Kuasa Hukum Hamsuri Desak Kejari Sumenep Usut Tuntas Laporan Kasus Dugaan Tipikor Kades Sepanjang

Senin, 26 Agustus 2024 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com — Kuasa hukum Hamsuri, pelapor Kepala Desa Sepanjang Abd. Rabby mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep untuk mengusut tuntas kasus dugaan tindak pidana korupsi dan makr up pengerjaan jembatan yang anggarannya dari Dana Desa (DD) tahun 2021 silam yang dinilai banyak ketimpangan.

Melalui kuasa hukumnya Rahman dan Partners meminta kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep agar segera melakukan pemanggilan terhadap Kepada Desa Sepanjang, Kecamatan Sapeken Abd. Rabby dkk untuk segera diperiksa sebagai terduga penyalahgunaan pemakaian atau mark up anggaran jembatan di Desa Sepanjang.

“Perhari ini, Senin 26 Agustus 2024 secara sah saya sebagai kuasa hukum klien kami yakni Saudara Hamsuri atas laporannya kepada Kejaksaan Negeri Sumenep pada bulan yang lalu tentang adanya duagaan tindak pidana korupsi atas pembangunan jembatan yang bersumber dari dana desa tahun 2021” katanya.

Rahman menilai, laporan yang dilayangkan kliennya itu sudah patut untuk diduga jika pada pekerjaan pembangunan jembatan dari Dana Desa tahun 2021 tersebut terjadi mark up anggaran dari pagu Rp 849.813.400 (delapan ratus empat puluh sembilan juta delapan ratus tiga belas ribu empat ratus rupiah).

Baca Juga :  Aktivis ALARM Kembali Datangi Mapolres Sumenep, Usut Kasus Dugaan Ijazah Palsu Oknum Dewan di Pecahkan

“Volume panjang jembatan 35 meter lebar 4 meter 20 senti. Semula anggaran pembangunan dermaga atau jembatan di Desa Sepanjang ini pada tahap pertama Rp 250 juta, dan ini pernah ditawarkan kepada saudara Juhairi tapi ditolak karena dianggap tidak memungkinkan. Dan ternyata setelah itu ada dana tahap berikutnya sebesar Rp 500 juta lebih sehingga total anggaran yang digunakan sebesar Rp. 849.813.400” ungkapnya.

Menurut Rahman, dari keterangan Hujairi alias Huja serta ditemukannya beberapa bukti bahwa pada pekerjaan jembatan tersebut diduga memakai bahan yang tidak sesuai dengan semestinya, sebab beberapa waktu yang lalu ditemukan kerusakan jembatan dan sejumlah bilahan bambu diduga dipakai untuk besi cor nya.

“Ini salah satu bukti bahwa pekerjaan jembatan tersebut diduga asal-asalan. Kanapa harus ada bilahan bambu disitu, dan anggaran sebesar 800 juta lebih ini patut diduga di mak up. Oleh karena itu saya meminta kepada Kejari Sumenep untuk segera memanggil Kades Sepanjang Abd. Rabby, Jamik selaku Bendahara Desa, Achmad Fuad Kadus Tembing dan lainnya sebagaimana laporan kami” paparnya.

Dikonfirmasin terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep, Sigit Waseso, SH.MH melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Moh. Indra Subrata, SH.MH mengatakan bahwa laporan yang dilayangkan oleh pelapor pada akhir bulan juli lalu saat sudah dalam proses.

“Sedang proses, saat ini kita masih melakukan telaah berkas laporan dan nanti segera melakukan pemanggilan jika sudah selesai telaah, jadi mohon bersabar ya. Kami pasti proses” ujarnya.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Kementerian Pariwisata Apresiasi Sumenep, Festival Tong-Tong Didorong Dongkrak UMKM dan Kunjungan wisatawan
Pelantikan Arya Wiraraja Warnai Festival Tong-Tong 2026, Bupati Sumenep Terima Penghargaan Kemenpar RI
KOKAR Bali Bawa Nuansa Pulau Dewata ke Panggung Festival Musik Tong-Tong Sumenep 2026
Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK
Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan
LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya
Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah
Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Kementerian Pariwisata Apresiasi Sumenep, Festival Tong-Tong Didorong Dongkrak UMKM dan Kunjungan wisatawan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:59 WIB

Pelantikan Arya Wiraraja Warnai Festival Tong-Tong 2026, Bupati Sumenep Terima Penghargaan Kemenpar RI

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:36 WIB

KOKAR Bali Bawa Nuansa Pulau Dewata ke Panggung Festival Musik Tong-Tong Sumenep 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND

Berita Terbaru