SUMENEP, nusainsider.com — Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) V/Brawijaya diinformasikan bakal menghadiri kegiatan penutupan Karya Bakti TNI Angkatan Darat (TNI AD) di Pulau Madura. Kegiatan tersebut dijadwalkan akan berlangsung di GOR A Yani Sumenep, Rabu, 7 Oktober 2026.
Kedatangan Pangdam V/Brawijaya menjadi perhatian di tengah beredarnya informasi mengenai rencana penyambutan oleh sejumlah aktivis mahasiswa dan elemen masyarakat di Kabupaten Sumenep.
Karya Bakti TNI AD Skala Besar sendiri merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan selama dua bulan, mulai 1 Juli hingga 31 Agustus 2026. Program tersebut menyasar empat kabupaten di Pulau Madura, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.
Dari empat kabupaten tersebut, Sumenep tercatat menjadi wilayah dengan jumlah sasaran program terbanyak. Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat 142 titik sasaran kegiatan Karya Bakti TNI AD di Sumenep.
Jumlah tersebut disusul Kabupaten Pamekasan dengan 124 titik, Bangkalan 123 titik, dan Sampang sebanyak 113 titik.
Dengan demikian, total sasaran Karya Bakti TNI AD Skala Besar di empat kabupaten se-Madura mencapai 502 titik.
Namun, menjelang agenda penutupan tersebut, muncul informasi mengenai kemungkinan adanya aksi penyambutan yang akan dilakukan aktivis mahasiswa bersama sejumlah masyarakat saat Pangdam V/Brawijaya berada di Sumenep.
Informasi tersebut hingga kini masih menjadi isu yang beredar. Belum diketahui secara pasti bentuk maupun tuntutan yang akan disampaikan apabila aksi tersebut benar-benar digelar.
Isu tersebut juga belum dapat dipastikan berkaitan langsung dengan pelaksanaan Karya Bakti TNI AD selama dua bulan terakhir atau menyangkut persoalan lain yang tengah menjadi perhatian masyarakat di Madura.
Salah satu isu yang turut dikaitkan adalah pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di sejumlah wilayah Madura yang disebut belum seluruhnya rampung.
Namun demikian, informasi mengenai rencana aksi maupun kaitannya dengan persoalan pembangunan KDMP tersebut masih memerlukan konfirmasi dari pihak-pihak terkait.
Hingga berita ini ditayangkan, belum diperoleh keterangan resmi mengenai adanya aksi besar-besaran yang akan dilakukan aktivis mahasiswa dan masyarakat dalam agenda penutupan Karya Bakti TNI AD pada 7 Oktober mendatang.
Sementara itu, agenda penutupan Karya Bakti TNI AD di GOR A Yani Sumenep dipastikan menjadi momentum untuk menandai berakhirnya rangkaian kegiatan yang telah berlangsung di empat kabupaten di Pulau Madura.
Kehadiran Pangdam V/Brawijaya di Sumenep pun diperkirakan akan menjadi perhatian, mengingat kegiatan tersebut sekaligus menjadi penutup program Karya Bakti TNI AD Skala Besar yang menyasar ratusan titik di wilayah Madura.
Hingga Berita ini dinaikkan, Pihak pewarta membuka Hak Jawab kepada Pihak yang disebut dalam pemberitaan dan Aktivis yang diduga akan melakukan aksi penyambutan Pangdam V/Brawijaya di Sumenep guna keberimbangan dan kebenaran informasi yang beredar.
![]()
Penulis : Wafa
















