Kabar Baik! UMK Sumenep 2025 Naik, Ini Harapan Pemerintah

Senin, 20 Januari 2025 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala Disnaker kabupaten Sumenep, Heru Santoso.

Foto. Kepala Disnaker kabupaten Sumenep, Heru Santoso.

SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten Sumenep resmi menetapkan kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) untuk tahun 2025 sebesar 7%.

Keputusan ini diumumkan setelah mendapatkan persetujuan dari Gubernur Jawa Timur melalui Surat Keputusan Nomor 100.3.3.1/775/KPTS/013/2024.

Bappeda Sumenep

“Kenaikan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja sekaligus mendukung daya beli masyarakat,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sumenep, Heru Santoso, dalam keterangan tertulis, Senin 20 Januari 2025.

Dengan kenaikan ini, UMK Sumenep 2025 ditetapkan sebesar Rp 2.406.551, naik dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 2.249.113.

Baca Juga :  Laskar Macan Tanjung Dapil IV Sumenep Dukung Fauzi-Imam

Heru sapaan akrabnya menjelaskan bahwa keputusan ini mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk pertumbuhan ekonomi daerah, inflasi, serta kondisi kesejahteraan pekerja.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Sumenep di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi untuk menyeimbangkan peningkatan kesejahteraan pekerja dengan keberlanjutan ekonomi daerah.

“Kami berharap kenaikan UMK ini dapat memberikan dampak positif bagi para pekerja dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Kenaikan UMK juga diharapkan dapat mendorong pengusaha untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja, sekaligus menarik lebih banyak investasi yang berpotensi menciptakan lapangan kerja baru.

Baca Juga :  Grup Tong-tong Mega Remmeng Deklarasi Kemenangan Pasangan Fauzi - Imam (FAHAM)

Meskipun diakui bahwa sektor usaha kecil dan menengah (UKM) menghadapi tantangan, pemerintah daerah berkomitmen memberikan berbagai bentuk dukungan agar pelaku usaha tetap bisa berkembang.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, menyambut baik keputusan ini dan menegaskan bahwa kenaikan UMK adalah langkah strategis dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.

“Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan kesejahteraan pekerja semakin meningkat, dan ekonomi Sumenep dapat terus berkembang secara inklusif serta berkelanjutan,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Cukai Tembakau Jadi Mesin Uang Negara, Daerah Penghasil Masih Jadi Korban
Dari Rumah Layak Menuju Hidup Bermartabat, Bupati Fauzi Serahkan RTLH di Lenteng
Inovasi Digital Tak Harus dari Kota, Rumah Desa Hebat Tuai Pujian Ning Lia
Job and Edu Fair, SMKN 1 Sumenep Teken MoU dengan Delapan Mitra Industri
Tak Sekadar RS Jiwa, RS Menur Tunjukkan Layanan Komprehensif Berkat Dukungan Khofifah
Bullying dan Game Online Mengancam Anak, Senator Lia Istifhama: Mental Tangguh Harus Dibentuk Sejak Dini
68 Tahun Hidup di Keluarga, Lia Istifhama Minta Negara Serius Bangun Ketahanan Bangsa
Makanan Tak Layak Konsumsi hingga Dugaan Korupsi, Dear Jatim Bongkar Masalah MBG Sumenep
banner 325x300

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 11:38 WIB

Cukai Tembakau Jadi Mesin Uang Negara, Daerah Penghasil Masih Jadi Korban

Senin, 19 Januari 2026 - 10:36 WIB

Dari Rumah Layak Menuju Hidup Bermartabat, Bupati Fauzi Serahkan RTLH di Lenteng

Senin, 19 Januari 2026 - 09:26 WIB

Inovasi Digital Tak Harus dari Kota, Rumah Desa Hebat Tuai Pujian Ning Lia

Minggu, 18 Januari 2026 - 08:41 WIB

Job and Edu Fair, SMKN 1 Sumenep Teken MoU dengan Delapan Mitra Industri

Minggu, 18 Januari 2026 - 03:14 WIB

Tak Sekadar RS Jiwa, RS Menur Tunjukkan Layanan Komprehensif Berkat Dukungan Khofifah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:22 WIB

68 Tahun Hidup di Keluarga, Lia Istifhama Minta Negara Serius Bangun Ketahanan Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:55 WIB

Makanan Tak Layak Konsumsi hingga Dugaan Korupsi, Dear Jatim Bongkar Masalah MBG Sumenep

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:23 WIB

Kolaborasi Pemkab Sumenep bersama SKK Migas – KEI, Jadikan Edukasi dan PMT sebagai Senjata Lawan Stunting

Berita Terbaru