SUMENEP, nusainsider.com — Program ‘Kare Mator’ (Karep Aladine Nompak Motor) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumenep, melayani pembuatan KTP elektronik warga disabilitas di Pulau Sapudi.
Program tersebut berlangsung mulai tanggal 23 – 27 Juli 2025. Tim Dukcapil Sumenep turun ke rumah-rumah di Pulau Sapudi untuk melayani khusus warga disabilitas yang belum memiliki KTP elektronik.

Ada 4 Desa yang menjadi sasaran utama program ‘Kare Mator’ Disdukcapil Sumenep di Pulau yang memiliki dua Kecamatan itu. Di antaranya; Desa Sokarammi Paseser, Desa Sonok, Desa Pancor, dan Desa Kalowang.
“Tidak menutup kemungkinan Desa yang lain juga akan mendapatkan pelayanan dor to dor, jika ada permintaan langsung,” ujar Nurul Hidayat, Kepala UPT Dukcapil Sapudi, Kamis, 24 Juli 2025.
Pria yang akrab dipanggil Nono itu mengaku bahwa pihaknya sudah menjalankan program ‘Kare Mator’ di Desa Rosong, Kecamatan Nonggunong. Lantaran ada permintaan dari warga tentang disabilitas fisik (Lumpuh) yang belum memiliki KTP elektronik.
Sehingga kata dia, walaupun tidak masuk dalam jadwal sasaran, tim Dukcapil langsung menyambangi rumah yang bersangkutan.
“Tadi kami bergerak ke Rosong, kita datangi langsung ke rumahnya, dengan membawa peralatan perekaman, kita langsung rekam di rumahnya,” imbuhnya.
Meskipun terik matahari menyengat, tak membuat tim Disdukcapil Sumenep putus asa. Mereka memberikan pelayanan terbaik untuk kepentingan pencatatan sipil warga Kepulauan.
Jalan berlubang menjadi saksi perjalanan tim untuk bisa sampai ke lokasi masyarakat yang membutuhkan pelayanan perekaman KTP elektronik ini.
“Medannya lumayan jauh, jalannya juga lumayan terjal, tapi kita bersyukur bisa memberikan pelayanan yang optimal di lapangan,” katanya.
Nono mengaku waktu pelayanan jemput bola ini masih terisisa 3 hari lagi sampai Minggu, 27 Juli 2025. Dia meminta agar masyarakat bisa memberikan informasi jika ada disabilitas yang membutuhkan perekaman E-KTP.
“Bisa langsung hubungi kami, atau nomer petugas register desa jika memang ada disabilitas yang butuh pelayanan perekaman KTP,” tutupnya.
Warga Disabilitas Fisik Desa Rosong, Saodah (54), menyampaikan terimakasih kepada Disdukcapil Sumenep karena telah memberikan pelayanan jemput bola di wilayah Kepulauan.
Menurut dia, program tersebut sangat mulia, karena bisa membantu masyarakat lumpuh seperti dirinya yang sudah tidak bisa bergerak ke luar rumah.
“Saya sangat bersyukur dengan adanya program ini, mulaindari kemarin saya kebingungan karena ketika diminta identitas kependudukan untuk mendapatkan bantuan saya tidak punya,” ucapnya.
Saodah berharap progam seperti ini tetap berlanjut, karena dia meyakini masih banyak orang yang seperti dirinya yang membutuhkan pelayanan jemput bola ke rumahnya.
“Sekali lagi saya berterimakasih, program ini sangat mulia sekali bisa membantu orang berkebutuhan khusus seperti saya,” pungkasnya.***
![]()
Penulis : Dre

















