Anggaran Keamanan dan Jaspel Mengalir, Tapi Parkir di Puskesmas Pamolokan Masih Ditarik

Minggu, 28 September 2025 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kucuran APBD Sumenep 2025 ke Puskesmas Pamolokan untuk Jasa Keamanan Dan Jaspen Non ASN.

Foto. Kucuran APBD Sumenep 2025 ke Puskesmas Pamolokan untuk Jasa Keamanan Dan Jaspen Non ASN.

SUMENEP, nusainsider.com — Masyarakat Kabupaten Sumenep menyayangkan adanya dugaan pungutan liar (pungli) di Puskesmas Pamolokan pada pelaksanaan kerapan sapi beberapa minggu lalu.

Dugaan ini mencuat setelah sejumlah pengunjung mengaku dimintai biaya parkir tanpa karcis resmi.

Uri, salah seorang warga Sumenep, menilai praktik tersebut janggal mengingat tahun ini Puskesmas Pamolokan sudah mendapatkan alokasi anggaran cukup besar.

Dari data yang dihimpun, Pemkab Sumenep melalui APBD 2025 mengucurkan dana belanja jasa tenaga keamanan sebesar Rp48.920.000.

Baca Juga :  Prosedur KRS UNIBA Madura Menuai Keluhan, Mahasiswa Minta Reformasi Administrasi

Selain itu, terdapat pula anggaran jasa pelayanan (Jaspel) Non ASN yang mencapai Rp248.632.336.

“Anggaran tersebut digunakan untuk pelaksanaan tahun 2025 mulai Januari melalui BLUD. Lalu anggaran itu dipakai untuk apa? Kenapa masih ada penarikan parkir?” ungkap Uri kepada nusainsider.com melalui pesan WhatsApp, Sabtu (27/9/2025).

Uri juga mempertanyakan legalitas pungutan parkir tersebut. Menurutnya, jika parkir resmi, maka karcisnya harus diforfasi oleh Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Puskesmas Legung Terus Lakukan Inovasi Peningkatan Pelayanan Kesehatan Dengan Cara ini

Namun, faktanya pengunjung hanya diberi selembar kertas putih dengan stempel bertuliskan “Parkir Roda Empat Rp10.000” dan “Parkir Roda Dua Rp2.000” tanpa forforasi resmi.

“Apakah ini bukan bagian dari perbuatan melawan hukum? Karena itu, dalam waktu dekat saya akan mempertanyakan ke pihak berwenang terkait dugaan pungli ini,” tegasnya.

Lebih lanjut, Uri menambahkan, di puskesmas lain tidak ada pungutan parkir serupa. Menurutnya, biaya keamanan seharusnya sudah ditanggung oleh anggaran negara.

“Ketika kendaraan pengunjung masuk area puskesmas, itu sudah menjadi tanggung jawab keamanan puskesmas. Honornya juga ditanggung negara,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Puskesmas Pamolokan maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi atas dugaan pungli yang ramai dipersoalkan masyarakat.

Baca Juga :  Dihadiri Tokoh Masyarakat, Mediasi Puskesmas Batang-batang dengan Keluarga Duka di Gelar

Publik pun menanti klarifikasi serta langkah tegas pemerintah daerah dalam menindaklanjuti laporan ini, Hingga Berita ini dinaikkan pihak pewarta menunggu Klarifikasi resmi dari Pihak Puskesmas, Dinkes dan BPPKAD setempat Hingga Aparat Penegak Hukum (APH).

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND
Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa
Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan
KEN 2026, Sumenep Padukan Kemegahan Musik Tongtong dengan Sejarah Arya Wiraraja
Dinkes Sumenep Perluas Edukasi Kesehatan, Kasus ISPA Dilaporkan Turun 70 Persen
Dua Jawara Kerapan Sapi Sumenep Melaju ke Piala Presiden, Target Haji Udik Jelas: Juara!
FIKOM Unitomo Siapkan Mahasiswa Hadapi Krisis Informasi melalui Kolaborasi dengan PERHUMAS

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:53 WIB

KEN 2026, Sumenep Padukan Kemegahan Musik Tongtong dengan Sejarah Arya Wiraraja

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Dua Jawara Kerapan Sapi Sumenep Melaju ke Piala Presiden, Target Haji Udik Jelas: Juara!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:43 WIB

FIKOM Unitomo Siapkan Mahasiswa Hadapi Krisis Informasi melalui Kolaborasi dengan PERHUMAS

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Dorong Pelayanan Posyandu Berkualitas, Kader di Pragaan Laok Ikuti Supervisi Fasilitatif

Berita Terbaru