Fenomena Misterius! Sumur Bor di Sumenep Keluarkan Air dan Aroma Gas

Rabu, 12 Maret 2025 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Warga Dusun Paojajar, Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan, dikejutkan oleh semburan air setinggi 15-20 meter dari sebuah sumur bor.

Selain itu, aroma gas yang menyengat juga tercium di sekitar lokasi, menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga.

Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, mengungkapkan bahwa sumur bor tersebut berada di lahan milik keluarga almarhum Sabura.

Baca Juga :  Dari Kota Batu, SMSI Sumenep Rumuskan Masa Depan Media Siber Lokal

Sumur tersebut mulai digali sejak Juni 2024 dengan kedalaman mencapai 56 meter dan menggunakan 15 casing paralon berdiameter 4 inci. Awalnya, sumur ini dibangun untuk mengairi sawah warga.

“Sumur bor itu diketahui tiba-tiba menyemburkan air oleh warga pada Selasa (11/3/2025) pagi,” ujar AKP Widiarti, Rabu (12/3/2025).

Melihat fenomena ini, warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

Baca Juga :  Simak! Berikut Perubahan Jadwal Festival Musik Tong-tong se Madura 2025

Sekitar pukul 14.00 WIB, Kapolsek Pasongsongan bersama beberapa anggota kepolisian dan personel Koramil setempat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.

Hingga saat ini, penyebab pasti semburan air dan munculnya aroma gas tersebut masih belum diketahui.

Pihak berwenang terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyelidiki fenomena ini.

Sementara itu, warga diminta untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika ada perkembangan mencurigakan.

“Demi keselamatan, warga diimbau untuk tidak mendekati area sumur bor hingga situasi benar-benar aman,” tutup AKP Widiarti.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi
Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram
“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda
Dari Buku untuk Kemerdekaan, Puluhan Penggerak Literasi Berkumpul di Taman Adipura Sumenep
NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU
Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat
KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa
PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:54 WIB

“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Dari Buku untuk Kemerdekaan, Puluhan Penggerak Literasi Berkumpul di Taman Adipura Sumenep

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:42 WIB

NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:39 WIB

KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:29 WIB

PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern

Berita Terbaru