Distribusi Beras Jadi Fokus, Pasar Murah Pemprov Jatim Ramai Diserbu Warga

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kunjungan Kerja Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jatim ke Sumenep. Sabtu 23 Agustus 2025.

Foto. Kunjungan Kerja Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jatim ke Sumenep. Sabtu 23 Agustus 2025.

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) menegaskan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Pasar Murah yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim yang dihadiri langsung Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam kunjungan kerjanya ke Sumenep pada Sabtu (23/8/2025).

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa kegiatan Pasar Murah menjadi langkah nyata pengendalian inflasi sekaligus memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan daya beli, dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

“Pasar murah ini merupakan penjangkauan terhadap ketersediaan logistik agar bisa diakses baik di pasar modern maupun tradisional, sehingga terdistribusi kepada masyarakat dengan harga lebih murah,” ungkapnya kepada sejumlah media yang hadir, Sabtu 23 Agustus 2025.

Ia menegaskan, sinergi dengan berbagai institusi terus dioptimalkan. Salah satunya dengan program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diluncurkan oleh Kapolri. Program ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga, terutama beras.

“Yang kita pastikan adalah stok, distribusi, dan keterjangkauan beras tetap aman. Di beberapa daerah, akses terhadap beras medium masih terbatas. Karena itu, peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sangat penting untuk memperlancar distribusi dari Bulog,” ujarnya.

Khofifah menambahkan, stok beras di Jawa Timur dalam kondisi aman, namun distribusinya harus terus dipantau agar lancar. Ke depan, ia meminta Bulog mengoptimalkan penyaluran beras SPHP supaya kebutuhan rumah tangga masyarakat dapat terpenuhi.

Baca Juga :  Musik Tong-tong dan Sejarah Juara Sejak 2000, Tahun Ini Milik Siapa?

Sementara itu, Kepala DKUPP Sumenep, Moh. Ramli, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa Pasar Murah menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan beban masyarakat.

“Kami menghadirkan beras, minyak goreng, dan gula dengan harga sekitar 10 persen lebih murah dari harga pasar. Ini bentuk kontribusi kami dalam menjaga ketahanan pangan,” jelas Ramli.

Selain bahan pokok, kegiatan tersebut juga menghadirkan berbagai produk unggulan UMKM Sumenep, mulai dari batik khas, jamu tradisional, hingga aneka kuliner lokal. Kehadiran produk ini sekaligus menjadi ajang promosi bagi pelaku usaha kecil.

“Kami memanfaatkan momentum ini untuk mengenalkan produk UMKM Sumenep. Respon masyarakat luar biasa, dan Gubernur juga sangat mengapresiasi kualitas produk kita,” tambah Ramli.

Ramli juga menyampaikan, selain bertepatan dengan kunjungan Gubernur, di sepanjang 2025 pihaknya telah menggelar pasar murah di sejumlah titik sebagai upaya mendukung ketahanan pangan.

Baca Juga :  Polisi Amankan Pelaku Penodongan Sopir Ambulance yang Gunakan Airsoft Gun di Sumenep

Pelaksanaan pasar murah melibatkan banyak pihak, termasuk Kodim, Polres, UPT teknis, hingga Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Lokasi penyelenggaraan pun diatur merata, mulai dari Pasar Anom hingga pasar kecamatan.

“Pembelian kami batasi, baik dari sisi nominal maupun jumlah item per orang, agar semua warga bisa kebagian,” ungkapnya.

Tidak hanya fokus pada ketahanan pangan, DKUPP Sumenep juga berkomitmen mendorong promosi UMKM ke tingkat nasional bahkan internasional.

Baca Juga :  Kabar Baik! UMK Sumenep 2025 Naik, Ini Harapan Pemerintah

Salah satu produk batik binaan dinas dijadwalkan tampil dalam ajang promosi daerah di Sulawesi pada awal September mendatang.

“Produk batik Sumenep sudah kami koordinasikan agar tampil dalam berbagai event nasional maupun internasional. Produk kita istimewa dan layak bersaing di pasar lebih luas,” tegas Ramli.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Kemendikdasmen Soroti Inovasi Pendidikan Situbondo, EduFest Dinilai Salah Satu Terbaik
HIMPASS Bedah Wacana “Kabupaten Kepulauan Sumenep”, Soroti Dampaknya bagi Keadilan Pembangunan
Kolaborasi Ning Lia, GAS Pemuda dan Senyum Sehat Indonesia, 200 Warga Kutisari Terima Bantuan
Selamat Jalan Mbah Hosen, Ikon Kesetiaan di Tribun Madura United
Pimpin AAI 2026–2031, Prof. Tjandra: Tidak Ada Lagi Sekat di Antara Kita
Piala AF Sport U-17 Digelar Oktober, Bupati Fauzi Bidik Lahirnya Bibit Pemain Profesional
KSOP Kelas IV Kalianget Perkuat Sinergi dan Kepedulian Sosial di Momentum Harhubnas 2026
28 Pejabat Sumenep Dilantik, Wabup Imam Hasyim: Birokrasi Jangan Berbelit-belit!

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:32 WIB

Kemendikdasmen Soroti Inovasi Pendidikan Situbondo, EduFest Dinilai Salah Satu Terbaik

Sabtu, 19 September 2026 - 16:35 WIB

HIMPASS Bedah Wacana “Kabupaten Kepulauan Sumenep”, Soroti Dampaknya bagi Keadilan Pembangunan

Sabtu, 19 September 2026 - 14:32 WIB

Kolaborasi Ning Lia, GAS Pemuda dan Senyum Sehat Indonesia, 200 Warga Kutisari Terima Bantuan

Sabtu, 19 September 2026 - 12:17 WIB

Selamat Jalan Mbah Hosen, Ikon Kesetiaan di Tribun Madura United

Sabtu, 19 September 2026 - 10:29 WIB

Pimpin AAI 2026–2031, Prof. Tjandra: Tidak Ada Lagi Sekat di Antara Kita

Jumat, 18 September 2026 - 23:10 WIB

KSOP Kelas IV Kalianget Perkuat Sinergi dan Kepedulian Sosial di Momentum Harhubnas 2026

Jumat, 18 September 2026 - 12:26 WIB

28 Pejabat Sumenep Dilantik, Wabup Imam Hasyim: Birokrasi Jangan Berbelit-belit!

Jumat, 18 September 2026 - 10:46 WIB

Bukan Sekadar Olahraga, Ning Lia Bawa Pesan Inklusivitas di Safe Workout BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terbaru