Bappeda Sumenep Luncurkan Inovasi Data Platform Kemiskinan Komprehensif

Senin, 18 November 2024 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Upaya Entaskan Kemiskinan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep Luncurkan Inovasi paltform data kemiskinan komprehensif (DKK).

Platform tersebut diharapkan menjadi alat penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjadi rujukan bagi seluruh pihak yang peduli terhadap pengentasan kemiskinan.

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto menjelaskan, platform ini merupakan sistem cerdas yang tidak hanya mengumpulkan data, tetapi juga mampu menganalisis dan memprediksi berbagai tren kemiskinan.

“Selain itu platform ini pula dirancang untuk mengidentifikasi kelompok masyarakat yang paling rentan, menentukan jenis bantuan yang paling efektif, serta mengukur dampak dari setiap program yang dijalankan,” jelasnya, Senin (18/11/2024).

Menurutnya, dengan memanfaatkan teknologi analitik big data dan kecerdasan buatan, data dari berbagai sumber, mulai dari data kependudukan, ekonomi, hingga sosial, diolah untuk menghasilkan informasi yang akurat dan relevan.

Baca Juga :  Polwan Cantik Polres Sumenep Ikut Serta Amankan Aksi Damai KORAMEL di Bawaslu

“Sebagai contoh, misal desa A, kemiskinan tertinggi disebabkan oleh kurangnya akses terhadap air bersih. Dengan Informasi ini memungkinkan kami pemerintah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan infrastruktur yang sesuai,” katanya.

Akan tetapi, diperlukan kolaborasi yang kuat, antara pemerintah, masyarakat dan berbagai pemangku kebijakan, sebagai penunjang keberhasilannya.

Dengan DKK, Bappeda berharap Sumenep bisa menjadi percontohan daerah yang mengatasi kemiskinan dengan pendekatan berbasis data yang transparan dan efektif.

“Kami optimis, dengan dukungan data yang akurat dan kolaborasi dari semua pihak, kita bisa membangun Sumenep yang lebih adil dan sejahtera,” pungkasnya.

Platform ini diharapkan menjadi acuan bagi seluruh pihak yang peduli terhadap pengentasan kemiskinan, sekaligus mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam kebijakan publik di Sumenep.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi
Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram
“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda
Dari Buku untuk Kemerdekaan, Puluhan Penggerak Literasi Berkumpul di Taman Adipura Sumenep
NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU
Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat
KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa
PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:54 WIB

“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Dari Buku untuk Kemerdekaan, Puluhan Penggerak Literasi Berkumpul di Taman Adipura Sumenep

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:42 WIB

NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:39 WIB

KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:29 WIB

PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern

Berita Terbaru