Pemerintah Kabupaten Sumenep Alokasikan Rp3,6 Miliar Bantuan Politik 2025, PDI Perjuangan Terima Porsi Terbesar

Selasa, 11 Februari 2025 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Drs, Achmad Dzulkarnaen, MH Kepala Badan Kesejahteraan Bangsa dan politik (Bakesbangpol) kabupaten Sumenep/ Ilustrasi Bantuan Politik (Banpol)

Foto. Drs, Achmad Dzulkarnaen, MH Kepala Badan Kesejahteraan Bangsa dan politik (Bakesbangpol) kabupaten Sumenep/ Ilustrasi Bantuan Politik (Banpol)

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mengalokasikan dana Bantuan Politik (Banpol) sebesar Rp3.610.175.000 untuk tahun 2025. Dana ini akan disalurkan kepada 10 partai politik (Parpol) yang berhasil memperoleh kursi di DPRD Sumenep setelah Pemilu 2024.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sumenep, Achmad Dzulkarnaen, mengungkapkan bahwa PDI Perjuangan menerima alokasi dana terbesar dibandingkan dengan partai lainnya, yakni sebesar Rp866.800.000.

“Anggaran sekitar Rp3,6 miliar dialokasikan untuk 10 partai politik, dengan perhitungan berdasarkan suara sah, yaitu setiap suara dihargai Rp5.000. PDI Perjuangan mendapatkan alokasi terbesar berdasarkan perhitungan ini,” kata Achmad Dzulkarnaen kepada media, Selasa (11/02/2025).

Peningkatan alokasi Banpol untuk tahun 2025 cukup signifikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada tahun 2024, setiap suara sah dihargai Rp3.000, sementara tahun ini naik menjadi Rp5.000 per suara, yang menunjukkan kenaikan sebesar Rp2.000.

Baca Juga :  Debat Publik Pamungkas Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep Tahun 2024 Digelar

Distribusi Dana Banpol ke Partai Lainnya

Setelah PDI Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendapatkan alokasi Banpol terbesar kedua dengan Rp713.590.000, berdasarkan 142.718 suara sah yang diperoleh. Sementara itu, Partai Demokrat menempati posisi ketiga dengan alokasi dana sebesar Rp423.700.000, yang berasal dari 84.740 suara sah. Berikut adalah rincian alokasi Banpol untuk partai lainnya:

  1. NasDem – Rp417.930.000 (83.586 suara sah)
  2. PPP – Rp359.735.000 (71.947 suara sah)
  3. PAN – Rp355.185.000 (71.037 suara sah)
  4. Gerindra – Rp191.070.000 (38.214 suara sah)
  5. Hanura – Rp126.505.000 (25.301 suara sah)
  6. PKS – Rp111.820.000 (22.364 suara sah)
  7. PBB – Rp43.840.000 (8.768 suara sah)
Baca Juga :  Petani Sumenep Pusing, Bank Plat Merah Mengering

Achmad Dzulkarnaen menambahkan bahwa sebelum dana Banpol tahun 2025 dapat direalisasikan, pihaknya masih menunggu hasil evaluasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait penggunaan Banpol tahun sebelumnya.

“Saat ini, kami masih menunggu hasil pemeriksaan BPK dan lembaga terkait lainnya mengenai pelaksanaan Banpol tahun 2024. Setelah evaluasi selesai, baru proses pencairan dana bisa dilakukan,” jelasnya.

Banpol untuk Pendidikan Politik dan Penguatan Partai

Pemberian Banpol bertujuan untuk mendukung pendidikan politik bagi masyarakat dan memperkuat kelembagaan partai politik di tingkat daerah. Pemerintah berharap dana ini dapat digunakan secara efektif untuk mendukung aktivitas politik yang sehat dan demokratis.

“Dengan adanya Banpol, kami berharap partai politik dapat memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, terutama bagi para pemilihnya. Selain itu, Banpol juga menjadi bagian dari upaya memperkuat institusi partai sebagai elemen penting dalam demokrasi,” tutupnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Belanja Iklan dan Pemotretan Rp18 Juta di Puskesmas Guluk-Guluk Jadi Sorotan
LSM GEMPUR Ungkap Dugaan Penyimpangan Dana Desa di Simalungun, Kejati Sumut Diminta Turun Tangan
Perangi Hoaks dan Kesalahpahaman, RSUD Sumenep Optimalkan Layanan Pengaduan Publik
Kenakan Peci Nasional, Bupati Sumenep Ajak ASN dan BUMD Hidupkan Nilai-Nilai Bung Karno
Agenda Serasi di RSUD Sumenep, Kolaborasi Nasional Wujudkan Layanan Kesehatan Berkualitas
RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pasien
Digitalisasi hingga Layanan Intensif Diperkuat, RSUD Sumenep Jawab Kebutuhan Kesehatan Masyarakat
Dorong Sektor Pertanian, DKPP Sumenep Fasilitasi Akses Kredit dan Asuransi Petani

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

Belanja Iklan dan Pemotretan Rp18 Juta di Puskesmas Guluk-Guluk Jadi Sorotan

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:39 WIB

LSM GEMPUR Ungkap Dugaan Penyimpangan Dana Desa di Simalungun, Kejati Sumut Diminta Turun Tangan

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:48 WIB

Perangi Hoaks dan Kesalahpahaman, RSUD Sumenep Optimalkan Layanan Pengaduan Publik

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:27 WIB

Kenakan Peci Nasional, Bupati Sumenep Ajak ASN dan BUMD Hidupkan Nilai-Nilai Bung Karno

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:23 WIB

Agenda Serasi di RSUD Sumenep, Kolaborasi Nasional Wujudkan Layanan Kesehatan Berkualitas

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:27 WIB

Digitalisasi hingga Layanan Intensif Diperkuat, RSUD Sumenep Jawab Kebutuhan Kesehatan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:47 WIB

Dorong Sektor Pertanian, DKPP Sumenep Fasilitasi Akses Kredit dan Asuransi Petani

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:30 WIB

Kisah Haru H. Bambang Budianto: Berangkat dari Masa Kecil Yatim, Kini Rutin Berbagi Kebaikan di Bulan Muharram

Berita Terbaru