Jelang Grand Final, Finalis Nusantara On The Runway Digembleng Public Speaking oleh Nafia Humaira

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Nafia Humaira saat memberikan Arahan di Publik Speaking Grand Final Nusantara On The Runway 2026 di UWS

Foto. Nafia Humaira saat memberikan Arahan di Publik Speaking Grand Final Nusantara On The Runway 2026 di UWS

SURABAYA, nusainsider.com — Menjelang grand final Nusantara On The Runway 2026, para finalis mendapatkan pembekalan public speaking sebagai bagian dari rangkaian kompetisi fashion show berbasis budaya batik yang diselenggarakan oleh UKM Protokol Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS).

Melalui seminar tersebut, peserta dipersiapkan agar lebih percaya diri saat tampil di atas panggung sekaligus mampu menyampaikan nilai-nilai budaya yang mereka representasikan kepada publik.

Dalam kesempatan itu, Neni Zulfatun Nafia Humaira atau yang akrab disapa Nafi menegaskan bahwa kemampuan berkomunikasi merupakan aspek penting yang dapat memberikan kesan mendalam kepada audiens, bahkan melampaui daya tarik penampilan semata.

“Orang-orang mungkin lupa model baju yang kalian tampilkan, tapi mereka akan lebih lama mengingat apa yang pernah kalian sampaikan,” ujar Nafi di hadapan para finalis.

Ia menjelaskan, kemampuan public speaking tidak hadir secara instan, melainkan dibangun melalui dua fondasi utama, yakni pengetahuan dan pengalaman.

Baca Juga :  Ribuan Warga Semarakkan Festival Tete Masa 2026, Tradisi Menabur Benih Tembakau Jadi Magnet Wisata

Karena itu, para peserta didorong untuk meningkatkan literasi sekaligus memperluas pengalaman melalui berbagai aktivitas dan interaksi sosial.

Menurutnya, seseorang perlu terus belajar dan mengasah kemampuan agar dapat berkembang dan berkiprah secara optimal di berbagai bidang.

“Seseorang perlu diperah agar mahir dalam berkiprah,” ungkapnya, kalimat yang kemudian menarik perhatian peserta dan turut dibagikan melalui media sosial mereka.

Seminar berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para finalis. Diskusi yang terbangun tidak hanya membahas teknik berbicara di depan umum, tetapi juga pentingnya membangun karakter, kepercayaan diri, dan wawasan sebagai representasi generasi muda yang membawa identitas budaya Nusantara.

Baca Juga :  Dari Laut ke Meja Konsumen: KNMP Desa Dapenda Janjikan Kesejahteraan, Tapi Proyek Disorot

Bagi Nafi, kegiatan ini juga menjadi momen spesial karena kembali dipercaya berbagi ilmu di lingkungan UWKS.

Sebelumnya, ia pernah menjadi narasumber dalam seminar bertema personal branding yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Matematika UWKS.

Kehadirannya kali ini menandai untuk kedua kalinya ia dipercaya mengisi kegiatan pengembangan kapasitas mahasiswa di kampus tersebut.

Baca Juga :  66 Rumah Tak Layak Huni Disulap Jadi Hunian Nyaman, Pemkab-Baznas Sumenep Perkuat Pengentasan Kemiskinan

Pada akhir sesi, Nafi mengingatkan para finalis agar tidak menjadikan gelar juara sebagai tujuan utama.

Menurutnya, pengalaman, relasi, dan proses pembelajaran selama mengikuti kompetisi jauh lebih berharga dibanding penghargaan yang bersifat sementara.

“Trophy dan penghargaan itu bisa berdebu dalam hitungan minggu, tapi pengalaman yang kalian dapatkan akan bertahan sampai berpuluh-puluh windu,” pesannya

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

330 Desa di Gresik Berstatus Mandiri, Pemkab Dorong Pembentukan Kawasan Ekonomi Pedesaan
Tekan Aksi Balap Liar, Tim Gabungan Polres Pamekasan Sisir Jalanan Kota
119 Pelajar Adu Kompetensi di Olimpiade Ekonomi MGMP Sumenep, Ini Daftar Juaranya
Media Expo 2026 Digelar 10 Hari, KlikTimes.id dan Nusainsider.com Siapkan Pesta Rakyat dan Pemberdayaan UMKM Madura
Viral di TikTok! Usai di Sebut Bupati Tong-tong, Kini Achmad Fauzi di Sebut Bupati Bola
SKK Migas-KEI Serahkan Handtraktor, Perkuat Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kepulauan Sapeken
Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang
Cacat Substantif Pencalonan Presiden dan/atau Wakil Presiden yang Terungkap Setelah Pelantikan: Perspektif Hukum Tata Negara

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:25 WIB

330 Desa di Gresik Berstatus Mandiri, Pemkab Dorong Pembentukan Kawasan Ekonomi Pedesaan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Tekan Aksi Balap Liar, Tim Gabungan Polres Pamekasan Sisir Jalanan Kota

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:26 WIB

119 Pelajar Adu Kompetensi di Olimpiade Ekonomi MGMP Sumenep, Ini Daftar Juaranya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Media Expo 2026 Digelar 10 Hari, KlikTimes.id dan Nusainsider.com Siapkan Pesta Rakyat dan Pemberdayaan UMKM Madura

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Viral di TikTok! Usai di Sebut Bupati Tong-tong, Kini Achmad Fauzi di Sebut Bupati Bola

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Cacat Substantif Pencalonan Presiden dan/atau Wakil Presiden yang Terungkap Setelah Pelantikan: Perspektif Hukum Tata Negara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Berita Terbaru