Ekonomi Sumenep Kian Melesat, Pemkab Andalkan Strategi Berbasis Kawasan

Kamis, 6 Maret 2025 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dr. Ir Arif Firmanto, S.TP.,M.Si.IPU Kepala Badan perencanaan pembangunan Daerah (Bappeda) kabupaten Sumenep

Foto. Dr. Ir Arif Firmanto, S.TP.,M.Si.IPU Kepala Badan perencanaan pembangunan Daerah (Bappeda) kabupaten Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, terus mengoptimalkan strategi pembangunan ekonomi berbasis kawasan dan memperluas akses keuangan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Di tengah efisiensi anggaran, langkah ini difokuskan pada sektor unggulan yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, seperti pertanian, perikanan, dan pariwisata.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, Arif Firmanto, mengungkapkan bahwa strategi ini mencakup penguatan ekonomi berbasis kawasan, peningkatan akses keuangan, pengembangan SDM, pengendalian inflasi, serta optimalisasi pendapatan daerah.

“Salah satu fokus utama kami adalah memperkuat ekonomi berbasis kawasan dengan mengembangkan sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata sebagai motor penggerak utama kesejahteraan masyarakat,” ujar Arif Firmanto.

Melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Pemkab Sumenep juga terus memperluas jangkauan layanan keuangan hingga ke wilayah terpencil.

Baca Juga :  Dukung Program Daerah, SKK Migas–HCML Terima Apresiasi Sponsorship dari Pemkab Sumenep

Program ini bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, sekaligus mendukung pertumbuhan usaha kecil dan menengah (UKM).

“Dengan akses keuangan yang lebih luas, masyarakat dapat lebih mandiri dalam mengelola keuangan mereka. Ini juga akan mendorong pertumbuhan UKM yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal,” tambahnya.

Di sektor SDM, Pemkab Sumenep berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, dan ketenagakerjaan, guna menciptakan masyarakat yang lebih produktif dan kompetitif di tengah persaingan ekonomi yang semakin dinamis.

Baca Juga :  Ribuan Penonton Padati Kegiatan Pentas Seni di Lughatul Islamiyah, Berikut Kemeriahannya

Untuk menjaga stabilitas ekonomi, pemerintah daerah menerapkan kebijakan pengendalian inflasi sesuai target nasional, yakni pada kisaran 2,5% ±1%. Langkah ini bertujuan memberikan kepastian bagi dunia usaha serta menjaga daya beli masyarakat.

Selain itu, optimalisasi pendapatan daerah terus diupayakan melalui intensifikasi pajak dan retribusi serta pemanfaatan sumber pembiayaan lain guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga :  Gerakan Orang Tua Asuh Mulai Digulirkan, Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Perang Melawan Stunting

Dengan berbagai strategi tersebut, Pemkab Sumenep optimistis dapat mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Kami akan terus menggali potensi daerah secara maksimal agar dapat menopang berbagai program pembangunan yang telah dirancang,” Tutup Arif Firmanto.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi
Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram
“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda
Dari Buku untuk Kemerdekaan, Puluhan Penggerak Literasi Berkumpul di Taman Adipura Sumenep
NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU
Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat
KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa
PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:54 WIB

“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Dari Buku untuk Kemerdekaan, Puluhan Penggerak Literasi Berkumpul di Taman Adipura Sumenep

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:42 WIB

NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:39 WIB

KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:29 WIB

PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern

Berita Terbaru