Optimalisasi Pertanian: Kapolsek Talango Dampingi Petani Kelola Tanaman Jagung

Jumat, 21 Maret 2025 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com — Dalam upaya mendukung program Swasembada Pangan Nasional, Kapolsek Talango Polres Sumenep Polda Jatim, Iptu Haryono, bersama Koordinator Penyuluh Pertanian (Korluh) Kecamatan Talango, menggelar sosialisasi perawatan tanaman jagung di Dusun Jate Laok, Desa Padike, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep.

Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 21 Maret 2025, pukul 13.00 WIB hingga selesai, dengan fokus utama memberikan edukasi kepada petani terkait teknik perawatan tanaman jagung yang optimal. Sosialisasi ini diadakan di lahan jagung milik Bapak Yasir, salah satu petani di daerah tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Talango, Iptu Haryono menyampaikan bahwa keterlibatan kepolisian dalam kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap ketahanan pangan serta kesejahteraan petani di Kecamatan Talango.

“Kami berharap melalui sosialisasi ini, para petani bisa menerapkan teknik perawatan yang benar sehingga hasil panen meningkat. Hal ini juga sejalan dengan program pemerintah dalam mendukung swasembada pangan,” ujar Iptu Haryono.

Para petani yang hadir menyambut baik kegiatan ini dan berharap adanya pendampingan lebih lanjut agar pertanian mereka semakin berkembang.

Baca Juga :  Kirab Pusaka Keraton Sumenep Jadi Momentum Pelestarian Budaya dan Pengembangan Wisata

Dengan perawatan yang konsisten, diharapkan produktivitas jagung di wilayah Talango meningkat, sehingga dapat berkontribusi dalam ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani setempat.

Kegiatan sosialisasi ini berlangsung dengan aman dan lancar, menandai sinergi yang baik antara kepolisian, penyuluh pertanian, dan masyarakat dalam membangun sektor pertanian yang lebih maju, “Tuturnya.

Kapolsek Talango bersama Korluh menekankan beberapa aspek penting dalam perawatan tanaman jagung, meliputi:

  • Penyulaman
    Dilakukan pada 7–10 hari setelah tanam (HST) untuk mengganti benih yang tidak tumbuh atau rusak, guna menjaga keseragaman pertumbuhan.
  • Penyiangan dan Penggemburan Tanah Dilaksanakan dua kali, pada usia 15–20 HST dan 30–35 HST, guna menghilangkan gulma yang menghambat pertumbuhan jagung serta membantu akar menyerap air dan nutrisi lebih optimal.
  • Pemupukan
  1. Dilakukan dalam tiga tahap:Pemupukan pertama (7–10 HST): Menggunakan pupuk dasar seperti Urea, SP-36, dan KCl.
  2. Pemupukan kedua (30 HST): Menambahkan Urea dan KCl untuk mempercepat pertumbuhan vegetatif.
  3. Pemupukan ketiga (45 HST): Menggunakan Urea untuk mendukung pembentukan tongkol dan biji jagung.
  • Pengairan dan Drainase
    Jagung membutuhkan pasokan air yang cukup, terutama saat fase awal pertumbuhan dan pembentukan tongkol. Jika curah hujan rendah, penyiraman perlu dilakukan, sedangkan jika hujan berlebih, sistem drainase harus diperhatikan agar tanaman tidak tergenang.
  • Pengendalian Hama dan Penyakit. Hama seperti ulat grayak, penggerek batang, dan kutu daun dapat menyerang tanaman jagung. Untuk mengatasinya, petani disarankan menggunakan pestisida nabati atau kimia sesuai dosis yang dianjurkan. Sementara itu, penyakit seperti bulai dan karat daun dapat dicegah dengan pemakaian benih unggul serta penyemprotan fungisida jika diperlukan.
  • Perempelan Tunas Samping Tunas samping yang tumbuh berlebihan dapat menghambat pertumbuhan tongkol utama. Jika diperlukan, perempelan dilakukan agar nutrisi terfokus pada pembentukan tongkol yang lebih besar dan berkualitas.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas
Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal
Dari Bazar Murah hingga Deklarasi, Sumenep Youth Movement 2026 Dorong Peran Strategis Pemuda
Semangat Sumpah Pemuda, Kapolres Pamekasan Lepas 150 Perwakilan Mahasiswa dan Santri Menuju Polda Jatim
TBIN UIN Madura Gelar Konferensi Internasional Lalonget ke-7, Hadirkan Narasumber Empat Negara
Ning Lia Hadiri Media Expo 2026, Budaya Madura Dinilai Punya Potensi Ekonomi Kreatif
Media Expo Perdana di Jatim Dibuka di Sumenep, Pemprov Jatim Dorong Pelestarian Budaya dan Kesenian
Membanggakan! Awan Dania Dwi Putri Raih Juara 1 Seni Tunggal Remaja Putri di Trunodjoyo National Championship III 2026

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Dari Bazar Murah hingga Deklarasi, Sumenep Youth Movement 2026 Dorong Peran Strategis Pemuda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Semangat Sumpah Pemuda, Kapolres Pamekasan Lepas 150 Perwakilan Mahasiswa dan Santri Menuju Polda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 01:28 WIB

Ning Lia Hadiri Media Expo 2026, Budaya Madura Dinilai Punya Potensi Ekonomi Kreatif

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Media Expo Perdana di Jatim Dibuka di Sumenep, Pemprov Jatim Dorong Pelestarian Budaya dan Kesenian

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Membanggakan! Awan Dania Dwi Putri Raih Juara 1 Seni Tunggal Remaja Putri di Trunodjoyo National Championship III 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Media Expo 2026 Perdana di Jawa Timur, Cak Fauzi Beri Apresiasi kepada Tiga Media Lokal

Berita Terbaru