SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperkuat langkah strategis untuk memastikan ketersediaan pangan sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Upaya tersebut sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menempatkan kemandirian dan ketahanan pangan sebagai salah satu agenda prioritas nasional.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, penguatan ketahanan pangan harus dilakukan secara konsisten karena memiliki keterkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.
“Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo, ketahanan pangan menjadi salah satu program prioritas kami. Harus selalu meningkat, karena persoalan pangan ini berkaitan dengan kebutuhan utama masyarakat,” tegas Fauzi usai menyaksikan siaran langsung pidato Presiden di Gedung DPRD Sumenep, Sabtu (15/8/2026).
Menurutnya, ketahanan pangan tidak semata-mata berbicara mengenai ketersediaan bahan makanan. Pemerintah daerah juga perlu memastikan berbagai sektor pendukung berjalan secara beriringan, termasuk ketahanan energi yang menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat.
Cak Fauzi sapaan akrabnya menyebut, pangan dan energi memiliki hubungan yang erat dalam menopang ketahanan wilayah. Ketersediaan pangan yang cukup, ditambah pasokan energi yang memadai, dinilai mampu menjaga aktivitas ekonomi sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.
“Ketahanan energi menjadi pilar penopang yang tidak kalah penting. Keduanya saling berkaitan dalam menjaga roda perekonomian dan ketahanan wilayah,” ujarnya.
Ia juga menilai sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah mulai memberikan dampak terhadap masyarakat hingga wilayah pelosok desa.
Menurutnya, berbagai program pemerintah pusat yang diimplementasikan di daerah harus terus dikawal agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Apalagi saat ini program pusat sudah masuk ke pelosok-pelosok. Sudah cukup banyak yang bisa dirasakan masyarakat berbagai daerah, termasuk Sumenep,” katanya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan berbagai program tersebut dapat berjalan secara efektif dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan warga.
Karena itu, pembangunan Sumenep tidak hanya diarahkan pada peningkatan produksi pangan dan penguatan ekonomi, tetapi juga mencakup pembangunan infrastruktur serta pemenuhan kebutuhan energi masyarakat.
Selain sektor pangan, energi, ekonomi dan infrastruktur, Pemkab Sumenep memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Cak Fauzi berpandangan bahwa pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi tidak akan memberikan hasil maksimal apabila tidak diiringi dengan peningkatan kualitas manusia sebagai penggerak pembangunan.
Menurutnya, pemerintah harus memiliki perencanaan yang jelas dalam mempersiapkan generasi penerus. Investasi terhadap pendidikan dan kualitas SDM menjadi bagian penting dalam mewujudkan cita-cita menuju Generasi Emas.
“Kualitas sumber daya manusia harus diakui menjadi elemen penting untuk kemajuan suatu daerah. Karena itu, sudah sewajarnya pemerintah memikirkan bagaimana menyiapkan generasi masa depan menuju generasi emas,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pembangunan manusia harus dilakukan secara berkelanjutan dengan memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan dan kesempatan meningkatkan kapasitas diri.
Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak kemajuan ekonomi daerah.
Pemkab Sumenep memastikan arah kebijakan pembangunan daerah akan terus diarahkan untuk menciptakan keseimbangan antara ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, ketahanan energi dan peningkatan kualitas SDM.
Fauzi menilai tidak ada satu sektor yang dapat berdiri sendiri dalam membangun kemandirian daerah. Seluruh sektor harus saling mendukung agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
“Semua harus berjalan seimbang. Mulai penguatan ketahanan pangan yang berkaitan erat dengan ekonomi. Kemudian penguatan infrastruktur, energi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” pungkasnya.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Sumenep memperkuat fondasi pembangunan daerah. Dengan sinergi antara kebijakan pemerintah pusat dan daerah, ketahanan pangan, energi, ekonomi, infrastruktur serta SDM diharapkan terus mengalami peningkatan dan bermuara pada kesejahteraan masyarakat.
![]()
Penulis : Wafa
















