Akses Vital Terabaikan, Warga Dusun Kaladi Gotong Royong Perbaiki Jalan

Senin, 2 Februari 2026 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Kekecewaan mendalam dirasakan warga Dusun Kaladi, Desa Pancor, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep. Selama 13 tahun, masyarakat setempat menanti realisasi pembangunan jalan yang menjadi akses vital bagi aktivitas ekonomi dan pendidikan, namun tak kunjung terwujud.

Jalan tersebut merupakan jalur utama penghubung warga menuju pusat Kecamatan Gayam. Selain menjadi akses ke sekolah, lajur itu juga digunakan masyarakat untuk menuju pasar.

Kondisi jalan yang rusak parah selama bertahun-tahun membuat warga akhirnya mengambil langkah mandiri.

Masyarakat Dusun Kaladi pun berinisiatif melakukan perbaikan jalan secara swadaya, mengambil alih tanggung jawab yang seharusnya menjadi kewenangan Pemerintah Desa Pancor.

Baca Juga :  Tolak Main Harga, Petani Sumenep Desak Pedagang Patuhi TIHT

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sepanjang kurang lebih 2 kilometer jalan menuju Dusun Kaladi direncanakan diperbaiki secara gotong royong. Pekerjaan dimulai pada Minggu, 1 Februari 2026, dan hingga kini telah mencapai sekitar 1 kilometer.

Antusiasme warga terlihat jelas. Tanpa imbalan upah, mereka bahu-membahu melakukan pengecoran jalan demi memperbaiki akses yang selama ini memprihatinkan.

Koordinator lapangan, Rahman, menyebutkan bahwa aksi swadaya ini merupakan bentuk kritik nyata terhadap pemerintah desa.

Ia mengaku telah berulang kali menyampaikan aspirasi warga melalui tokoh masyarakat dalam forum musyawarah desa, namun tak pernah mendapat respons serius.

“Alasannya selalu tidak ada anggaran untuk perbaikan jalan di daerah ini, padahal di wilayah lain pembangunan terus berjalan,” ujar Rahman.

Menurutnya, ketimpangan pembangunan tersebut telah lama menguji kesabaran warga Kaladi. Selama 13 tahun, masyarakat terus menyuarakan kebutuhan perbaikan jalan, namun tidak pernah mendapat kepastian.

Baca Juga :  APBD Sumenep Habis Buat Hura-hura, Aktivis Anggaran Akan Hadiahkan Policy Breif ke Bupati

Kondisi jalan yang rusak juga dinilai sangat membahayakan, terutama saat musim hujan. Permukaan tanah menjadi licin karena lapisan aspal telah lama terkikis.

“Aspalnya sudah tidak ada, tinggal tanah. Kalau hujan licin dan rawan kecelakaan,” imbuhnya.

Meski demikian, kepedulian warga dan para perantau menjadi kekuatan utama dalam pembangunan ini. Sumbangan terus mengalir, baik dari warga lokal Pulau Sapudi maupun masyarakat Kaladi yang berada di perantauan. Rahman mengungkapkan, dana yang terkumpul telah mencapai ratusan juta rupiah.

“Alhamdulillah, banyak donatur yang peduli. Ini menunjukkan masih ada rasa kebersamaan yang kuat,” katanya.

Pembangunan jalan dilakukan dengan metode rabat beton. Hingga kini, masih tersisa sekitar 1,5 kilometer yang belum tersentuh perbaikan.

Baca Juga :  ProASN Dikebut, Pemkab Sumenep Mantapkan Manajemen Talenta ASN

Rahman berharap Pemerintah Desa Pancor ke depan dapat bersikap lebih adil dan merata dalam menentukan prioritas pembangunan.

“Kami berharap ada perubahan yang lebih baik dan perhatian serius dari pemerintah desa,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Tari Mustikaning Kenya Warnai MCF 2026, Tuban Bawa Pesona Budaya ke Sumenep
MCF 2026 Jadi Panggung BAZNAS Sumenep Kenalkan Program Sosial dan Pemberdayaan
Bedah Buku Alumni PMII di Jombang, Muhaimin Dorong Gerakan Selamatkan NU
Pokja News Room Jaga Desa SMSI Dikukuhkan, Ahmad Riyadh Bicara Masa Depan Media
Kaca Pecah Disusul Kobaran Api, Rumah Warga Murtajih Pamekasan Ludes Terbakar
Keraton, Pendopo dan Kamera Smartphone: Cara Unik Bappeda Sumenep Ajak Warga Kenali Pembangunan
Nuansa Pendopo dan Keraton Warnai Stan Bappeda Sumenep di MNV 2026
Ribuan Muktamirin Datang, Ning Lia Soroti Multiplier Effect Ekonomi Jombang

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Tari Mustikaning Kenya Warnai MCF 2026, Tuban Bawa Pesona Budaya ke Sumenep

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:46 WIB

MCF 2026 Jadi Panggung BAZNAS Sumenep Kenalkan Program Sosial dan Pemberdayaan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bedah Buku Alumni PMII di Jombang, Muhaimin Dorong Gerakan Selamatkan NU

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:27 WIB

Pokja News Room Jaga Desa SMSI Dikukuhkan, Ahmad Riyadh Bicara Masa Depan Media

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:54 WIB

Kaca Pecah Disusul Kobaran Api, Rumah Warga Murtajih Pamekasan Ludes Terbakar

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:25 WIB

Nuansa Pendopo dan Keraton Warnai Stan Bappeda Sumenep di MNV 2026

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Ribuan Muktamirin Datang, Ning Lia Soroti Multiplier Effect Ekonomi Jombang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Peringati Maulid Nabi, Kapolresta Sumenep Dorong Personel Perkuat Integritas dan Pengabdian

Berita Terbaru