

Arif Firmanto Hadiri Dialog Keinsinyuran di ITS,Bahas Peran Insinyur untuk Pembangunan Nasional

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:21 WIB

Kelangkaan LPG 3 Kg Disorot Aktivis, Pemkab Sumenep Klaim Distribusi Lancar

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:11 WIB

Semangat Gotong Royong! Pemuda Pocang Timur Dirikan Gapura Kampung dari Uang Patungan

Berita Terbaru