Panwascam Gayam Tegas Proses Pencoklitan oleh Pantarlih harus Sesuai Prosedur

Selasa, 25 Juni 2024 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com — Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Gayam Siaga dalam Mengawasi Petugas Pemutakhiran data Pemilih (Pantarlih) Pilkada Serentak 2024 yang hari ini sudah turun kelapangan untuk Melakukan Pencocokan dan penelitian (Coklit) di Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep (Senin, 24/06/2024).

Dalam Pilkada Serantak 2024, Pantarlih yang di lantik secara keseluruhan berjumlah 89 Orang dari 10 desa Sekecamatan Gayam.

Kordiv HP2MHM Panwascam Gayam Salam menegaskan, Pengawas Pemilu berkewajiban mengawasi tahapan penyelenggaraan Pemilihan berdasarkan tingkatan masing-masing, salah satunya adalah tahapan penyusunan daftar pemilih dalam pemilihan.

“Saat ini kita sudah memasuki pada tahapan coklit yang nanti akan dilaksanakan oleh petugas pantarlih. Mereka akan datang ke rumah-rumah masyarakat yang nanti akan menghasilkan daftar pemilih tetap (DPT) di setiap TPS” Ujannya

Baca Juga :  Aktivis ALARM dan Komisi IV DPRD Sumenep kecam Meninggalnya Pasien di Puskesmas Batang-batang

Selanjutnya, Ia mengingatkan dalam proses Pencoklitan Semua Jajaran Panwascam Gayam Sampai PD (Pengawas Desa) perlu mengantisipasi Pantarlih yang bekerja tidak sesuai dengan prosedural seperti Pantarlih tidak mengeluarkan orang yang TMS (Tidak Memenuhi Syarat).

“kita perlu mengantisipasi mereka yang bekerja tidak sesuai dengan prosedural. seperti tidak mengeluarkan orang yang TMS. Kemudian tidak mencoret orang yang sudah meninggal, pindah domisili, alih status TNI-Polri, dan lain-lain” Tambahnya.

Dalam Akhir Wawancaranya, Pria yang Akrab disapa Gung Salam ini Berharap Tahapan Pencoklitan yang di dilaksanakan oleh Pantarlih dikerjakan dengan sungguh-sungguh Sesuai Amanah PKPU No. 7 2024.

“Selain harapan yang disampaikan oleh pengawas kecamatan. Panwas Kecamatan Gayam juga membuka Posko Aduan Masyarakat( PAM ). dalam hal ini meminta masyarakat untuk bersama sama untuk mengawal Hak Pilih” Ajaknya Sambil Menutup Sesi Wawancara.

Sekedar Informasi, Panwascam Gayam Mendirikan Posko Aduan Masyarakat (PAM) di Jalan Raya Pantura Ro’koro’ – Wakduwak. Dikhususkan untuk seluruh Masyarakat Gayam jika ada temuan di bawah untuk segera melaporkan ke PAM Panwascam Gayam.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK
Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan
LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya
Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah
Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas
Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND
Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:07 WIB

LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Berita Terbaru