Wujudkan Akses Pasar yang Lebih Luas, DKPP Sumenep Luncurkan Aplikasi Silang Tani

Jumat, 31 Januari 2025 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Screenshot (SS) Dashboard Silangtani Sumenep di Akun Media nusainsider.com

Foto. Screenshot (SS) Dashboard Silangtani Sumenep di Akun Media nusainsider.com

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus berupaya meningkatkan akses pasar bagi petani melalui inovasi digital.

Salah satu terobosan yang dihadirkan adalah aplikasi ‘Silangtani’ Sumenep, sebuah platform yang memungkinkan petani memasarkan hasil pertanian mereka secara lebih luas.

Demi kenyamanan dan keamanan pengguna, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep memastikan sistem aplikasi ini memiliki perlindungan data yang kuat agar transaksi berjalan aman dan lancar.

Dengan luas lahan mencapai 131.000 hektare yang tersebar di 27 kecamatan, Kabupaten Sumenep merupakan salah satu daerah penghasil pertanian terbesar di Pulau Madura.

Melihat potensi yang signifikan tersebut perlu dioptimalkan melalui strategi distribusi dan pemasaran yang lebih efisien.

Baca Juga :  Audiensi Bersama Bappenas, Bappeda Sumenep Paparkan Pendekatan Blue Economy Wilayah Kepulauan

Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid, mengatakan, aplikasi tersebut merupakan langkah konkret dalam mendorong hilirisasi sektor pertanian.

“Kami ingin memberikan kemudahan bagi petani dalam menjangkau pasar yang lebih luas, bahkan di luar daerah Sumenep,” ujarnya. Jum’at, (31/01/2025).

Menurut Inung sapaan akrabnya menjelaskan bahwa aplikasi ini memungkinkan petani untuk langsung mengunggah produk pertanian mereka setelah panen, sehingga pembeli dapat melihat dan membeli komoditas tersebut tanpa batasan geografis.

Dengan fitur keamanan yang terus diperbarui, pengguna tidak perlu khawatir mengenai perlindungan data dan transaksi mereka.

Ia menjelaskan, salah satu keunggulan aplikasi itu adalah kemampuannya untuk membuka akses pasar yang lebih luas.

Sehingga pembeli, baik dari dalam maupun luar daerah, dapat mengakses informasi tentang hasil pertanian yang tersedia di Sumenep.

“Melalui aplikasi ini, kami berharap para petani tidak hanya menjual kepada pasar lokal, tetapi juga dapat mengakses pasar nasional,” tambah inung.

Untuk memastikan keberhasilan aplikasi ini,
Ia mengaku, DKPP Sumenep bekerja sama dengan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di tingkat kecamatan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar para petani dapat memanfaatkan aplikasi ini dengan maksimal.

Baca Juga :  Buruan! Bank BPRS Bhakti Sumekar Siapkan Hadiah Menarik pada Pagelaran Undian Tabungan Ukhwah

Selain itu, karena berbasis digital, aplikasi Silangtani Sumenep juga memerlukan sistem keamanan yang andal untuk melindungi data dan transaksi para penggunanya.

Tim pengembang aplikasi menyatakan bahwa mereka akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan sistem keamanan agar terhindar dari potensi ancaman siber.

“Keamanan menjadi prioritas utama bagi kami, dan kami akan terus melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan aplikasi ini aman digunakan oleh semua pihak,” tegasnya.

Saat ini, aplikasi Silangtani Sumenep sudah memfasilitasi dua komoditas utama, yakni bawang merah RBR dan cabai merah, yang telah dapat dijual melalui platform tersebut.

“Kami harap kesejahteraan petani Sumenep dapat terwujud, seiring dengan peningkatan akses pasar yang lebih luas dan efisien,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi
Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram
“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda
Dari Buku untuk Kemerdekaan, Puluhan Penggerak Literasi Berkumpul di Taman Adipura Sumenep
NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU
Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat
KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa
PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:54 WIB

“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Dari Buku untuk Kemerdekaan, Puluhan Penggerak Literasi Berkumpul di Taman Adipura Sumenep

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:42 WIB

NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:39 WIB

KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:29 WIB

PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern

Berita Terbaru