Mega Remmeng Guncang Festival Ketupat 2026 dengan Lagu Terbaru “Topak Lobar”

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Panggung Utama Kegiatan Festival Ketupat 2026 bergandengan Dengan dekorasi Grup Musik Tong-tong Mega Remmeng

Foto. Panggung Utama Kegiatan Festival Ketupat 2026 bergandengan Dengan dekorasi Grup Musik Tong-tong Mega Remmeng

SUMENEP, nusainsider.com Atraksi Prosesi Ketupat dalam gelaran Festival Ketupat 2026 di kawasan wisata Pantai Lombang berlangsung meriah dan penuh warna.

Salah satu penampilan yang mencuri perhatian pengunjung adalah aksi panggung Grup Musik Tong-tong Mega Remmeng yang menghadirkan rilis aransemen lagu terbarunya berjudul “Topak Lobar”.

Penampilan tersebut menjadi penanda dimulainya Prosesi Ketupat 2026 yang juga dimeriahkan dengan tarian kesenian tradisional oleh para penari asal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Perpaduan musik tong-tong khas Madura dengan gerakan tari tradisional menciptakan suasana semarak yang disambut antusias oleh masyarakat yang hadir.

Kehadiran Grup Musik Tong-tong Mega Remmeng dalam festival ini kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu kebanggaan masyarakat Sumenep.

Baca Juga :  DPD KNPI Sumenep dan DRT Group Teken MoU Penguatan UMKM Pemuda

Grup musik legendaris tersebut dinilai mampu beradaptasi dengan kebutuhan event dengan menghadirkan aransemen lagu yang relevan dengan tema kegiatan, termasuk pada Festival Ketupat 2026.

Dalam waktu persiapan yang relatif singkat, Mega Remmeng berhasil menciptakan dan menampilkan lagu “Topak Lobar” yang selaras dengan nuansa Lebaran Ketupat.

Hal ini menunjukkan profesionalisme serta kreativitas tinggi dari para personelnya dalam mendukung kesuksesan acara daerah.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, turut memberikan apresiasi atas penampilan tersebut.

Ia menilai Mega Remmeng telah menunjukkan kualitasnya sebagai grup musik tong-tong legendaris yang mampu menghadirkan aransemen sesuai kebutuhan pengundang.

“Mega Remmeng membuktikan diri sebagai grup musik tong-tong yang selalu siap memberikan yang terbaik dengan kreativitas yang luar biasa,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp, Kamis (26/3/2026).

Bupati yang akrab disapa Cak Fauzi itu juga berharap seluruh grup musik tong-tong di Kabupaten Sumenep dapat terus meningkatkan kreativitas dan kualitas seni mereka sebagai bagian dari identitas budaya daerah.

“Kedepan, kami ingin semua grup musik tong-tong di Sumenep terus berkembang dan mampu menjadi kebanggaan masyarakat, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Seiry selaku pengurus sekaligus pelatih Grup Musik Tong-tong Mega Remmeng mengaku bangga dapat berkontribusi dalam memeriahkan Festival Ketupat 2026 yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah.

Baca Juga :  Satgas PPKPT UNIBA Madura: Hadir untuk Demokrasi, Cegah Kekerasan dalam Demonstrasi

Menurutnya, lagu “Topak Lobar” sengaja dirilis bertepatan dengan momentum Lebaran Ketupat sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan budaya tersebut.

“Kurang lebih sekitar 4-5 hari lagu ini kami latih dan langsung dirilis. Memang aransemen lagunya masih banyak kekurangan, namun kami tetap berusaha memberikan penampilan terbaik,” ungkapnya kepada Media nusainsider.com Kamis 26 Maret 2026

Ia juga menyampaikan rasa syukur karena penampilan mereka mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan pemerintah. Seiry berharap karya tersebut dapat terus disempurnakan dan menjadi salah satu lagu khas dalam perayaan Festival Ketupat di masa mendatang.

“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkarya dan menjaga eksistensi musik tong-tong sebagai warisan budaya Sumenep,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Dorong Penertiban Tanpa Pandang Bulu
Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah
Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya
Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik
Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya
Warga Sumenep, Siapkan Hati! Sumenep Bersholawat Digelar Malam Ini di GOR A Yani
Belasan Band Pelajar Ramaikan MCF #4, Sumenep Jadi Panggung Adu Kreativitas Musisi Muda
Kreativitas Perempuan Sumenep Menggeliat di MCF #4, UMKM Didorong Naik Kelas

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 11:22 WIB

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Dorong Penertiban Tanpa Pandang Bulu

Rabu, 2 September 2026 - 08:32 WIB

Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah

Selasa, 1 September 2026 - 17:16 WIB

Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya

Selasa, 1 September 2026 - 14:45 WIB

Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik

Selasa, 1 September 2026 - 13:34 WIB

Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Belasan Band Pelajar Ramaikan MCF #4, Sumenep Jadi Panggung Adu Kreativitas Musisi Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:49 WIB

Kreativitas Perempuan Sumenep Menggeliat di MCF #4, UMKM Didorong Naik Kelas

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Tak Ada Jarak! Nia Kurnia Fauzi Berbaur dengan Pelaku UMKM di Tengah Gemerlap MCF #4

Berita Terbaru